Jangan Anggap Sepele, Ini Manfaat dan Tips Tidur Berkualitas pada Bayi

Ternyata bayi juga butuh tidur nyenyak lho, Ma

20 Juli 2020

Jangan Anggap Sepele, Ini Manfaat Tips Tidur Berkualitas Bayi
Pixabay/smpratt90

Orangtua pasti akan merasa tenang ketika memandangi si Kecil yang sedang tidur. Dengan wajah yang begitu polos dan menggemaskan. Ketika si Kecil tidak bisa tidur nyenyak, sering terbangun di malam hari dan menangis kencang pasti Mama merasa khawatir.

Ternyata, masalah tidur pada bayi dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya, serta menyebabkan masalah perilaku di kemudian hari. Untuk itu, jangan anggap sepele rutinitas tidur pada bayi. Mama sebaiknya menciptakan kondisi sebaik mungkin agar bayi bisa tidur dengan teratur setiap harinya.

Berikut Popmama.com telah merangkum informasi mengenai manfaat dan tips tidur berkualitas pada bayi:

1. Produksi hormon pertumbuhan di dalam tubuh menjadi lebih maksimal

1. Produksi hormon pertumbuhan dalam tubuh menjadi lebih maksimal
rawpixel.com/McKinsey
Mitos fakta posisi tidur bayi

Tahukah Mama, hormon pertumbuhan akan diproduksi dan dikeluarkan saat tidur. Karena anak-anak berada dalam masa pertumbuhan, maka masa-masa ini perlu dimaksimalkan. Pastikan si Kecil tidur nyenyak, setidaknya di rentang waktu pukul 11 malam hingga pukul dua pagi. Di jam-jam itulah hormon pertumbuhan sedang diproduksi dengan maksimal.

Untuk itu, Mama wajib memastikan si Kecil mendapatkan tidur yang cukup dan  berkualitas. Dengan begitu, si Kecil bisa tumbuh dan berkembang dengan maksimal.

2. Membantu menjaga kesehatan jantung si Kecil

2. Membantu menjaga kesehatan jantung si Kecil
rawpixel.com/McKinsey
Mitos fakta posisi tidur bayi

Anak dengan gangguan tidur biasanya memiliki respon otak yang berlebihan selama tidurnya. Alih-alih nyenyak dan rileks agar tidurnya berkualitas, respon otak ini justru bertolak belakang. Akibatnya, kadar glukosa darah dan kortisol tetap tinggi di malam hari. Padahal, kortisol atau yang disebut dengan hormon stres ini harusnya berada pada titik terendah saat tidur.

Jika glukosa dan kortisol tetap tinggi maka si Kecil berisiko terkena berbagai masalah kesehatan seperti diabetes, obesitas, hingga penyakit jantung. Namun sebaliknya, jika anak tidur dengan nyenyak dan cukup yaitu sekitar 10 hingga 13 jam dalam sehari maka kesehatan seluruh organ tubuh termasuk jantung pun akan terjaga.

Editors' Picks

3. Menghindarkan si Kecil dari kegemukan

3. Menghindarkan si Kecil dari kegemukan
Pixabay.com/BenKerckx

Anak yang cukup istirahat biasanya cenderung lebih aktif. Sehingga si Kecil akan lebih banyak berkegiatan sepanjang hari. Dengan melakukan berbagai kegiatan fisik tandanya ada banyak kalori yang sedang dibakar. Oleh karena itu, ketimbang berdiam diri dan malas-malasan karena mengantuk sepanjang hari, si Kecil akan lebih senang berkegiatan. Anak akan terhindar dari kegemukan saat jumlah kalori yang dikonsumsi dan dibakar seimbang.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh si Kecil

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh si Kecil
Unsplash/Sharon Meccutcheon

Selama tidur, tubuh memproduksi protein yang dikenal sebagai sitokin. Tubuh bergantung pada protein ini untuk melawan infeksi, penyakit, dan stres. Anak yang terbiasa mendapatkan jam tidur yang cukup lebih tahan terhadap penyakit.

Pasalnya tidur membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat dan siap untuk melawan segala jenis infeksi penyakit. Terutama virus-virus penyebab infeksi seperti flu. Jadi, jika Mama ingin si Kecil nggak gampang sakit, yuk mulai biasakan untuk tidur lebih awal.

5. Tidur nyenyak mengurangi risiko cedera

5. Tidur nyenyak mengurangi risiko cedera
pexels/pixabay

Anak cenderung bertindak lebih ceroboh saat kurang tidur. Kondisi ini sangat rentan membuat anak mengalami cedera atau kecelakaan kecil saat sedang bermain dan beraktivitas. Si Kecil yang tidur kurang dari sembilan jam per malammya lebih mungkin mengalami cedera serius dibandingkan dengan bayi yang tidur di atas sembilan jam.

6. Meningkatkan daya konsentrasi si Kecil

6. Meningkatkan daya konsentrasi si Kecil
Pexels/Lina Kivaka

Bayi yang cukup tidur juga akan lebih mudah berkonsentrasi dan fokus. Dengan begitu, ia akan mudah menangkap setiap stimulasi yang Mama berikan. Waktu tidur yang cukup dan stimulasi yang mumpuni, akan membuat bayi mencapai milestone yang sesuai dengan usianya.

Tips Meningkatkan Kualitas Tidur Anak

Tips Meningkatkan Kualitas Tidur Anak
dnevni-list.ba
  • Ajak anak bermain permainan yang aktif sepanjang hari, dan permainan yang tenang di malam hari. Hal ini untuk menjaga agar bayi tidak terlalu bersemangat danterlalu lelah sebelum tidur.
  • Ciptakan rutinitas dengan melakukan kegiatan yang sama dengan urutan yang sama, setiap malam.
  • Banyak bayi yang menikmati rutinitas mandi tepat sebelum tidur. Mandikan bayi dengan air hangat dan sabun yang memiliki aroma menenangkan.
  • Lakukan kegiatan favorit anak di akhir rutinitas, di dalam kamar tidur. Ini akan membantunya mengasosiasikan tidur dengan hal yang menyenangkan.
  • Oijat bayi sebelum tidur dengan baby oil atau lotion yang lembut di kulit. Hal ini dapat membuat bayi rileks.
  • Buat kondisi kamar tidur pada malam hari konsisten. Jika dia bangun di tengah malam, suara dan penerangan (sebaiknya redup) harus sama seperti saat ia tertidur.

Nah, itu dia beberapa manfaat dan tips agar si Kecil bisa tidur nyenyak. Biasakan supaya si Kecil dapat tidur selama sembilan jam di malam hari ya, Ma. Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.