Perkembangan Bayi Usia 2 Minggu: Bahaya SIDS dan Postpartum Depression

Seperti apa perkembangan bayi usia 2 minggu? Simak selengkapnya di sini

7 November 2019

Perkembangan Bayi Usia 2 Minggu Bahaya SIDS Postpartum Depression
Freepik/Freepic.diller

Selepas setelah kelahirannya di dunia, bayi membutuhkan waktu untuk beradaptasi dari situasi rahim mama yang hangat dan nyaman ke dunia yang berbeda. Bayi menyesuaikan kondisi penglihatannya, pendengaran dan indra-indra lainnya. 

Pada usia 2 minggu ini, bayi mengomunikasikan apa yang dirasakannya dengan menangis. Tetapi Mama bisa berkomunikasi dengannya melalui suara dan sentuhan. Pada tahapan ini, si Kecil sudah bisa mengenali suara yang khas. Ia juga suka dipegang, dibelai, dicium, digendong dan dipijat serta mampu bereaksi saat melihat wajah dan mendengar suara mama. 

Di masa ini, bayi rentan mengalami kolik yang diakibatkan rasa tidak nyaman yang dirasakan bayi pada pencernaannya. Ia akan menangis sepanjang hari, tetapi biasanya lebih intens selepas jam 18.00 hingga dini hari.

Editors' Picks

Kehidupan Orangtua: Post Partum Syndrome

Kehidupan Orangtua Post Partum Syndrome
Freepik/Pressfoto

Perubahan terjadi tak hanya dirasakan bayi, melainkan juga Mama. Pada masa ini, para mama baru rentan mengalami baby blues atau post partum syndrome

Alih-alih merasakan kebahagiaan menimang buah hati yang baru lahir, sebagian mama yang mengalami baby blues ini justru merasa sedih, terganggu dan merasakan perubahan suasana hati yang cukup signifikan. Faktor pencetusnya beragam, antara lain karena perubahan hormon setelah melahirkan, apalagi jika Mama memiliki latar belakang kondisi pre-menstrual syndrome yang kurang baik. Faktor lainnya yang cukup berpengaruh adalah perubahan jam tidur sejak kelahiran bayi yang membuat Mama kurang beristirahat.

Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian dari seluruh anggota keluarga. Komunikasikan perasaan mama pada orang terpercaya. Pasangan, misalnya. Mintalah bantuan dari keluarga saat Mama mengalami kesulitan atau kelelahan dan butuh waktu istirahat. Gunakan cuti melahirkan sebaik-baiknya di masa ini.

Jika perubahan suasana hati terjadi lebih dari 2 minggu dan terasa mengganggu, konsultasikan dengan profesional. Penyebab post partum syndrome memang belum bisa dipastikan dan bukan berarti Mama adalah ibu yang buruk jika mengalami kondisi ini.

Sindrom ini sangatlah kompleks, mulai dari perasaan cemas, insomnia bahkan pada mama yang tidak terkendali, bisa melukai dirinya sendiri dan sang Bayi. Untuk itu, pertolongan dari profesional sangat disarankan.

SIDS (Sudden Death Infant Syndrome)

SIDS (Sudden Death Infant Syndrome)
Rawpixel/259705

Di usia sangat dini, bayi rentan mengalami SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau kematian mendadak pada bayi. SIDS banyak dialami bayi di bawah usia 1 tahun dan terjadi mendadak, biasanya saat bayi tidur.

Untuk mencegah SIDS, posisikan bayi tidur telentang, bukan tengkurap. Para dokter anak dan peneliti SIDS merekomendasikan posisi tidur ini karena terbukti dapat menekan tingkat kematian sebanyak 50 persen. 

Selain itu, pastikan bayi tidur tanpa adanya benda-benda yang berpotensi bahaya. Misalnya bantal, mainan, selimut atau benda-benda lain yang dapat menutupi jalan bernapas bayi. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.