Apakah Manfaat Babymoon untuk untuk Ibu Hamil?

13 Februari 2018
Apakah Manfaat Babymoon untuk Ibu Hamil
Unsplash/SweetIceCreamPhotography

Mama dan pasangan mungkin ragu saat berencana untuk menjalani babymoon. Padahal, manfaat babymoon sebenarnya banyak untuk calon orangtua, terutama bagi ibu hamil dan bayi yang ada dalam kandungan. Babymoon ini juga bisa menjadi solusi buat ibu hamil yang selama ini takut traveling.

Istilah babymoon pertama kali diperkenalkan oleh seorang penulis asal Inggris yang bernama Sheila Kitzinger. Seorang penulis buku tentang kehamilan dan kelahiran.

Menurutnya, babymoon adalah melakukan traveling bersama pasangan seperti honeymoon yang dilakukan sebelum melahirkan si kecil.

Jika honeymoon dilakukan setelah menikah, makan babymoon dilakukan sebelum mama melahirkan. Mama dan papa bisa mendapat quality time bersama, sebelum akhirnya nanti menjadi orangtua dan mengurus si kecil.

Apa Manfaat Babymoon?

Saat menjalani babymoon berdua bersama pasangan, mama dan papa bisa mempererat kembali ikatan sebelum statusnya menjadi orangtua. Masa-masa awal menjadi orangtua pasti akan menjadi momen yang sulit, terutama untuk memiliki quality time berdua.

Mama dan pasangan pasti akan lebih fokus mengurus si kecil. Jadi, sebelum memulai tantangan tersebut, babymoon sangat baik untuk membangun keharmonisan.

Selain itu, waktu liburan ini juga bisa dimanfaatkan oleh ibu hamil untuk menghilangkan ketegangan dan stres di pertengahan masa kehamilan. Jadi, persalinan pun pasti akan lebih lancar.

Tapi, bukankah ibu hamil tidak boleh melakukan perjalanan jauh?

Faktanya, ibu hamil boleh melakukan perjalanan selama catatan kesehatannya baik, tidak memiliki masalah dan Mama masih terbilang aman untuk melakukan traveling.

American College of Obstretics and Gynecology pernah membuat pernyataan bahwa waktu yang paling aman bagi ibu hamil untuk liburan adalah saat kehamilan berusia 18-24 minggu.

Sebab jika dibandingkan dengan fase trimester pertama, kondisi mama pada trimester kedua sudah lebih stabil dan nyaman untuk melakukan perjalanan jauh. Nah, jika mama dan pasangan berencana untuk melakukan babymoon dalam waktu dekat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Hal yang harus Diperhatikan Saat Ingin Pergi Babymoon

1. Mendapat izin dari Dokter

1. Mendapat izin dari Dokter
zliving.com

Dokter pasti lebih mengetahui kondisi kehamilan mama dan bisa mempertimpangkan apakah memungkinkan atau tidak mama melakukan perjalanan jauh. Jika sudah mendapat izin dari dokter, mama dan papa pasti lebih nyaman menikmati masa liburan dan tidak akan merepotkan pasangan.

2. Mencari tempat liburan

2. Mencari tempat liburan
Unsplash.com/sonjulica

Babymoon dan honeymoon hampir sama, intinya harus mencari tempat yang nyaman dan aman untuk mama dan pasangan. Tidak perlu pergi ke luar negeri, cukup pilih destinasi wisata dalam negeri.

Lagipula, ibu hamil juga tidak dianjurkan terlalu lama berada di kendaraan seperti mobil, kereta atau bahkan pesawat.

Selain itu, hindari pula mendatangi tempat wisata yang tidak aman untuk ibu hamil. Jadi, rencanakan dengan baik tujuan dan rangkaian acara saat babymoon bersama pasangan.

Editors' Picks

3. Rencanakan perjalanan

3. Rencanakan perjalanan
dalahoo.com

Babymoon berbeda dengan traveling biasa, yang segala sesuatunya bisa dilakukan secara mendadak. Sebelum berangkat, rencanakan perjalanan mama dan papa dengan matang, mulai dari transportasi, hotel tempat menginap, tempat makan, hingga lokasi wisata yang ingin dikunjungi.

Dengan adanya aplikasi di smartphone, hal ini sepertinya sudah bukan menjadi masalah lagi saat ini.

4. Lokasi dekat rumah sakit

4. Lokasi dekat rumah sakit
mediad.publicbroadcasting.net
rumah sakit bersalin

Selain lokasi yang aman untuk ibu hamil, cobalah cari tempat yang dekat dari rumah sakit atau dokter. Bila perlu, catat semua alamat dan nomor teleponnya supaya jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan, pasangan bisa bertindak cepat dan mama pun bisa cepat ditangani.

Nah, itu dia beberapa manfaat babymoon bagi mama dan papa, serta beberapa tipsnya sebelum melakukan perjalanan.

Jadi, meskipun sedang dalam kondisi hamil, tidak ada salahnya jika mama bersama pasangan melakukan perjalanan untuk menyegarkan pikiran dan mempersiapkan diri untuk menjadi orang tua di kemudian hari. Jangan lupa juga untuk tetap menjaga pola makan dan banyak minum air putih, ya.