"Menjadi Ibu itu gada khatamnya, selamanya belajar buat jadi Ibu yang baik buat anak-anak,” ungkapnya.
Usai Melahirkan, Nina Zatulini Sebut Peran Ibu Tak Ada Akhirnya

Nina Zatulini baru saja melahirkan anak keempatnya
Ia menegaskan bahwa peran seorang Ibu tidak pernah berakhir
Meski sudah berpengalaman, Nina mengaku tetap merasakan stres pascamelahirkan
Melahirkan dan membesarkan anak adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan warna.
Bagi aktris cantik Nina Zatulini, kehadiran buah hati bukan sekadar menambah jumlah anggota keluarga, melainkan sebuah babak baru untuk kembali belajar.
Meski sudah berpengalaman dalam mengasuh anak, Nina baru saja membagikan perspektif yang sangat menyentuh hati para Ibu di luar sana mengenai makna menjadi orangtua.
Melalui pengalaman pribadinya, ia mengingatkan kita bahwa setiap anak membawa cerita dan tantangan yang berbeda. Menjadi Ibu bukan tentang seberapa banyak anak yang dimiliki, tetapi tentang konsistensi untuk terus bertumbuh bersama mereka.
Yuk, simak cerita Nina Zatulini sebut peran Ibu tak ada akhirnya, bareng Popmama.com.
1. Kebahagiaan Nina Zatulini melahirkan anak keempat

Keluarga kecil Nina Zatulini dan Chandra Tauphan baru saja diliputi rasa syukur yang luar biasa. Nina diketahui telah melahirkan anak keempatnya dengan selamat.
Kehadiran anggota baru ini tentu menjadi pelengkap kebahagiaan di tengah keluarga mereka.
Melalui unggahan di media sosial Instagram, tampak Nina menikmati momen-momen awal bersama sang bayi, meskipun ia harus kembali beradaptasi dengan rutinitas merawat bayi baru lahir (newborn).
2. Nina sebut peran Ibu tak ada akhirnya

Dalam keterangan di Instagram pribadinya pada Selasa (17/2/2026), Nina menuliskan sebuah kalimat yang sangat mendalam.
Nina menekankan bahwa status sebagai Ibu tidak memiliki "titik akhir" atau kelulusan.
Selamanya, seorang Ibu akan terus belajar, mulai dari hal-hal kecil hingga belajar menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya seiring mereka bertumbuh dewasa.
Baginya, setiap tahap perkembangan anak menuntut Ibu untuk terus memperbarui pemahaman dan kesabarannya.
3. Akui masih alami stres meski sudah memiliki empat anak

Banyak orang mungkin beranggapan bahwa Ibu yang sudah memiliki banyak anak akan jauh lebih santai menghadapi bayi baru lahir. Namun, Nina mematahkan anggapan tersebut dengan kejujurannya.
Ia mengakui bahwa tekanan dan rasa stres itu tetap ada, bahkan di anak keempat sekalipun.Salah satu faktor pemicunya adalah jarak usia dengan anak ketiganya yang terpaut 5 tahun.
"Kata siapa? Tetep ada banget loh tekanannya, belum jarak sama anak terakhir 5 tahun yang tadinya udah normal dan aman semua tiba-tiba harus penyesuaian lagi," tulis Nina.
Setelah sekian lama berada di zona "aman" karena anak-anak sebelumnya sudah mandiri, Nina harus kembali melakukan penyesuaian total dengan pola tidur dan kebutuhan bayi newborn yang cukup menguras energi.
4. Berusaha menyemangati diri sendiri dan para Ibu di luar sana

Menyadari bahwa fase postpartum atau pascamelahirkan tidaklah mudah, Nina menutup ceritanya dengan pesan penguatan.
Ia mengajak seluruh Ibu untuk saling merangkul dan mendoakan agar selalu diberi kesehatan serta perlindungan untuk keluarga kecil mereka.
“Tapi Bismillah semoga kita semua diberi kesehatan, semoga Allah jaga selalu keluarga kecil kita, dan yuk sesama bu ibu kita saling semangatin. Semoga kita semua bisa melewati masa sulit dan nanti akan kembali ke 🦩 (flamingo) era kita Amin Ya Rabbal Alamin..SEMANGAAAT!!!,” tutupnya.
Itulah cerita Nina Zatulini sebut peran Ibu tak ada akhirnya. Cerita ini mengajarkan kita bahwa rasa lelah adalah hal yang manusiawi bagi seorang Ibu, terlepas dari berapa pun jumlah anak yang dimilikinya.
Namun, di balik rasa stres tersebut, ada dedikasi tanpa batas untuk terus memberikan yang terbaik.
Peran Ibu memang tidak pernah "khatam", namun setiap peluh yang keluar adalah bentuk cinta yang paling murni.


















