Cara Memilih Ikan Segar untuk MPASI

- Ikan untuk MPASI sebaiknya dipilih yang tidak mengandung merkuri dan masih segar agar manfaat protein hewani optimal serta tidak berisiko menjadi sumber penyakit.
- Ciri fisik ikan segar meliputi daging kenyal berwarna terang, insang merah berlendir bening, sisik kuat berkilau, serta perut utuh dan elastis.
- Periksa mata yang cerah dan menonjol, tubuh yang tenggelam dalam air, serta aroma segar; hindari ikan bermata cacat, mengapung, atau berbau busuk.
Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang baik dikonsumsi untuk bayi. Jenis makanan laut ini juga sering dijadikan hidangan untuk MPASI.
Ada banyak jenis ikan yang dapat dipilih untuk dikonsumsi si Kecil. Mulai dari ikan salmon, patin, kembung, bahkan lele. Sebaiknya ikan yang dipilih tidak mengandung merkuri karena dapat membahayakan si Kecil, Ma.
Sebelum mengolah ikan, cara memilihnya juga perlu diperhatikan. Pastikan ikan yang telah dibeli masih dalam keadaan segar agar manfaatnya maksimal dan tidak menjadi penyakit.
Nah, berikut ini Popmama.com telah merangkum cara memilih ikan segar untuk MPASI.
Table of Content
1. Kondisi dagingnya kenyal dan berwarna terang

Freepik/pressmaster Ikan yang akan diolah menjadi MPASI harus dalam keadaan segar, ya, Ma. Banyak hal yang dapat diperhatikan dalam memilih ikan segar, salah satunya kondisi dagingnya.
Ikan yang segar memiliki ciri-ciri daging yang kenyal saat ditekan serta kembali ke bentuk asal. Selain itu, daging ikan segar biasanya warnanya terang.
2. Insang berwarna merah terang

Freepik/pixelshoots Selanjutnya ciri-ciri ikan segar yang dapat Mama perhatikan adalah warna insang masih merah terang. Selain itu, ikan yang segar insangnya tertutup oleh lendir bening.
Jika insang sudah berubah cokelat atau berwarna gelap, ikan tersebut sudah dipastikan tidak dalam kondisi segar.
3. Sisik masih kuat, berkilau dan bersih

freepik/4045 Ikan yang masih segar kondisi sisiknya masih menempel kuat, Ma. Beda dengan ikan yang sudah tidak segar sisiknya akan mudah mengelupas.
Selain itu, sisik ikan segar juga terlihat berkilau dan bersih. Jika ikan yang dipilih tidak memiliki sisik, pastikan kulitnya kencang dan masih lekat dengan dagingnya.
4. Dinding perut masih tegang

Pexels/Alexander Zvir Dinding perut ikan yang masih segar juga masih tegang, Ma. Beda dengan ikan yang kurang segar, kondisi perutnya sudah keluar.
Ikan yang kondisinya masih segar memiliki dinding perut yang utuh dan nampak elastis.
5. Mata cerah dan menonjol

Pexels/Mali Maeder Selanjutnya Mama juga perlu memerhatikan bagian matanya. Ikan segar memiliki mata yang berwarna cerah dengan putih dan hitamnya masih terlihat jelas.
Kemudian bening pada mata juga tidak ada cacat, serta mata ikan yang segar akan nampak menonjol atau cembung, Ma.
6. Keadaan tubuh tidak mengapung

Pexels/Eva Bronzini Ikan yang segar juga bisa dilihat dari kondisi tubuhnya saat dimasukkan ke dalam air. Biasanya ikan yang masih segar tidak mengapung di air dan akan langsung tenggelam.
Berbeda dengan ikan yang sudah tidak segar, tubuhnya akan terapung saat berada di dalam air.
7. Baunya segar

Wikipedia Kemudian ikan yang kondisinya masih segar akan memiliki bau khas ikan yang segar. Jika Mama membeli ikan laut, baunya seperti aroma segar.
Ikan yang sudah tidak segar biasanya akan beraroma busuk dan tidak sedap. Ikan yang aromanya sudah seperti ini tidak layak dikonsumsi, ya, Ma.
Nah, itu dia berbagai cara memilih ikan segar untuk MPASI. Pastikan memilih ikan dalam kondisi yang baik agar si Kecil makan dengan lahap serta kebutuhan protein dan nutrisi lainnya terpenuhi.
Semoga bermanfaat!



















