Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Tubuh Sehat tapi Sulit Hamil, Apa Penyebabnya? Yuk Cari Tahu di Sini

Tubuh Sehat tapi Sulit Hamil, Apa Penyebabnya? Yuk Cari Tahu di Sini
Freepik/WayhomeStudio

  • Salah menentukan masa ovulasi dapat menjadi penyebab sulit hamil

  • Pola hidup tidak sehat seperti merokok, alkohol, dan makanan cepat saji meningkatkan risiko infertilitas

  • Terlalu sering berhubungan seksual bisa menurunkan jumlah dan kualitas sperma, mengurangi peluang hamil

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kehadiran buah hati adalah momen menggembirakan bagi setiap pasangan. Ada yang perlu menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan momongan, namun ada pula yang langsung mendapatkan buah hati. Bagi kamu yang sedang menunggu kehadiran si Kecil, tentu saja kamu bertanya-tanya penyebab sulit hamil. 

Apabila dokter menyebut kamu dalam kondisi sehat, lantas apa penyebab kamu sulit hamil? Berikut Popmama.com rangkum kesalahan-kesalahan yang sering menjadi penyebab seorang perempuan sulit hamil dan mendapatkan momongan. 

  1. 1. Salah menentukan masa ovulasi

    Freepik/Victoriafly
    Freepik/Victoriafly

    Mengetahui masa ovulasi adalah fase terpenting untuk mendapatkan momongan. Siklus menstruasi perempuan normal rata-rata adalah 28 hari. Perlu diingat bahwa siklus menstruasi setiap perempuan tentu berbeda-beda, ada yang lebih pendek atau lebih panjang dari 28 hari. 

    Untuk menentukan masa subur, kamu bisa menambahkan 14 hari setelah hari pertama menstruasi. Setelah mengetahui masa subur, kamu bisa merencanakan kehamilan dengan berhubungan intim pada masa subur. Terpenting adalah jangan sampai salah menentukan masa subur karena itu bisa menjadi salah satu penyebab sulit hamil.

  2. 2. Menjalankan pola hidup tidak sehat

    freepik.com/patcharananworrapatchareeroj
    freepik.com/patcharananworrapatchareeroj

    Walaupun kondisi tubuh dinyatakan sehat, pola hidup juga menjadi penentu kehamilan. Apabila kamu masih menerapkan pola hidup tidak sehat seperti merokok, mengonsumsi alkohol dan kafein secara berlebihan, serta mengonsumsi makanan cepat saji, maka itu bisa menjadi penghambat kehamilan. 

    Pola hidup tidak sehat bisa meningkatkan risiko infertilitas. Oleh karena itu, apabila kamu memutuskan untuk memiliki momongan, maka segeralah menerapkan gaya hidup sehat. 

  3. 3. Terlalu sering berhubungan seksual

    Freepik/Bugphai
    Freepik/Bugphai

    Segala hal yang dilakukan secara berlebihan bisa berdampak negatif, begitu pula dengan berhubungan seksual. Berhubungan seksual setiap hari bisa menurunkan jumlah dan kualitas sperma. Itulah sebabnya, untuk memulihkan jumlah dan kualitas sperma, kamu dan pasangan sebaiknya mengatur waktu untuk hubungan seksual. 

    Untuk meningkatkan peluang hamil, kamu bisa berhubungan seksual setiap dua hari sekali sebelum dan setelah masa subur. 

  4. 4. Terlalu lama menunda kehamilan

    Freepik/drobotdean
    Freepik/drobotdean

    Bagi beberapa pasangan, mereka memutuskan untuk menunda kehamilan karena berbagai alasan seperti memantapkan karir atau memiliki cukup tabungan. Namun, siapa sangka bahwa menunda kehamilan justru bisa meningkatkan risiko sulit hamil. 

    Sebab, kesehatan perempuan bisa menurun seiring bertambahnya usia. Apabila kamu hamil di atas usia 35 tahun, kamu juga berisiko hamil disertai kelainan genetik.

  5. 5. Stres

    Freepik/diana.grytsku
    Freepik/diana.grytsku

    Kondisi stres sering tak dirasakan oleh perempuan maupun pasangan. Padahal, stres bisa menurunkan peluang kehamilan. Walaupun tubuh dinyatakan sehat, tanpa sadar kamu maupun pasangan mengalami stres. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu berkomunikasi dengan pasangan untuk menghindari stres. 

    Itulah beberapa faktor yang bisa menyebabkan penurunan peluang kehamilan, meski tubuh dinyatakan sehat. Kamu sebaiknya mengenali kondisi diri sendiri terlebih dahulu sebelum merencanakan kehamilan. Terpenting adalah selalu komunikasikan dengan pasangan tentang rencana kehamilan dan masalah yang dihadapi untuk mencegah stres. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More