Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pexels/Antoni Shkraba / AI25.studio
  • Bayi diare umumnya tetap boleh makan, dengan pilihan makanan hambar dan porsi kecil agar lebih nyaman di perut serta membantu menjaga asupan.

  • Menu MPASI yang dapat dipertimbangkan meliputi yoghurt plain, pisang lumat, sup wortel, telur rebus, kentang panggang tanpa kulit, serta daging, ayam, atau ikan matang.

  • Hindari gorengan, makanan berminyak, sosis, pastri, dan donat; hentikan produk susu bila memperparah diare atau kembung, serta sesuaikan tekstur dan usia bayi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi yang diare masih boleh makan makanan lembut. Mama bisa memberi yoghurt plain, pisang lumat, sup wortel, telur rebus, kentang tanpa kulit, daging atau ayam matang, dan ikan. Beri sedikit dulu dan lihat perut bayi. Jangan beri gorengan atau makanan berminyak. Roti putih untuk bayi di atas satu tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Artikel ini memberi ruang bagi orang tua untuk tetap menjaga asupan bayi saat diare melalui pilihan makanan yang lembut, matang, dan mudah disesuaikan teksturnya. Dengan porsi kecil serta perhatian pada respons perut anak, waktu makan dapat tetap berlangsung lebih nyaman tanpa harus mengabaikan kebutuhan cairan dan energi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat si Kecil diare, nafsu makannya biasanya ikut menghilang. Mama pun dilema, antara dipaksa makan takut perutnya makin sakit, tidak diberi makan takut ia lemas.

Kabar baiknya, diare tidak selalu berarti bayi harus berhenti makan. Dalam banyak kasus, anak boleh tetap makan seperti biasa, dan makanan yang hambar sering terasa lebih nyaman di perut.

Penasaran apa saja makanan yang bisa diberikan untuk bayi yang diare? Berikut Popmama.com mengulas 7 jenis menu MPASI untuk bayi diare. Yuk, simak sampai habis!

1. Yoghurt plain

Pexels/Dhenny Napitupulu

Mari mulai dari menu yang mungkin terdengar mengejutkan, yaitu yoghurt. Mengutip MedlinePlus, anak yang diare masih boleh diberi susu, keju, atau yoghurt yang rendah lemak.

Meski begitu, jika produk susu justru membuat diare makin parah atau perut jadi kembung, disarankan untuk menghentikannya selama beberapa hari. Jadi, perhatikan reaksi perut si Kecil setelah mencicipinya.

Mengutip The Turkish Journal of Pediatrics, menguji yoghurt pada 80 bayi dan anak usia 6–24 bulan yang dirawat karena diare akut tanpa darah dan lendir. 

Para peneliti menyimpulkan bahwa yoghurt bermanfaat untuk penanganan diare jenis tersebut, meski ini baru satu studi berskala kecil.

2. Pisang

Pexels/SHVETS production

Pisang memang bintang yang tak pernah absen dalam daftar menu saat perut bermasalah. Melansir MedlinePlus, pisang dan buah segar lainnya merupakan pilihan makanan hambar yang biasanya lebih nyaman bagi anak yang sedang diare.

Menurut Vidant Health, bayi di atas 4 bulan yang mulai terasa lebih baik boleh diberi pisang yang dilumatkan. Teksturnya yang lembut memudahkan Mama menyesuaikannya dengan kemampuan makan si Kecil.

Jadi, bagi bayi mama yang sudah MPASI, pisang lumat bisa menjadi pembuka yang aman. Berikan dalam porsi kecil dulu, lalu lihat apakah perutnya menerimanya.

3. Sup wortel

Pexels/Farhad Ibrahimzade

Menurut MedlinePlus, wortel yang dimasak matang termasuk sayuran yang baik untuk anak yang diare, bersama buncis dan zukini tanpa kulit. Lembaga itu juga menyarankan agar biji dan kulit dibuang dari makanan yang disajikan.

Dalam bentuk sup, wortel sekaligus membantu menambah cairan. Kaldu adalah salah satu sumber cairan untuk anak yang sedang diare.

Untuk MPASI, Mama bisa menyaring atau menghaluskan wortel sesuai tekstur yang sudah dikuasai si Kecil.

4. Telur rebus

Pexels/Ar kay

Telur rebus punya reputasi sebagai makanan praktis yang mudah dilumatkan. Menurut MedlinePlus, telur yang dimasak matang termasuk dalam daftar makanan hambar untuk anak yang sedang diare.

Anak yang diare sebaiknya menghindari makanan berminyak dan gorengan. Karena itu, telur cukup direbus saja, bukan didadar atau digoreng.

Mengutip IDAI, diberikan dalam porsi kecil agar lebih mudah diterima, terutama saat anak mual atau muntah. Jadi, tawarkan beberapa sendok telur lumat dulu, lalu tambah pelan-pelan jika si Kecil mau.

5. Kentang panggang

Pexels/Sadat Ahmed

Kentang termasuk makanan yang tidak mengganggu perut yang sedang rewel. MedlinePlus menyebut kentang panggang sebagai salah satu makanan hambar yang cocok untuk anak yang diare.

Disarankan juga agar kulit makanan dibuang. Jadi, setelah kentang dipanggang hingga empuk, kupas kulitnya sebelum dihaluskan untuk si Kecil.

Untuk bayi, Vidant Health menyebut kentang tumbuk sebagai salah satu pilihan bagi bayi di atas 4 bulan ketika diare mulai membaik. Teksturnya yang lembut mudah disesuaikan dengan kemampuan makan si Kecil.

6. Daging sapi, ayam, atau ikan yang dimasak matang

Pexels/Los Muertos Crew

Protein hewani tetap boleh masuk ke piring si Kecil saat diare, asalkan cara memasaknya tepat. Melansir MedlinePlus, daging sapi, ayam, atau ikan yang dipanggang atau dibakar hingga matang merupakan makanan yang disarankan.

Sebaliknya, orangtua juga disarankan untuk menjauhkan makanan goreng, berminyak, dan sosis. Artinya, nugget atau ayam goreng sebaiknya ditunda dulu sampai perut si Kecil pulih.

Melansiri IDAI, berat badan anak sering turun saat diare, sehingga setelah membaik, asupan yang kurang perlu dikejar dengan makanan tinggi energi. Daging yang dihaluskan atau dicincang halus bisa menjadi salah satu cara untuk memenuhinya.

7. Roti dari tepung terigu halus

Pexels/Polina Tankilevitch

Roti memang tampak sederhana, tetapi justru itulah kelebihannya. MedlinePlus menyebut roti dari tepung terigu putih yang sudah dihaluskan dalam daftar makanan hambar untuk anak yang diare.

Pilih roti tawar putih tanpa isian manis dan hindari kue pastri atau donat. Pastri dan donat termasuk makanan yang sebaiknya dihindari saat diare.

Vidant Health menyebut roti putih baru cocok ditambahkan untuk bayi di atas 1 tahun. Jadi, untuk bayi yang masih di bawah usia itu, tanyakan dulu ke dokter sebelum menawarkannya.

Nah, itulah pembahasan mengenai 7 jenis menu MPASI untuk bayi diare yang harus Mama berikan pada si Kecil yang mengalami diare. Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article