Bentuk kepala bayi yang tak bulat sempurna sering kali menjadi salah satu perhatian bagi para orangtua. Kepala bayi yang datar di bagian samping atau belakang merupakan kondisi yang tentu dapat memicu kekhawatiran.
Kondisi itu juga bisa menimbulkan pertanyaan besar. Apakah kepala bayi yang tidak sempurna merupakan hal yang normal, atau justru bisa memengaruhi perkembangan otak bayi?
Nah, sebelum panik, penting bagi Mama untuk memahami penyebab, jenis-jenis kepala peang, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membantu memperbaiki bentuk kepala si Kecil.
Sebelumnya, tahukah Mama, flat head syndrome atau yang lebih dikenal dengan kepala peang merupakan kondisi bentuk kepala bayi yang tidak bulat sempurna, melainkan datar atau pipih di satu sisi ataupun di belakang kepala. Kondisi ini umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir.
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan bayi memiliki kepala peang, seperti adanya masalah pada rahim ibu, bayi tidur terlentang yang terlalu lama, ketegangan otot leher bayi, dan kelainan pada tulang tengkorak.
Kondisi itu bisa terjadi karena sejatinya, tulang tengkorak bayi masih sangat lunak sehingga rentan terjadi perubahan bentuk. Lantas, apakah kepala peang memengaruhi perkembangan otak bayi? Yuk, Ma, simak informasi yang sudah Popmama.com siapkan.
