Ibu hamil juga harus menghindari paparan dari bahan-bahan berbahaya, misalnya seperti pestisida, logam berat, pelarut kimia, hingga paparan radiasi yang tidak diperlukan. Pasalnya, paparan bahan berbahaya yang dapat berisiko bagi kehamilan dan perkembangan janin.
Mama harus sebisa menghindari bahan-bahan tersebut demi kesehatan diri dan si Kecil. Jangan lupa menggunakan perlindungan yang sesuai jika harus beraktivitas di lingkungan yang berisiko.
Selain menghindari paparan bahan-bahan berbahaya, penting juga untuk memenuhi kebutuhan asam folat. Konsumsi setidaknya 400 mcg/hari, idealnya dimulai sejak sebelum hamil hingga trimester pertama, ya.
Tak hanya itu, Mama juga perlu ingat jika tidak semua kelainan yang terjadi pada si Kecil disebabkan oleh kesalahan mama, ya. Sesungguhnya, langkah-langkah tersebut bertujuan membantu menurunkan risiko, bukan menjamin kehamilan bebas dari kelainan.
“Perlu diingat, tidak semua kelainan bawaan dapat dicegah, dan terjadinya kelainan bawaan bukan berarti ibu melakukan kesalahan. Langkah-langkah ini bertujuan membantu menurunkan risiko, bukan menjamin kehamilan bebas kelainan. Karena kehamilan sehat bukan dimulai saat test pack menunjukkan dua garis. Perlindungan terbaik untuk bayi justru dimulai sebelum itu,” kata dr. Budi.
Nah, itu tadi beberapa hal perlu dihindari saat hamil untuk cegah kelainan bawaan. Semoga informasi ini bermanfaat, ya, Ma.