“Sampai sekarang tidak ada bukti ilmiah kalau susu soya atau kedelai bikin anak jadi kemayu atau bahkan mengganggu hormon,” ujar dr. Tio dalam unggahan video di Instagram pribadinya.
Benarkah Susu Soya Bikin Anak Laki-Laki Jadi Kemayu? Ini Kata Dokter

Dokter anak menyatakan belum ada bukti ilmiah bahwa susu soya membuat anak laki-laki kemayu atau mengganggu hormon.
Susu soya mengandung isoflavon atau fitoestrogen, senyawa tanaman yang bukan estrogen manusia dan efeknya 100-1.000 kali lebih lemah daripada estrogen alami.
Penelitian jangka panjang tidak menemukan perbedaan signifikan pada tumbuh kembang, pubertas, hormon, maupun organ reproduksi antara anak pengguna susu soya dan formula biasa.
Saat memilih susu untuk si Kecil, Mama dan Papa tentu ingin memastikan bahwa apa yang dikonsumsi anak aman dan tidak mengganggu tumbuh kembangnya. Terlebih ketika ada informasi yang beredar mengenai kandungan tertentu dalam susu yang disebut-sebut dapat memengaruhi hormon anak.
Salah satu yang masih sering menjadi perbincangan adalah susu soya. Susu berbahan dasar kedelai ini mengandung isoflavon yang dikenal sebagai fitoestrogen. Karena namanya mirip dengan hormon estrogen, muncul anggapan bahwa konsumsi susu soya, terutama pada bayi laki-laki, dapat memengaruhi hormon hingga membuat anak menjadi lebih feminin atau disebut kemayu.
Lantas, benarkah susu soya bikin anak laki-laki jadi kemayu? Untuk menjawab kekhawatiran tersebut, Popmama.com telah merangkum penjelasan dari dokter yang bisa Mama dan Papa simak berikut ini.
Table of Content
Benarkah Susu Soya Bikin Anak Laki-Laki Jadi Kemayu?

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI Kekhawatiran bahwa susu soya dapat membuat bayi laki-laki menjadi kemayu ternyata tidak didukung oleh bukti ilmiah. dr. Adhytio Yasashii, Sp.A, melalui Instagram pribadinya @drtio.pediatrics, menjelaskan bahwa sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan susu soya dapat membuat anak menjadi kemayu atau mengganggu hormon.
Hal senada disampaikan dr. Djuhdi Husnuddin, Sp.A, melalui Instagram pribadinya @dokteranaksurabaya. Ia menyebutkan bahwa susu soya aman dikonsumsi oleh anak laki-laki. Penelitian juga menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam tumbuh kembang anak yang mengonsumsi susu soya dan anak yang minum susu formula biasa.
Jadi, anggapan bahwa susu soya dapat membuat anak laki-laki menjadi feminin atau kemayu merupakan mitos.
Susu Soya Mengandung Fitoestrogen, Apa Itu?

Magnific Kandungan yang sering menjadi perhatian dalam susu soya adalah isoflavon. Senyawa tanaman ini disebut fitoestrogen atau phytoestrogen karena memiliki struktur yang mirip dengan estrogen.
Kemiripan tersebut kemudian membuat fitoestrogen sering dikaitkan dengan hormon estrogen yang banyak dikenal sebagai hormon pada perempuan. Padahal, fitoestrogen bukanlah hormon estrogen manusia.
dr. Tio menjelaskan bahwa meskipun memiliki struktur yang mirip, efek fitoestrogen di dalam tubuh sangat lemah.
“Strukturnya memang mirip estrogen, tapi bukan hormon estrogen manusia. Efeknya di tubuh sangat lemah, sekitar 100-1.000 kali lebih lemah dibanding estrogen alami manusia,” jelasnya.
Artinya, adanya fitoestrogen dalam susu soya tidak berarti kandungan tersebut akan bekerja dengan cara yang sama seperti estrogen alami di dalam tubuh.
Apakah Fitoestrogen Bisa Mengganggu Hormon Anak?

Magnific Kandungan fitoestrogen yang lemah tersebut juga berkaitan dengan kekhawatiran mengenai perkembangan anak laki-laki. Sebagian orangtua mungkin khawatir konsumsi susu soya sejak bayi akan memengaruhi hormon atau perkembangan anak ketika ia tumbuh besar.
Menurut dr. Tio, penelitian jangka panjang yang mengamati bayi yang mengonsumsi susu soya tidak menunjukkan adanya gangguan saat mereka tumbuh besar. Penelitian tersebut tidak menemukan gangguan pubertas, masalah keseluruhan, ataupun perkembangan gender.
dr. Djuhdi juga menjelaskan bahwa tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada hormon maupun perkembangan organ reproduksi antara anak yang mengonsumsi susu soya dan anak yang minum susu formula biasa.
Dengan demikian, fitoestrogen dalam susu soya tidak terbukti menyebabkan gangguan hormon atau perkembangan gender anak seperti yang dikhawatirkan.
Jadi, Mama dan Papa tidak perlu khawatir dengan anggapan bahwa susu soya bikin anak kemayu. Berdasarkan penjelasan dokter di atas, anggapan tersebut merupakan mitos dan tidak didukung oleh bukti ilmiah.
Semoga informasi ini bermanfaat!




















