Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Posisi Tidur yang Berbahaya untuk Bayi, Sebaiknya Hindari

Posisi Tidur yang Berbahaya untuk Bayi, Sebaiknya Hindari
freepik/freepik
  • Posisi tengkurap dan menyamping perlu dihindari karena dapat mengganggu pernapasan, membuat bayi berguling telungkup, serta meningkatkan risiko sindrom bayi meninggal mendadak atau SIDS.
  • Penggunaan bantal dan tidur satu ranjang dengan orang tua atau saudara berisiko memicu SIDS, alergi, tersedak, hingga bayi tersenggol atau tertindih.
  • Telentang disebut posisi paling aman, tetapi tidak dianjurkan terlalu lama; orang tua disarankan memantau dan mengubah posisi bayi berkala serta menjaga suhu ruangan nyaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menidurkan bukanlah hal yang mudah, hal ini yang akhirnya sering membuat orangtua tidak memperhatikan posisi tidur bayi asalkan si Kecil tidur nyenyak. Padahal, ada beberapa posisi tidur yang berbahaya untuk bayi dan perlu dihindari.

Posisi tidur yang salah dapat membahayakan si Kecil dan meningkatkan risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau sering juga disebut sindrom bayi meninggal mendadak.

Untuk menghindari risiko ini, sebaiknya Mama perhatikan si Kecil saat tidur dan segera mengubah posisinya jika tidak tepat. Nah, apa saja sih posisi tidur yang berbahaya?

Berikut ini Popmama.com telah merangkum posisi tidur yang berbahaya untuk bayi. Disimak, yuk, Ma!

  1. 1. Tengkurap

    Tengkurap
    Freepik

    Posisi tidur selanjutnya yang dapat membahayakan si Kecil adalah posisi tengkurap. Tidur dengan posisi tengkurap dapat membuat wajah bayi dekat dengan kasur, ini dapat menyebabkan bayi kesulitan bernapas.

    Posisi tidur ini juga dapat berisiko menyebabkan si Kecil meninggal karena lemas. Bayi yang tidur di kasur empuk lama kelamaan akan tenggelam dalam kasur dan menghalangi saluran pernapasannya dari segala sisi.

  2. 2. Menyamping

    Menyamping
    freepik/freepic.diller

    Tidur dengan posisi menyamping juga tidak disarankan untuk bayi sebab posisi ini dapat membuat bayi berguling saat tidur. Tidur menyamping atau miring dapat menjadi salah satu penyebab bayi terkena SIDS, Ma. 

    Bayi yang tidur miring juga lebih berisiko jatuh dalam keadaan telungkup. Jika posisi tidur si Kecil berubah menjadi miring, sebaiknya segera diperbaiki posisinya, Ma.

  3. 3. Tidur dengan bantal

    Tidur dengan bantal
    Freepik/cookie_studio

    Penggunaan bantal pada bayi juga sebenarnya tidak disarankan. Memberikan bantal pada bayi dapat meningkatkan risiko sindrom kematian mendadak, Ma.

    Bayi yang tidur dengan bantal juga dapat berisiko alergi karena debu yang ada pada bantal. Selain itu, si Kecil juga dapat tersedak karena posisi kepalanya tidak natural.

  4. 4. Tidur satu ranjang dengan orangtua atau saudara

    Tidur satu ranjang dengan orangtua atau saudara
    Freepik/user18526052

    Selanjutnya yang perlu hindari adalah si Kecil tidur satu ranjang dengan orangtua atau saudaranya. Tidur dengan berbagi ranjang dapat meningkatkan risiko bayi mengalami SIDS. 

    Saat si Kecil tidur, kemungkinan untuk tersenggol atau tertindih juga akan lebih besar dan ini dapat membahayakan janin. Sebaiknya gunakan ranjang khusus bayi agar lebih aman dan nyaman. 

  5. 5. Telentang

    Telentang
    Freepik/yanalya

    Telentang merupakan salah satu posisi yang paling aman untuk bayi. Meski demikian, posisi ini juga tidak disarankan untuk diterapkan terlalu lama. Membiarkan si Kecil tidur dengan posisi telentang dalam waktu yang lama dapat menyebabkan plagiocephaly posisional atau kepala rata dan cacat hingga pendarahan di bagian belakang otak.

    Sebenarnya bayi tidur dengan posisi telentang boleh saja asalkan tidak terlalu lama. Mama perlu rajin mengubah posisi tidur bayi agar tidak berdiam di satu posisi dalam waktu yang lama.

  6. Cara Menidurkan Bayi agar Nyenyak

    Cara Menidurkan Bayi agar Nyenyak
    freepik/jcomp

    Agar si Kecil tidur dengan nyenyak, Mama perlu memperhatikan posisi tidurnya. Sebaiknya Mama benarkan posisinya beberapa jam sekali agar tidak berdiam di satu posisi saja. Selain itu, Mama juga dapat menidurkan si Kecil dengan menyiapkan beberapa hal seperti:

  7. 1. Jaga suhu ruangan

    Jaga suhu ruangan
    Freepik/studioredcup

    Agar tidur si Kecil nyenyak, ruang tidurnya harus dalam keadaan posisi yang nyaman. Sebaiknya jangan terlalu panas agar si Kecil tidak kegerahan namun jangan terlalu dingin agar si Kecil tidak kedinginan.

    Mama dapat mengatur suhu ruang sebelum si Kecil tidur. Jika si Kecil masih kepanasan, Mama dapat mengipasinya agar merasa lebih sejuk saat tidur.

  8. 2. Pijat bayi sebelum tidur

    Pijat bayi sebelum tidur
    Freepik/Onlyyouqj

    Mama juga dapat memberikan si Kecil pijatan ringan sebelum tidur. Pijatan terbukti dapat membuat tidur si Kecil menjadi lebih nyaman. 

    Mama dapat memijat bagian lengan, kaki, dan perutnya sebelum si Kecil tidur. Memberikan pijatan juga dapat membuat si Kecil tidak rewel.

  9. 3. Pastikan posisi tidurnya nyaman

    Pastikan posisi tidurnya nyaman
    Freepik/jcomp

    Mama dapat memperhatikan si Kecil saat sudah mulai mengantuk. Jika si Kecil sudah mulai menguap dana matanya sudah terlihat sayu, Mama dapat memindahkan si Kecil ke tempat tidur.

    Nah, itu dia posisi tidur yang berbahaya untuk bayi yang perlu Mama perhatikan. Mama dapat memposisikan si Kecil tidur dengan posisi yang aman dan terhindar dari risiko SIDS.

    Semoga bermanfaat, Ma!

Share Article

Related Articles

See More