Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Mengatasi Bibir Bayi Putih, Mama Harus Tahu!
Magnific.com/jcomp
  • Sucking blister pada bibir bayi umumnya hilang sendiri tanpa pengobatan khusus; bibir kering dapat dirawat dengan sedikit minyak zaitun, minyak kelapa, atau ASI perah.

  • Jika blister diduga cold sore, bayi baru lahir perlu segera diperiksakan karena mungkin membutuhkan antivirus; hentikan produk pemicu bila kondisi terkait reaksi alergi.

  • Penanganan harus sesuai penyebab: HFMD biasanya pulih sendiri, sedangkan impetigo dan oral thrush memerlukan obat. Hubungi dokter bila muncul demam, ruam, sulit menyusu, atau gejala mengkhawatirkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bibir bayi bisa putih atau melepuh karena sering menyusu, dan biasanya bisa hilang sendiri. Kalau bibirnya kering, Mama bisa pakai sedikit minyak zaitun, minyak kelapa, atau ASI perah. Kalau bayi demam, tidak mau menyusu, ada ruam, atau terus menangis, Mama harus cepat bawa bayi ke dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah melihat bibir si Kecil tampak putih atau seperti melepuh? Kondisi ini bisa membuat Mama bertanya-tanya, apalagi jika baru pertama kali melihatnya.

Ternyata, salah satu penyebabnya adalah blister pada bibir bayi. Meski dapat hilang dengan sendirinya, kondisi ini tetap perlu diperhatikan agar Mama bisa memberikan penanganan yang tepat.

Lantas, bagaimana cara mengatasi bibir bayi putih? Berikut penjelasan mengenai cara mengatasinya yang mengutip dari Cleveland Clinic dan sudah Popmama.com rangkum untuk Mama.

1. Biarkan lepuhan sembuh dengan sendirinya

Pexels.com/Mohd Aimi Mustaqim

Gelembung lepuhan umumnya tidak membutuhkan pengobatan khusus karena dapat hilang dengan sendirinya. Namun, jika bibir bayi tampak kering, Mama bisa mengoleskan sedikit minyak zaitun atau minyak kelapa.

Sedikit ASI perah juga dapat dioleskan pada bibir bayi untuk membantu merawat kulit yang kering.

2. Segera periksakan jika bayi mengalami cold sores

Pexels.com/Mohd Aimi Mustaqim

Jika bintik putih pada bibir bayi dicurigai sebagai cold sores, segera bawa si Kecil ke dokter. Bayi baru lahir dengan cold sore membutuhkan penanganan segera, termasuk obat antivirus, untuk mengurangi risiko penyakit yang lebih serius.

3. Hentikan penggunaan produk yang memicu reaksi alergi

Pexels.com/Oss Leos

Jika bibir putih disebabkan oleh reaksi alergi, hentikan penggunaan produk yang diduga menjadi pemicunya.

Mama juga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dan membantu meredakan rasa tidak nyaman pada bayi.

4. Dapatkan penanganan sesuai penyebabnya

Pexels.com/Oss Leos

Penyebab lainnya membutuhkan penanganan yang berbeda. HFMD umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, sedangkan impetigo dan oral thrush memerlukan obat-obatan. 

Karena itu, sebaiknya konsultasikan kondisi bibir bayi dengan dokter untuk memastikan penyebab dan penanganannya.

5. Kapan harus ke dokter?

Pexels.com/Poppy Martinez

Jika bibir bayi tidak tampak seperti blister pada umumnya, misalnya hanya satu lepuhan di bagian tengah bibir atas, sebaiknya Mama berkonsultasi dengan dokter. 

Segera hubungi dokter jika bayi mengalami demam, lepuhan di area wajah, terus-menerus menangis, muncul ruam, menolak menyusu, lebih jarang buang air kecil, muntah, atau diare yang tidak biasa.

Itu dia cara mengatasi bibir bayi putih. Pastikan penanganannya disesuaikan dengan penyebab dan segera periksakan si Kecil jika muncul tanda-tanda yang mengkhawatirkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article