7 Cara Mengatasi Bayi Menangis saat Tidur

- Tangisan bayi saat tidur tergolong wajar, terutama pada bulan awal kehidupan, dan dapat dipicu lapar, gas di perut, popok basah, atau kamar yang kurang nyaman.
- Langkah awal yang disarankan ialah memeriksa serta mengganti popok, lalu mengusap lembut punggung atau perut. Jika bayi lapar, tawarkan ASI atau botol kecil.
- Ciptakan kamar gelap dan tenang, batasi tidur siang maksimal tiga jam sekali, serta tenangkan bayi dengan gendongan, ayunan ringan, suara lembut, atau white noise.
Malam yang harusnya jadi waktu istirahat kadang berubah jadi drama tersendiri buat Mama. Baru saja terlelap, si Kecil tiba-tiba menangis kencang, dan Mama pun setengah sadar bergegas mencari tahu apa yang salah.
Sebenarnya, tangisan si Kecil saat tidur adalah hal yang sangat wajar terjadi, apalagi di bulan-bulan awal kehidupannya. Melansir Healthline, penyebabnya bisa beragam, mulai dari rasa lapar, gas di perut, hingga suasana kamar yang kurang nyaman.
Meski begitu, Mama tetap butuh cara praktis supaya si Kecil bisa kembali tenang tanpa drama berkepanjangan. Nah, biar malam Mama tidak selalu berujung begadang, berikut Popmama.com mengulas 7 cara mengatasi bayi menangis saat tidur. Yuk, simak sampai habis!
Table of Content
1. Periksa popoknya dulu

Pexels/Emma Bauso Sebelum panik, coba cek dulu apakah popok bayi mama basah atau penuh, sebab ketidaknyamanan sekecil ini sering jadi alasan si Kecil rewel di tengah tidur.
Melansir Vinmec, memeriksa apakah popok kotor atau basah termasuk langkah pertama yang perlu dilakukan saat si Kecil menangis tiba-tiba di malam hari. Segera ganti popok dengan gerakan pelan dan cahaya seredup mungkin agar si Kecil tidak makin terjaga.
Cara ini terdengar sederhana, tapi sering kali justru langsung meredakan tangisan tanpa perlu usaha ekstra dari Mama. Apalagi ketika si Kecil rewel di malam hari, tenaga yang Mama miliki belum sebanyak saat bangun pagi.
2. Usap lembut punggung atau perut si kecil

Pexels/Nataliya Vaitkevich Kalau urusan popok sudah beres tapi tangisan belum juga reda, coba usap lembut punggung atau perut si Kecil yang sedang rewel dengan perlahan.
Mengutip Medical News Today, sentuhan lembut di area punggung atau perut dapat membantu bayi mama berpindah ke fase tidur yang lebih tenang sehingga tangisannya mereda tanpa harus benar-benar terbangun.
Gerakan mengusap yang pelan dan berirama juga memberi rasa aman bagi si Kecil. Sensasi ini mirip dengan sentuhan yang biasa ia rasakan saat digendong dekat tubuh Mama.
3. Berikan ASI

Pexels/Anna Shvets Rasa lapar juga kerap menjadi biang keladi di balik tangisan bayi mama pada malam hari. Walaupun Mama sudah memberikan ASI yang cukup sebelum tidur, terkadang bayi tiba-tiba merasa lapar saat tidur dan terasa di malam hari
Menurut Medical News Today, si Kecil yang menyusu langsung saat tidur cenderung lebih cepat tenang kembali, karena bisa jadi masalahnya terdapat pada rasa lapar si Kecil.
Melansir Childrens Colorado, Mama disarankan untuk menawarkan payudara atau botol kecil untuk mengecek apakah si Kecil memang lapar atau hanya mencari kenyamanan. Kalau tangisannya langsung reda begitu disusui, artinya rasa lapar memang menjadi penyebab utamanya.
4. Buat ruangan tidurnya nyaman

Pexels/Nothing Ahead Suasana kamar ternyata berpengaruh besar pada kualitas tidur si Kecil. Melansir Vinmec, ruangan yang temaram dan tenang pada malam hari membantu bayi mama membedakan waktu siang dan malam sehingga tidurnya jadi lebih nyenyak.
Mengutip My Blooming Baby, Mama disarankan untuk menggelapkan kamar sepenuhnya dan menjauhkan gawai yang menyala, karena cahaya sekecil apa pun berpotensi membuat si Kecil terjaga kembali.
Kombinasi dari ruangan gelap dan tenang ini bisa jadi kunci tidur si Kecil yang lebih lelap ketimbang ruangan yang terang dan terdapat suara yang mengganggu tidur si Kecil.
5. Batasi tidur siang

Pexels/Renjith Tomy Pkm Kalau bayi mama tidur siang kelewat lama, jangan heran kalau malamnya jadi susah nyenyak. Mengutip Vinmec, Mama disarankan untuk membatasi tidur siang si Kecil tidak lebih dari 3 jam dalam sekali waktu, supaya jam tidurnya di malam hari tetap teratur.
Dengan begitu, tubuh si Kecil bisa lebih cepat mengenali pola siang dan malam yang sehat. Sehingga, bayi dapat beristirahat dengan nyenyak di malam hari tanpa ada gangguan.
6. Gendong bayi

Pexel/Vanessa Loring Dekapan hangat adalah salah satu cara paling ampuh untuk meredakan tangisan bayi mama. Melansir Vinmec, menggendong si Kecil sambil sedikit mengayun tubuhnya dapat meniru sensasi nyaman yang ia rasakan selama berada di dalam kandungan.
Dikutip dari My Blooming Baby, sesekali cobalah untuk meminta bantuan pasangan atau anggota keluarga lain untuk bergantian menggendong juga bisa membawa suasana baru yang menenangkan si Kecil.
Jangan ragu untuk bergantian gendong kalau Mama sendiri sudah merasa lelah. Pastikan Papa selalu menemani Mama saat si Kecil rewel di malam hari.
7. Tenangkan bayi dengan suara yang lembut

Pexels/Eric Moura Suara adalah senjata"terakhir yang bisa Mama andalkan saat cara-cara di atas belum cukup berhasil. Mengutip Medical News Today, berbicara dengan lembut sambil mengusap si Kecil dapat membantunya kembali tenang tanpa harus benar-benar terbangun.
Dilansir dari Childrens Colorado, Mama disarankan untuk berbisik dengan nada penuh kasih, seperti mengatakan "sebentar lagi tidur, ya", dan bisikan lembut lainnya yang dapat membuat si Kecil menjadi tenang dan kembali tidur.
Menurut My Blooming Baby, Mama disarankan untuk bersuara white noise seperti kipas angin atau rekaman hujan untuk menciptakan suasana setenang di dalam rahim. Selain itu, Mama juga dapat mencoba beberapa jenis suara sampai Mama menemukan mana yang paling disukai si Kecil.
Nah, itulah pembahasan mengenai 7 cara mengatasi bayi menangis saat tidur yang dapat Mama coba saat bayi mama rewel di malam hari. Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!




















