Ini Dia 3 Tahapan Bayi Belajar Duduk. Dampingi Mereka, Ma!

Duduk merupakan salah satu tonggak perkembangan bayi yang penting

22 April 2019

Ini Dia 3 Tahapan Bayi Belajar Duduk. Dampingi Mereka, Ma
Freepik

Menyaksikan tahapan perkembangan bayi pasti sangat menyenangkan untuk Mama dan Papa. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, pemantauan tumbuh kembang anak pada 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting karena pesatnya pertumbuhan dan perkembangan pada usia ini.

Duduk adalah salah satu tahapan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan bayi. Setelah duduk bayi akan belajar merangkak dan kemudian berjalan. Ada beberapa hal yang harus diketahui oleh Mama seperti tahapan-tahapan duduk atau apa yang harus dilakukan Mama untuk mendukung perkembangan bayi.

Popmama.com mengulasnya untuk Mama.

1. Kapan bayi mulai belajar duduk?

1. Kapan bayi mulai belajar duduk
Freepik/V.ivash

Sekitar umur 6-7 bulan biasanya bayi sudah mulai bisa duduk sendiri.

Bayi Mama mungkin belajar duduk sendiri antara usia 4 sampai 7 bulan. Jangan terburu-buru ya, Ma. Pastikan bayi harus dapat mengangkat lehernya, memiliki keseimbangan, dan memiliki otot-otot tubuh yang kuat.

Meskipun Mama dapat membuat bayi duduk sejak hari pertama, namun duduk mandiri yang sebenarnya tidak dimulai sampai bayi memiliki kontrol kepala yang baik.

Tunggu dengan sabar dan biarkan bayi belajar dengan kecepatannya sendiri.

Editors' Picks

2. Tahapan duduk pada bayi

2. Tahapan duduk bayi
Pixabay/ClaudioSilva

Ada beberapa tahapan untuk mengetahui kapan bayi siap duduk. Mama akan  melihat tanda-tanda ini saat bayi mulai belajar duduk:

  • Tanda-tanda awal

Tanda-tanda awal bayi mencoba duduk adalah apa yang harus Mama perhatikan. Otot leher, punggung, dan kepala bayi menguat dengan cepat pada sekitar umur 4 bulan.

Bayi akan belajar mengangkat kepalanya ketika ia berbaring tengkurap atau tummy time. Bayi akan mencoba berguling dan mendorong dengan sikunya.

Semua latihan ini akan membantunya mendapatkan lebih banyak kekuatan otot. Selain itu juga untuk mengembangkan keterampilan motorik kasarnya yang mendorongnya untuk pindah ke posisi berikutnya.

  • Bangun keseimbangan

Saatnya bayi belajar keseimbangan sebelum bisa duduk sendiri. Keseimbangan berhubungan dengan neuromuskuler. Jadi sebelum bayi bisa duduk, ia akan membutuhkan kekuatan otak tertentu.

Jaga bayi  saat di sudut sofa atau di antara kaki. Dengan cara ini bayi dapat bersandar dengan aman ke kanan atau kiri dan dapat menggunakan lengannya untuk mendorong kembali ke garis tengah jika mereka terbalik. Jangan panik jika dia jatuh karena jatuh beberapa kali hanya akan membantunya belajar lebih baik.

  • Tripod duduk

Ketika seorang bayi sedang belajar untuk duduk, biasanya ia akan mengeluarkan satu atau kedua lengan untuk membantu menstabilkan batang tubuh. Bayi mengubah lengan menjadi tiang untuk menahan berat badannya. Tahapan ini disebut juga tripod duduk.

Sampai bayi mengembangkan inti yang kuat, ia akan memerlukan sedikit bantuan agar tetap seimbang ketika mencoba duduk sendirian. Mama bisa meletakkan kasur tipis di lantai dan biarkan bayi duduk di sana sehingga tidak terlalu sakit kalau ia jatuh.

Pada usia 4 bulan, bayi  menjadi lebih sadar akan apa yang terjadi di sekitarnya. Dia mungkin terganggu saat duduk dan kehilangan keseimbangan. Pastikan bayi selalu diawasi atau jauhkan dari tepi kursi atau sofa.

3. Bagaimana caranya membantu bayi duduk mandiri?

3. Bagaimana cara membantu bayi duduk mandiri
Freepik

Mengetahui apa yang harus dilakukan dan bagaimana membantu bayi belajar duduk sendiri adalah penting.

Bantu bayi untuk memperkuat otot leher dan punggungnya bersama dengan tulang punggungnya. Kekuatan dari otot leher dan punggungnya serta otot intinya sampai batas tertentu akan menentukan kapan ia akan bisa duduk.

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan oleh Mama  untuk membantu bayi agar bisa duduk mandiri:

  1. Tetap dekat dengan bayi begitu dia mulai belajar duduk. Kelilingi bayi dengan bantal dan bantal. Letakkan mainan sedikit lebih jauh untuk mendorong bayi meraihnya dan kembali ke garis tengah. Pastikan tidak meletakkan bantal terlalu banyak agar bayi tetap memiliki ruang gerak.
  2. Tummy time penting ya, Ma. Menempatkan bayi di perutnya adalah cara yang baik untuk mulai memperkuat otot-otot di bagian belakang tubuhnya.
  3. Beri bayi banyak waktu untuk bermain di punggungnya. Ini adalah cara yang baik untuk bayi untuk mulai memperkuat otot-otot di bagian depan tubuhnya. Ketika bayi berbaring telentang dan meraih mainan yang tergantung, dia menggunakan fleksor dadanya dan batang atas.
  4. Mama harus siap ketika bayi mulai belajar duduk. Menjelang 6 bulan, bayi akan mencoba merebut segala yang ada di sekitarnya. Di saat inilah mungkin Mama harus mengatur ruangan, termasuk kamar tidur bayi. Pastikan segala sesuatu yang bisa dijangkau oleh bayi tidak berbahaya untuknya.

Ini adalah tonggak perkembangan penting yang akan dicapai bayi sebelum berumur 1 tahun. Selamat mencoba.

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!