Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapan Mata Bayi Bisa Melihat Jelas? Ini Tahapan Perkembangannya
Pexels.com/Mohamed Moustapha
  • Penglihatan bayi berkembang bertahap; pada usia 4 bulan mulai lebih jelas, sedangkan pada 6 bulan kedua mata bekerja konsisten dan bayi mulai melihat warna seperti orang dewasa.

  • Tanda gangguan yang perlu diwaspadai meliputi mata berair berlebihan, kelopak merah atau berkerak, mata tidak sejajar, sensitif cahaya, serta pupil putih; segera periksakan ke dokter mata.

  • Perkembangan penglihatan dapat didukung lewat mainan berjarak 20–30 cm, aktivitas merangkak, mengikuti gerakan saat diajak bicara, mainan gantung aman, dan benda untuk dipegang serta diamati.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Penglihatan bayi berkembang bertahap; bayi mulai melihat lebih jelas sekitar usia 4 bulan dan kedua mata umumnya bekerja konsisten pada usia 6 bulan.
  • Who?
    Bayi, orang tua atau pengasuh, serta dokter mata yang memeriksa bayi bila muncul tanda gangguan penglihatan.
  • Where?
    Pemantauan dan stimulasi penglihatan dapat dilakukan di rumah, sedangkan pemeriksaan dilakukan di layanan dokter mata.
  • When?
    Perkembangan utama berlangsung selama tahun pertama. Penglihatan lebih jelas mulai sekitar 4 bulan, sementara penglihatan warna dan koordinasi kedua mata berkembang hingga usia 6 bulan.
  • Why?
    Penglihatan bayi belum sempurna saat lahir karena kemampuan mata untuk fokus, bekerja bersama, mengenali warna, serta memperkirakan jarak berkembang secara bertahap.
  • How?
    Penglihatan dapat dirangsang dengan mainan berwarna pada jarak 20–30 cm, bermain, bercermin, berbicara sambil bergerak, dan aktivitas merangkak. Mata berair, pupil putih, atau mata tidak sejajar perlu diperiksakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mata bayi belum langsung melihat jelas saat baru lahir. Saat umur 4 bulan, bayi mulai melihat lebih jauh. Saat 6 bulan, kedua matanya biasanya bekerja bersama dan ia mulai melihat warna. Mama bisa mengajak bayi bermain dengan mainan cerah. Kalau mata bayi sangat berair, merah, tidak lurus, atau pupilnya putih, bayi perlu dibawa ke dokter mata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat si Kecil membuka mata untuk pertama kalinya setelah dilahirkan, ada rasa haru dan bahagia yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Hati Mama pun menghangat ketika membayangkan si Kecil mulai mengenali wajah orangtua yang selalu berada di dekatnya.

Namun, kemampuan penglihatan bayi tidak langsung berkembang sempurna sejak lahir. Seiring bertambahnya usia, si Kecil akan mulai memakai indra penglihatannya lebih banyak.

Mama mungkin bertanya-tanya, kapan mata bayi bisa melihat dengan jelas? Untuk itu, mari kita simak penjelasan dari Popmama.com berikut ini.

1. Mata bayi mulai melihat lebih jelas pada usia 4–6 bulan

Magnific.com/magnific

Melansir Nationwide Children’s Hospital, penglihatan bayi berkembang secara bertahap selama tahun pertama kehidupannya.

Pada usia 4 bulan, si Kecil mulai melihat lebih jelas dan mengenali objek dari jarak yang lebih jauh, meski masih senang memperhatikan wajah Mama dari dekat.

Pada usia ini, kedua mata mulai bekerja bersama atau disebut penglihatan binokular. Kemampuan memperkirakan kedalaman dan jarak juga mulai berkembang.

Mama bisa menstimulasinya dengan mengajak si Kecil bermain dan meraih mainan berwarna cerah.

Memasuki usia 6 bulan, kedua mata bayi seharusnya sudah bekerja bersama secara konsisten. Si Kecil juga mulai melihat warna seperti orang dewasa. Mama dapat mengajaknya bermain cilukba atau bercermin untuk merangsang penglihatannya.

Warna mata bayi juga masih bisa berubah selama enam bulan pertama karena bertambahnya pigmen pada iris. Setelah usia 6 bulan, warna mata biasanya cenderung menetap.

2. Waspadai tanda gangguan penglihatan pada bayi

Magnific/pvproductions

Sebagian besar bayi terlahir dengan mata yang sehat dan kemampuan penglihatan yang berkembang secara bertahap.

Meski demikian, Mama tetap perlu memperhatikan tanda-tanda yang dapat mengindikasikan gangguan pada mata atau penglihatan si Kecil.

Mengutip American Optometric Association, beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Mata terus berair secara berlebihan. Kondisi ini dapat menandakan adanya penyumbatan saluran air mata.

  • Kelopak mata merah atau berkerak. Gejala ini dapat menjadi tanda infeksi mata.

  • Mata terus-menerus mengarah ke posisi yang tidak sejajar. Kondisi ini bisa berkaitan dengan gangguan pengendalian otot mata.

  • Sangat sensitif terhadap cahaya. Sensitivitas yang berlebihan dapat mengindikasikan peningkatan tekanan di dalam mata.

  • Pupil tampak putih. Kondisi ini dapat menjadi tanda masalah serius pada mata, termasuk kemungkinan kanker mata.

Jika Mama menemukan salah satu tanda tersebut, segera bawa si Kecil untuk diperiksa oleh dokter mata.

3. Cara membantu perkembangan penglihatan bayi

Magnific/freepic.diller

Selain memantau perkembangan mata si Kecil, Mama juga dapat memberikan stimulasi sederhana untuk mendukung kemampuan penglihatannya.

Melansir WebMD, berikut beberapa cara yang bisa Mama lakukan di rumah:

  • Letakkan mainan pada jarak yang sesuai. Tempatkan mainan sekitar 20–30 cm dari wajah bayi agar mudah dilihat dan diperhatikannya.

  • Ajak si Kecil merangkak saat sudah siap. Aktivitas ini membantu melatih koordinasi mata dan tangan ketika bayi mulai menjelajahi lingkungan sekitarnya.

  • Ajak bayi berbicara sambil bergerak. Saat Mama berpindah tempat di dalam ruangan, ajak si Kecil berbicara agar ia terdorong mengikuti gerakan Mama dengan matanya.

  • Pasang mainan gantung yang aman. Mama bisa menempatkan mainan gantung di area yang dapat dilihat bayi, dengan memastikan pemasangannya aman dan tidak dapat dijangkau hingga berisiko jatuh.

  • Berikan mainan untuk dipegang dan diamati. Mainan yang sesuai dengan usia bayi dapat mendorongnya memperhatikan bentuk, warna, dan gerakan benda sambil melatih koordinasi mata dan tangan.

Stimulasi tersebut dapat menjadi bagian dari aktivitas bermain sehari-hari. Pastikan Mama selalu menyesuaikan jenis mainan dan aktivitas dengan usia serta kemampuan si Kecil.

Itu dia penjelasan mengenai kapan mata bayi bisa melihat dengan jelas. Jika Mama merasa ada yang tidak biasa pada mata si Kecil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article