Berbeda dengan bayi yang banyak tidur tetapi masih dapat dibangunkan, bayi yang sangat mengantuk hingga sulit dibangunkan untuk menyusu perlu mendapatkan perhatian medis.
AAP menyarankan orangtua berkonsultasi dengan dokter apabila bayi jarang terlihat terjaga, tidak bangun sendiri untuk menyusu, atau tampak terlalu lelah dan tidak tertarik untuk makan. Kondisi seperti ini dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan, terutama jika merupakan perubahan yang tiba-tiba dari pola biasanya.
Orangtua juga perlu segera mencari pertolongan medis jika bayi menunjukkan tanda-tanda seperti:
Sulit dibangunkan atau tidak responsif
Tidak mau atau tidak mampu menyusu
Tidak memiliki popok basah seperti biasanya
Kulit atau bagian putih mata tampak kuning dan bayi semakin mengantuk
Bayi terlihat lemas atau sangat tidak aktif
Mengalami kesulitan bernapas, bernapas sangat cepat, atau terdengar suara napas yang tidak biasa
Mengalami demam atau suhu tubuh terlalu rendah
Khusus pada bayi dengan penyakit kuning, rasa kantuk yang berlebihan hingga sulit dibangunkan dan tidak mau menyusu merupakan tanda yang perlu segera diperiksa.
Selain itu, pastikan bayi selalu tidur dengan cara yang aman. AAP merekomendasikan bayi tidur telentang di permukaan yang datar dan tidak miring, serta tidak menggunakan bantal, selimut longgar, bumper, atau benda empuk lainnya di area tidur bayi.
Jadi, normal jika bayi baru lahir sering tidur, bahkan sebagian besar waktunya memang dihabiskan untuk tidur. Namun, orangtua tetap perlu memastikan Si Kecil cukup menyusu, memiliki popok basah, dan dapat dibangunkan serta terlihat responsif ketika terjaga.
Namu, jika bayi justru semakin sulit dibangunkan, tidak mau menyusu, atau menunjukkan tanda-tanda sakit, jangan menganggapnya hanya sebagai kebiasaan tidur. Segera konsultasikan kondisi bayi kepada dokter masing-masing.