Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas dan memicu munculnya titik panas di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan, dapat berdampak pada kesehatan masyarakat. Kepulan asap yang menurunkan kualitas udara perlu diwaspadai, khususnya oleh kelompok rentan seperti ibu hamil.
Paparan polusi udara selama kehamilan menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kesehatan mama dan berpotensi mengganggu perkembangan janin. Risiko ini perlu diperhatikan sejak trimester pertama, ketika berbagai organ janin mulai terbentuk.
Berikut Popmama.com telah merangkum dampak asap karhutla bagi janin.
