TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ini Ma, Jenis Olahraga yang Cocok untuk Anak Usia 6-9 Tahun

Perkenalkan jenis olahraga ini yuk, Ma!

Pexels.com/pixabay

Tahapan anak-anak di usia 6-9 tahun tentu memiliki perkembangan yang cukup pesat. Pada usia ini, anak-anak akan mulai fokus terhadap teknik dan gerakan yang tepat dalam berolahraga. 

Anak mama yang berusia 6-9 tahun bisa mulai diperkenalkan serta dilibatkan dirinya dengan olahraga fisik. Jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh anak sesuai ini dapat menggabungkan beberapa keterampilan dasar serta sebuah gerakan. 

Meskipun begitu, di usia ini anak-anak masih membutuhkan petunjuk yang singkat serta jelas.

Jika Mama ingin mengetahui jenis olahraga yang cocok untuk anak-anak usia 6-9 tahun, kali ini Popmama.com sudah merangkumnya. 

Sudah waktunya untuk mengajarkan pentingnya sebuah kesehatan melalui olahraga kepada anak-anak di rumah nih, Ma!

1. Lari

Pixabay/fishisdiane

Lari merupakan salah satu olahraga yang cocok dilakukan untuk beragam usia, termasuk anak-anak. Untuk itu, lari bisa menjadi salah satu alternatif olahraga bersama keluarga. 

Lari bisa menjadi salah satu aktivitas olahraga yang mampu memperkenalkan gaya hidup sehat kepada anak-anak. Selain dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan, lari memberikan manfaat positif untuk kesehatan tubuh anak mama seperti: 

  • Mencegah obesitas,
  • lebih aktif dan produktif, 
  • menjaga kesehatan jantung, 
  • meningkatkan sistem kekebalan tubuh, 
  • membantu otot dan tulang menjadi lebih kuat, 
  • memberikan asupan vitamin D yang baik saat dilakukan di pagi hari.

Mama bisa mengajak anak mama berolahraga lari bersama saat akhir pekan agar terus sehat dan mampu meningkatkan kualitas hubungan antar anggota keluarga. 

2. Sepakbola

Unsplash/Adrià Crehuet Cano

Sepakbola termasuk salah satu olahraga yang paling digemari khusunya untuk anak laki-laki. Untuk anak sekolah, tak jarang kalau olahraga sepakbola sering diikuti sebagai ekstrakurikuler pilihan mereka. 

Sepakbola memang termasuk olahraga yang menyenangkan karena dimainkan oleh banyak orang dalam sebuah tim. Namun, tidak hanya bisa menciptakan keseruan dengan teman-teman saja, olahraga sepakbola juga dapat memberikan manfaat positif untuk kesehatan fisik serta mental. 

Usahakan untuk memberikan ruang dan waktu agar anak-anak bisa mengembangkan hobinya berolahraga sepakbola karena berdampak positif, seperti: 

  • Meningkatkan konsentrasi dan fokus,
  • membantu anak tetap sehat dan bugar, 
  • melatih bekerja sama dalam sebuah tim,
  • meningkatkan kepercayaan diri saat bisa mencetak gol,
  • memotivasi anak menciptakan sebuah persaingan sehat,
  • meningkatkan ABCs (Agility, Balance, Coordination), sehingga membantu anak mama dalam kelincahan, keseimbangan serta koordinasi,
  • melatih kemampuan anak dalam membaca lingkungan terhadap situasi yang terlihat di lapangan. Bahkan ini membantu anak mama dalam mengambil keputusan. 

Baca juga: 10 Manfaat Olahraga Sepakbola untuk Fisik dan Mental Anak

3. Senam artistik atau gimnastik

clondalkinleisure.com

Senam artistik atau sering dikenal dengan gimnastik menjadi salah satu olahraga yang cukup tren saat ini. Umumnya jenis olahraga ini sudah diperkenalkan kepada anak-anak mulai sejak dini, bisa diterapkan oleh anak laki-laki dan perempuan. 

Gimnastik secara tidak langsung dapat membantu anak-anak menerapkan gaya hidup sehat, tubuh tetap optimal hingga melatih kelenturan. Manfaat positif yang bisa dirasakan oleh gimnastik masih cukup beragam, seperti:

  • Mengembangkan kemampuan motorik,
  • melatih keseimbangan serta koordinasi tubuh, 
  • mampu meningkatkan kekuatan tulang dan otot, 
  • mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan stroke pada anak mama,
  • membantu postur tubuh menjadi lebih baik dan mengontol berat badan. 

Selain itu, menurut Gymnastics Academy of Boston senam artistik memberikan kesempatan untuk belajar tentang keterampilan sosial seperti mendengarkan, mengerti arti bergantian atau bergiliran, mengikuti arahan hingga dilatih dalam menghormati orang lain. 

Baca juga: Raih 3 Medali Emas, Mikhayla Bikin Bangga Nia Ramadhani & Ardi Bakrie

4. Renang 

Pixabay/freddebackman

Anak-anak umumnya memang suka bermain anak ya, Ma. Jika anak mama termasuk yang suka bermain air, ada baiknya diarahkan untuk ke arah lebih positif yaitu dengan belajar berenang. 

Perlu disadari, anak-anak yang diajarkan berenang sejak dini dapat meningkatkan rasa kepercayaan serta kepadaian mereka. Olahraga renang yang dilatih secara konsisten dapat membantu anak-anak menambah keahliannya dan berdampak positif, seperti:

  • Mengajarkan keseimbangan tubuh,
  • mampu menjaga jantung tetap sehat, 
  • meningkatkan rasa kepercayaan diri anak, 
  • menjadi bekal untuk menjaga keselamatan saat berada di air, 
  • meningkatkan suasana hati agar lebih rileks, 
  • sebagai alternatif terapi untuk penyakit asma.

Selain itu, olahraga renang dapat memberikan keuntungan fisik seperti mengontrol berat badan hingga menjaga keseimbangan tubuh. 

Baca juga: 5 Cara Tepat Atasi Kulit Anak yang Belang Setelah Berenang

5. Bela diri

Pixabay/ionasnicolae

Bela diri termasuk jenis olahraga yang bisa diterapkan sejak dini oleh anak-anak. Melalui bela diri, anak mama bisa menjaga diri sendiri dari segala incaran pelaku kejahatan. 

Ada baiknya memang bisa memperkenalkan bela diri ke anak-anak sejak dini. Perlu disadari kalau ada banyak hal positif yang dirasakan anak-anak yang berlatih bela diri, baik itu dari sisi fisik dan mentalnya. Selain itu, bela diri bisa memiliki manfaat lain seperti:

  • Memacu keberanian diri, 
  • belajar untuk percaya diri,
  • mampu melepaskan perasaan negatif,
  • meningkatkan tubuh lebih serta selalu sehat,
  • meningkatkan komitmen dan kedisplinan diri,
  • belajar untuk bersikap tenang dan fokus terhadap sesuatu yang dihadapinya.

Itulah beberapa olahraga yang cocok untuk diterapkan pada anak mama dengan usia 6-9 tahun. Semoga informasi kali ini bisa berguna ya, Ma!

Baca juga: Bukan Diajarkan Kekerasan, Ini 7 Manfaat Anak Diperkenalkan Bela Diri

The Latest