Mama tetap bisa menyayangi si Kecil sekaligus membutuhkan waktu untuk terhubung kembali dengan diri sendiri. Ada beberapa cara sederhana yang dapat dicoba untuk membantu Mama menjalani proses tersebut.
1. Berikan afirmasi positif kepada diri sendiri
Ketika merasa kewalahan, hindari terus menyalahkan diri sendiri. Mama tidak harus langsung merasa baik-baik saja karena proses beradaptasi memang membutuhkan waktu.
2. Ingat bahwa setiap fase akan berlalu
Masa-masa penuh kurang tidur dan rutinitas mengurus bayi dapat terasa melelahkan. Namun, seiring pertumbuhan si Kecil, kebutuhannya juga akan berubah. Mama perlahan akan memiliki lebih banyak ruang untuk diri sendiri.
3. Ceritakan perasaan kepada orang terdekat
Jangan memendam kesulitan yang Mama alami sendirian. Cobalah berbicara dengan pasangan, keluarga, atau sahabat mengenai perubahan yang sedang dirasakan. Berbagi pengalaman dapat membantu Mama merasa lebih dipahami dan tidak menjalani masa transisi ini seorang diri.
4. Luangkan waktu untuk melakukan hobi
Mama tidak harus menyediakan waktu berjam-jam. Mulailah dari aktivitas sederhana yang membuat Mama merasa kembali menjadi diri sendiri, seperti membaca, menonton film, memasak, atau melakukan kegiatan yang disukai sebelum memiliki bayi.
5. Pertimbangkan untuk menjalani terapi jika diperlukan
Jika perasaan negatif semakin kuat, Mama bisa mempertimbangkan untuk mengobrol dengan terapis atau psikolog. Mendapatkan dukungan profesional bukan berarti Mama gagal menjalani peran sebagai ibu, tetapi dapat menjadi salah satu cara untuk mendapatkan bantuan yang sesuai.
Jadi, itulah beberapa alasan kenapa ibu baru sering kehilangan jati diri setelah punya bayi. Semoga informasi ini dapat membantu Mama.