Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

8 Tips agar Bayi Tidak Rewel di Pesawat

4 min read
8 Tips agar Bayi Tidak Rewel di Pesawat
Pexels.com/Wemerson Santana
  • Persiapkan pakaian nyaman, baju cadangan, popok, perlengkapan tidur, serta mainan atau buku agar bayi tetap bersih, hangat, dan terhibur selama penerbangan.

  • Saat lepas landas dan mendarat, susui bayi atau beri botol maupun empeng untuk membantu telinga; pertimbangkan pelindung telinga dari kebisingan mesin.

  • Tetap tenang saat bayi menangis, cek kebutuhan seperti lapar atau mengantuk, dan manfaatkan bantuan maskapai maupun petugas bandara terutama saat transit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mengajak bayi bepergian naik pesawat membutuhkan persiapan ekstra. Si Kecil pun jadi lebih mudah menangis di lingkungan baru dengan suara mesin yang keras.

Supaya perjalanan tetap nyaman, ada beberapa hal yang bisa Mama siapkan sebelum berangkat maupun selama berada di pesawat.

Untuk itu Popmama.com sudah merangkum 8 tips agar bayi tidak rewel di pesawat dilansir dari Healthy Children berikut ini.

  1. 1. Pilih pakaian yang nyaman dan mudah diganti

    Pilih pakaian yang nyaman dan mudah diganti
    Pexels.com/Danik Prihodko

    Mama sebaiknya memilih pakaian yang nyaman untuk si Kecil dan mudah dilepas saat popoknya perlu diganti. Bawa juga jaket atau pakaian tambahan agar bayi tetap nyaman ketika suhu kabin terasa dingin.

    Jangan lupa menyiapkan satu atau dua setel baju cadangan. Pakaian bisa saja kotor saat bayi menyusu atau ketika Mama mengganti popok di tengah perjalanan.

    Kantong plastik juga berguna untuk menyimpan pakaian dan popok bekas agar tidak bercampur dengan barang lainnya.

  2. 2. Bantu bayi merasa nyaman saat pesawat lepas landas dan mendarat

    Bantu bayi merasa nyaman saat pesawat lepas landas dan mendarat
    Pexels.com/@ Prestige by Nature

    Pernah melihat bayi menangis ketika pesawat mulai naik atau turun? Salah satu penyebabnya bisa berupa perubahan tekanan udara yang membuat telinganya terasa tidak nyaman.

    Mama bisa menyusui si Kecil, memberikan susu melalui botol, atau menawarkan empeng saat lepas landas dan mendarat. Gerakan mengisap dan menelan dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada telinga.

    Jika bayi baru menjalani operasi telinga atau mengalami infeksi telinga dalam dua minggu terakhir, sebaiknya tanyakan kepada dokter terlebih dahulu apakah ia aman untuk terbang. 

    Konsultasikan juga penggunaan obat pereda nyeri jika si Kecil sedang pilek atau mengalami infeksi telinga.

  3. 3. Lindungi telinga bayi dari suara bising

    Lindungi telinga bayi dari suara bising
    Pexels.com/Rene Terp

    Suara mesin pesawat bisa terdengar cukup keras, terutama saat lepas landas. Bagi bayi yang masih sensitif terhadap suara, kebisingan tersebut mungkin membuatnya sulit beristirahat.

    Mama dapat mempertimbangkan pelindung telinga khusus bayi yang sesuai dengan ukuran kepala dan dirancang untuk mengurangi kebisingan.

    Pastikan perlengkapan tersebut terpasang dengan nyaman dan tidak mengganggu si Kecil. Mama juga bisa memilih tempat duduk yang jauh dari area dengan suara mesin jika memungkinkan.

  4. 4. Pertimbangkan jadwal tidur bayi saat memilih penerbangan

    Pertimbangkan jadwal tidur bayi saat memilih penerbangan
    Pexels.com/Luis Becerra Fotógrafo

    Jika jadwal perjalanan masih fleksibel, Mama bisa memilih waktu terbang yang berdekatan dengan jam tidur si Kecil. Dengan begitu, ada kemungkinan bayi menghabiskan sebagian perjalanan untuk beristirahat.

    Namun, jangan khawatir jika rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Keterlambatan pesawat atau perubahan rutinitas bisa membuat bayi tetap terjaga.

    Mama cukup menyiapkan perlengkapan tidur yang biasa digunakan, seperti selimut yang sesuai, agar si Kecil lebih mudah merasa nyaman.

  5. 5. Pastikan popok bayi bersih sebelum boarding

    Pastikan popok bayi bersih sebelum boarding
    Pexels.com/MART PRODUCTION

    Sebelum masuk ke pesawat, sempatkan untuk memeriksa dan mengganti popok si Kecil jika diperlukan. Popok yang basah atau kotor bisa membuat bayi merasa tidak nyaman selama duduk di pangkuan Mama.

    Jika harus mengganti popok saat penerbangan berlangsung, tanyakan kepada awak kabin apakah toilet pesawat menyediakan meja ganti.

    Simpan perlengkapan ganti popok di tas yang mudah dijangkau, termasuk popok cadangan, tisu, dan alas ganti sekali pakai. Selalu awasi dan pegang bayi selama proses penggantian untuk mencegahnya terjatuh.

  6. 6. Siapkan mainan untuk menemani bayi selama perjalanan

    Siapkan mainan untuk menemani bayi selama perjalanan
    Pexels.com/Tatiana Syrikova

    Duduk dalam satu tempat selama penerbangan bisa membuat si Kecil cepat bosan. Karena itu, Mama bisa membawa beberapa mainan favorit atau buku bergambar untuk menemaninya.

    Ajak bayi bermain, bercakap-cakap, atau melihat gambar bersama agar perhatiannya teralihkan. Jika perjalanan cukup panjang dan cara tersebut belum berhasil, video di tablet bisa menjadi pilihan hiburan sesekali.

    Meski begitu, interaksi langsung tetap perlu diutamakan, terutama untuk bayi di bawah usia dua tahun.

  7. 7. Jangan panik ketika bayi mulai menangis

    Jangan panik ketika bayi mulai menangis
    Pexels.com/Polina Smelova

    Sudah menyiapkan semua kebutuhan, tetapi si Kecil masih menangis di pesawat? Mama tidak perlu langsung merasa bersalah.

    Bayi bisa rewel karena lapar, mengantuk, bosan, atau merasa tidak nyaman dengan suasana di sekitarnya. Cobalah memeriksa kebutuhannya satu per satu sambil tetap tenang.

    Mama juga tidak perlu terlalu memikirkan tatapan penumpang lain. Fokuslah membantu si Kecil merasa lebih nyaman karena ketenangan Mama dapat mendukung proses untuk menenangkan si Kecil.

  8. 8. Manfaatkan bantuan dari maskapai

    Manfaatkan bantuan dari maskapai
    Pexels.com/Nataliya Vaitkevich

    Bepergian dengan bayi tidak hanya membutuhkan perhatian ekstra selama penerbangan, tetapi juga saat berpindah terminal atau mengejar penerbangan lanjutan.

    Membawa tas perlengkapan bayi sambil menggendong si Kecil tentu bisa menambah kerepotan.

    Untuk mengurangi beban tersebut, Mama bisa menghubungi maskapai sebelum keberangkatan dan menanyakan bantuan yang tersedia, terutama jika harus melakukan transit.

    Jangan ragu bertanya kepada petugas bandara atau awak kabin ketika membutuhkan informasi. Dengan begitu, Mama bisa lebih fokus mendampingi si Kecil selama perjalanan.

    Itulah beberapa tips agar bayi tidak rewel di pesawat. Orangtua perlu mengenali kebutuhan si Kecil dan lakukan persiapan matang agar perjalanan bersama keluarga tetap menyenangkan.

Related Articles

See More
8 Tips agar Bayi Tidak Rewel di Pesawat