Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daftar Barang yang Perlu Dibawa Orangtua dalam Emergency Bag
Pinterest/Estevan Hickle
  • Emergency bag anak sebaiknya berisi perlengkapan dasar seperti termometer, paracetamol, antiseptik, kasa steril, plester, gunting kecil, dan ice gel.

  • Perlengkapan tambahan seperti antihistamin, oralit, dan pulse oximeter juga boleh disiapkan sesuai kebutuhan anak.

  • Tas popok terpisah perlu dilengkapi kebutuhan essential bayi, seperti popok, tisu basah, krim ruam, sabun, losion, dan kantong untuk menyimpan barang kotor.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menyiapkan emergency bag atau tas darurat bisa menjadi salah satu langkah yang membantu orangtua lebih siap menghadapi kondisi darurat, seperti bencana atau anak yang tiba-tiba terluka. Dengan perlengkapan yang sudah tersedia, orangtua tidak perlu panik mencari barang yang dibutuhkan.

Dokter Spesialis Anak, dr. Meta Hanindita, Sp.A. memberikan kiat untuk menyiapkan emergency bag khusus anak. Beberapa perlengkapan dasar dapat disiapkan untuk membantu menangani kondisi ringan sebelum anak mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut. 

Lantas, apa saja yang perlu dibawa? Berikut Popmama.com sajikan informasi mengenai daftar barang yang perlu dibawa orangtua dalam emergency bag.

1. Termometer

Magnific

Salah satu barang penting yang sebaiknya tersedia dalam emergency bag adalah termometer. Alat ini dapat digunakan untuk mengetahui suhu tubuh anak ketika ia terlihat tidak enak badan atau menunjukkan tanda-tanda demam. 

Dengan membawa termometer, Mama dapat mengetahui suhu tubuh anak secara lebih akurat dan memantau perubahan kondisinya.

2. Paracetamol

Magnific/wirestock

Paracetamol juga dapat disiapkan dalam emergency bag untuk membantu menangani demam atau rasa nyeri pada anak. Namun, pemberiannya tetap perlu disesuaikan dengan dosis yang tepat berdasarkan petunjuk penggunaan obat. Selain paracetamol, dr. Meta menyebutkan bahwa orangtua dapat menambahkan beberapa obat lain sesuai kebutuhan. 

“Kalau mau ditambah dengan obat anti histamin, oralit, pulse oxymetri, tentu boleh-boleh saja. Jangan lupa untuk selalu mengecek kapan expirednya,” tulis dr. Meta dalam keterangan unggahannya, seperti yang dikutip Popmama.com pada Senin (7/9/2026).

3. Antiseptik

Magnific/prostooleh

Antiseptik dapat digunakan untuk membantu membersihkan luka ringan ketika anak mengalami goresan atau luka kecil saat bermain. Perlengkapan ini akan cukup membantu, terutama ketika Mama sedang berada di luar rumah dan belum bisa segera mengakses fasilitas kesehatan.

Tips: Simpan antiseptik dalam wadah yang tertutup rapat agar tidak mudah tumpah dan mengotori isi tas. 

4. Kasa steril

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

Kasa steril menjadi perlengkapan yang dapat digunakan ketika anak mengalami luka dan membutuhkan penutup sementara.

Kasa juga bisa membantu melindungi area luka dari kotoran sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut. Mama sebaiknya bawa beberapa lembar kasa steril dalam kemasan yang masih tertutup.

5. Plester

Pinterest/Emily Vos

Plester dapat digunakan untuk menutup luka kecil setelah area tersebut dibersihkan. Ukurannya yang kecil dan praktis juga membuat plester mudah disimpan di dalam emergency bag tanpa membutuhkan banyak ruang.

Mama bisa menyiapkan beberapa ukuran plester agar dapat disesuaikan dengan ukuran luka anak. Pastikan plester tetap tersimpan dalam kemasan yang bersih dan belum terbuka.

6. Gunting kecil

Pinterest/Bolt & Spool

Gunting kecil diperlukan untuk memotong plester sesuai ukuran yang dibutuhkan. Bentuknya yang ringkas membuat gunting tidak memakan banyak tempat di dalam emergency bag.

Simpan gunting di bagian khusus dan pastikan ujungnya terlindungi agar tidak melukai Mama maupun si Kecil saat mengambil perlengkapan lain dari dalam tas.

7. Ice gel

Pinterest/Medisave UK

Ice gel dapat membantu meredakan bengkak ketika anak terbentur. Perlengkapan ini praktis karena dapat disimpan dan digunakan ketika diperlukan.

Saat digunakan, ice gel sebaiknya tidak langsung ditempelkan pada kulit anak. Bungkus terlebih dahulu dengan kain agar kulit tidak mengalami iritasi akibat suhu yang terlalu dingin.

8. Perlengkapan essential bayi

Pinterest/Flavorful Explorer

Selain perlengkapan untuk kondisi darurat, Mama juga perlu menyiapkan kebutuhan essential bayi dalam tas terpisah. Tas popok dapat digunakan khusus untuk menyimpan perlengkapan bayi untuk kebutuhan toiletries.

Seperti dikutip dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), tas popok yang disiapkan untuk kondisi darurat setidaknya dapat berisi beberapa perlengkapan berikut:

  1. Satu bungkus popok ukuran besar 

  2. Dua bungkus tisu basah bayi 

  3. Krim ruam popok 

  4. Sabun dan losion bayi

  5. Kantong plastik yang dapat ditutup kembali berukuran galon untuk menyimpan popok dan pakaian kotor sehingga barang-barang bersih di dalam tas tidak ikut terkena kotoran.

Dengan memisahkan emergency bag dan tas popok, Mama akan lebih mudah menemukan perlengkapan sesuai kebutuhan. Pastikan juga isi kedua tas diperiksa secara berkala, terutama untuk mengecek tanggal kedaluwarsa obat dan kondisi perlengkapan yang disimpan.

Itu dia daftar barang yang perlu dibawa orangtua dalam emergency bag. Apakah Mama sudah punya emergency bag di rumah?

Curated For You

Editorial Team

Related Article