7 Kebiasaan Ini Mampu Meningkatkan Kecerdasan Bayi Selama Kehamilan

Demi kecerdasan si Kecil biasakan beberapa hal ini ya!

22 November 2018

7 Kebiasaan Ini Mampu Meningkatkan Kecerdasan Bayi Selama Kehamilan
Unsplash/Alicia Petresc

Saat hamil, orangtua tentu selalu ingin anaknya kelak bisa terlahir sempurna, sehat dan tentunya cerdas. Semua orang pasti berharap dan mendambakan hal ini.

Namun, kecerdasan anak-anak perlu sekali ditingkatkan sejak dirinya masih berada di dalam kandungan. Pembentukan kecerdasannya sudah bisa dibentuk sejak sebelum ia dilahirkan. 

Tugas Mama untuk mewujudkan kecerdasan dirinya yaitu dengan membantu perkembangan otak agar sel-sel sarafnya dapat terbentuk lebih baik. 

Untuk memicu kecerdasan pada si Kecil ke depannya, Mama perlu menerapkan beberapa kebiasaan agar dirinya bisa terlahir semakin cerdas. Berikut rangkuman dari Popmama.com yang bisa dijalani di masa-masa kehamilan. 

1. Rutin berjemur di pagi hari

1. Rutin berjemur pagi hari
Unsplash/Mickael Tournier

Ma, sudah tahu belum kalau rutin berjemur di pagi hari bisa membantu janin tumbuh cerdas? 

Saat berjemur untuk menambahkan suplemen vitamin D, Mama bisa cukup berjalan-jalan atau duduk bersantai saat sinar matahari  pagi muncul. Vitamin D yang terdapat pada sinar matahari pagi termasuk asupan yang penting untuk membantu janin tetap sehat. 

Perlu Mama sadari, jika janin di dalam kandungan kekurangan asupan vitamin D ada kemungkinan dirinya akan terlahir kurang sempurna. Bila di negara empat musim, bayi yang lahir pada musim dingin akan lebih berpotensi menderita skizofrenia karena sangat minim terkena vitamin D dari paparan sinar matahari. 

Selain itu, sinar matahari dalam mengembangkan tulang pada janin. Jantungnya pun juga akan mendapatkan beragam manfaat, terutama saat Mama memberikan cukup asupan vitamin D.

Baca juga: Aturan Penting yang Harus Dipatuhi Ibu Hamil Saat Berjemur

2. Menjauhi stres selama kehamilan

2. Menjauhi stres selama kehamilan
Freepik/Katemangostar

Tingkat stres yang kurang terkontrol selama masa kehamilan bisa berdampak untuk kesehatan janin di dalam kandungan. Stres yang berkepanjangan mampu melemahkan sistem imunnya. 

Jaringan dan perkembangan otak bayi di dalam rahim akan terganggu bila hormon stres meningkat. 

Selama masa kehamilan tingkat stres perlu dikurangi dengan cara tetap berpikir positif, selalu rileks bila menghadapi masalah hingga lebih meminimalisir pekerjaan yang berat. Selain itu, Mama bisa menjaga tingkat rileks di rumah dengan mendengarkan musik atau memasang aroma terapi. 

Usahakan semua aktivitas di kehamilan ini jauh dari kata stres ya, Ma!

Baca juga: 7 Efek Buruk Stres Terhadap Janin

Baca juga: Apa yang Janin Rasakan Saat Ibu Hamil Sedih dan Stres?

Baca juga: Bisa Bikin Stres, 5 Tekanan Sosial Ini Sering Terjadi Pasca Persalinan

3. Memijat atau mengelus bagian perut 

3. Memijat atau mengelus bagian perut 
Unsplash/João Silas

Bertambahnya usia kehamilan, perut Mama akan semakin membesar. 

Seiring membesarnya perut, janin di dalam kandungan juga akan mulai merasakan setiap sentuhan yang Mama berikan. Aktivitas yang bisa rutin dilakukan ini dapat membantu dalam mengirimkan sebuah pesan agar dapat menenangkan sistem sarafnya. 

Mengelus bagian perut juga bisa Mama lakukan menggunakan minyak almond. Ini juga bermanfaat bagi janin karena mampu memberikan efek relaksasi dan memperlancar sistem peredaran darah. 

Ketika akhir pekan, Mama juga bisa sesekali meminta pasangan untuk memijat punggu atau bagian tubuh lainnya yang terasa pegal. 

Baca juga: Memijat Kaki Saat Hamil: Perhatikan Dulu Dampak Positif dan Negatifnya

Editors' Picks

4. Memerhatikan asupan asam folat

4. Memerhatikan asupan asam folat
Pixabay/RitaE

Kebutuhan asam folat sangat dibutuhkan selama masa kehamilan. 

Asam folat atau vitamin B9 dapat membantu dalam mengurangi terjadinya risiko serius pada otak dan sumsum tulang belakang serta kemungkinan si Kecil mengalami pertumbuhan yang cukup hiperaktif.  

Mama bisa mendapatkan sumber alami dari asam folat dari berbagai makanan seperti bayam, brokoli, asparagus, telur, jus jeruk hingga sereal. Dari sayuran-sayuran hijau seperti ini setidaknya dapat membantu janin berkembang dengan cerdas. 

Pilihlah asupan makanan dengan gizi seimbang dan beragam tentu dapat menuai manfaat bagi kesehatan janin.

Baca juga: 7 Makanan Sumber Asam Folat Alami yang Baik untuk Ibu Hamil

Baca juga: Apakah Asam Folat Benar-Benar Bisa Mencegah Preeklampsia?

5. Mengonsumsi minyak ikan

5. Mengonsumsi minyak ikan
Pixabay/stevepb

Minyak ikan atau minyak ikan kod merupakan sebuah lemak yang berasal dari bagian ikan yang banyak mengandung minyak. 

Kandungan yang dianjurkan oleh ibu hamil ini mencangkup Omega 3, DHA (Docosahexaenoic Acid) dan EPA (Eicosapentaenoic Acid). 

Saat Mama mengonsumsi minyak ikan selama masa kehamilan mampu meningkatkan kemampuan dan kekuatan otak. Kemampuan berbahasanya pun akan terbantu dengan kandungan nutrisi di dalam minyak ikan. 

Kandungan DHA pada minyak ikan dapat berfungsi meningkatkan kecerdasan otak si Kecil selama di dalam kandungan hingga dilahirkan nanti. 

Konsumsi minyak ikan ini bisa rutin diterapkan hingga trimester akhir karena di masa itu otak janin akan berkembang pesat dan sangat membutuhkan banyak kandungan Omega 3. 

Baca juga: Ma, Ketahui Manfaat Minyak Ikan untuk Ibu Hamil

Baca juga: Konsumsi Ikan Berminyak Selama Hamil Cegah Obesitas pada Anak

6. Aktif berolahraga 

6. Aktif berolahraga 
Freepik/phduet

Olahraga ringan yang Mama lakukan selama masa kehamilan dapat membantu janin dalam kandungan menjadi lebih cerdas. Tidak perlu terlalu berat, Mama bisa melakukan olahraga ringan seperti berenang atau sekedar berjalan kaki karena memberikan manfaat untuk perkembangan otak janin. 

Dari berolahraga, tubuh Mama akan terbiasa untuk tetap bergerak aktif dan tentunya merasakan banyak manfaat. 

Mulai sekarang, jika menginginkan bayi yang cerdas harus mulai rajin-rajin berolahraga ya. 

Baca juga: Tips Memilih Pakaian Olahraga yang Nyaman Saat Hamil

Baca juga: Ayo Bergerak! Ini 5 Olahraga yang Aman untuk Mama Saat Hamil

7. Selalu mengutamakan gaya hidup sehat

7. Selalu mengutamakan gaya hidup sehat
Pixabay/alexas_fotos

Seperti yang sudah Mama ketahui kalau gaya hidup sehat menjadi prioritas selama masa kehamilan. 

Hindari mengonsumsi obat-obatan yang mudah ditemukan di pasaran tanpa sepengetahuan atau anjuran dokter. Jika gaya hidup sebelum hamil sering mengonsumsi alkohol dan terbiasa merokok, sebaiknya dihindari agar janin tetap sehat. 

Alkohol yang Mama konsumsi dapat menembus plasenta, sehingga akan ikut dikonsumsi oleh janin. Rokok pun bisa berdampak buruk karena dapat membatasi aliran darah ke bagian otak janin yang sedang berkembang. 

Mama juga bisa meminta pasangan untuk mengurangi kebiasaan merokok  agar udara yang dihirup tidak terpapar zat kimia serta radiasi. 

Beberapa kebiasaan di atas harus diperhatikan kembali agar kecerdasan otak janin bisa semakin cerdas sesuai dengan perkembangannya. 

Topic: