7 Menu Sahur Tinggi Protein untuk Ibu Hamil agar Tidak Cepat Lapar

- Artikel menekankan pentingnya asupan protein bagi ibu hamil saat berpuasa untuk menjaga energi, stamina, perkembangan janin, dan sistem imun tubuh.
- Popmama.com merekomendasikan tujuh menu sahur tinggi protein, seperti telur orak-arik, dada ayam, ikan pepes dengan tahu, sup ayam, tumis daging sapi, ikan panggang bumbu kuning, dan sereal.
- Setiap menu dirancang agar praktis disiapkan, membantu rasa kenyang lebih lama, serta mendukung kebutuhan nutrisi ibu hamil selama menjalani ibadah puasa.
Untuk menjaga agar tubuh tidak mudah lemas selama berpuasa, Mama dapat mengonsumsi menu sahur yang kaya akan protein, baik berasal dari protein nabati ataupun protein hewani.
Selain berperan penting dalam menjaga energi dan stamina selama berpuasa, protein juga berperan penting dalam mendukung perkembangan janin serta menjaga sistem imun bagi ibu hamil.
Oleh karena itu, mencukupi asupan protein merupakan hal yang sangat penting bagi ibu hamil, termasuk saat Mama sedang berpuasa.
Berikut Popmama.com telah rangkum rekomendasi menu sahur tinggi protein untuk ibu hamil yang dapat Mama coba sekaligus sebagai inspirasi menu sahur selama satu minggu.
Table of Content
1. Telur orak-arik dengan roti panggang

Telur ayam memiliki sumber protein tinggi sekaligus mudah diolah sehingga praktis dijadikan sebagai menu sahur, salah satunya menjadi telur orak-arik.
Agar semakin menambah selera makan, Mama dapat menyajikan telur orak-arik tersebut bersamaan dengan roti panggang beserta isian lainnya, seperti keju atau daging.
Namun, Mama perlu memilih jenis roti roti gandum utuh karena mengandung biji-bijian yang dapat dicerna lebih lambat sehingga rasa kenyang Mama lebih tahan lama.
2. Nasi dengan dada ayam

Dada ayam merupakan salah satu bagian ayam yang kaya akan protein hewani sehingga mengonsumsi dada ayam selama berpuasa tentu akan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Selain itu, Mama juga dapat mengonsumsi dada ayam dengan nasi untuk memberikan energi tambahan bagi tubuh karena kandungan karbohidratnya sehingga Mama tidak mudah lemas saat menjalani puasa sepanjang hari.
3. Ikan pepes dengan tahu

Sebelum Mama memasak ikan pepes, Mama perlu memilih jenis ikan yang mengandung tinggi protein, seperti ikan bandeng, kembung, atau nila.
Selain menjadi sumber protein hewani, ikan juga mengandung omega-3 yang berperan penting dalam mendukung perkembangan otak janin.
Mama juga dapat menambahkan tahu dalam menu sahur ini dengan menyajikannya secara terpisah atau mencampurkannya langsung bersama bumbu ikan pepes agar rasanya lebih meresap.
Kombinasi pepes ikan dengan tahu menjadi menu yang mudah untuk dicerna sehingga perut Mama tidak mudah begah pada pagi hari.
4. Sup ayam

Selain menahan rasa kenyang lebih lama, sup ayam menghidrasi sekaligus menghangatkan tubuh saat Mama meminum kuahnya.
Untuk memaksimalkan kandungan protein pada sup ayam, Mama dapat memilih jenis ayam broiler atau ayam kampung.
Mama juga dapat menggunakan jenis ayam pada umumnya. Namun, Mama dapat memaksimalkan kandungan proteinnya dengan memilih bagian dada ayam serta membuang kulit dan lemak yang menempel sebelum dimasak.
5. Tumis daging sapi dengan sayur buncis

Saat Mama ingin mencoba menu makanan yang memiliki tekstur lebih beragam, Mama dapat mengolah daging sapi dengan cara ditumis serta menambahkan buncis sebagai pelengkap.
Daging sapi memiliki kandungan protein yang tinggi, bahkan 100 gram daging sapi mengandung 26 gram protein. Daging sapi juga tinggi zat besi yang bermanfaat dalam mencegah anemia selama kehamilan.
Buncis juga mengadung protein nabati sekitar 2 gram protein pada tiap 100 gram buncis. Sayuran ini juga mengandung serat yang membantu melancarkan sistem pencernaan selama kehamilan.
6. Ikan panggang bumbu kuning

Menu sahur ini memberikan cita rasa yang kaya akan perpaduan rempah-rempah dengan memadukan jenis ikan tinggi protein, seperti ikan kembung, nilai, atau kakap.
Mama dapat menyajikan menu ini dengan teknik dipanggang agar kandungan protein serta mineral dalam ikan tidak mudah hilang layaknya teknik menggoreng yang menggunakan suhu minyak tinggi.
Selain itu, teknik memanggang juga memungkinkan kandungan lemak jenuh pada ikan lebih rendah dibandingkan ikan digoreng.
Penggunaan bumbu kuning juga tidak hanya berperan sebagai penyedap rasa, tetapi juga membantu meredakan gejala morning sickness serta mengurangi rasa mual serta perut kembung bagi ibu hamil selama berpuasa.
7. Sereal

Sereal dapat menjadi pilihan sahur yang praktis saat Mama tidak ingin menyiapkan menu yang rumit. Namun, Mama juga perlu memerhatikan jenis sereal yang akan dikonsumsi karena tidak semua sereal mengandung nutrisi yang sama, terutama hindari sereal dengan kadar gula terlalu tinggi karena gula memicu rasa lapar lebih cepat.
Untuk menjaga rasa kenyang lebih lama dengan kandungan tinggi protein, Mama dapat memilih sereal berbasis biji-bijian, seperti oatmeal, granola, atau muesli yang cenderung lebih tinggi serat dan protein.
Mama juga dapat membuat sereal dengan susu sapi pasteurisasi atau susu kedelai untuk menambah asupan protein. Selain itu, Mama juga dapat menambahkan Greek yogurt karena mengandung protein dua kali lipat dibandingkan yogurt biasa.
Itu tadi rekomendai menu sahur tinggi protein untuk ibu hamil yang dapat Mama sajikan di rumah. Selamat mencoba, ya, Ma.


















