9 Trik yang Bisa Mama Lakukan Agar si Kecil Cepat Berjalan

10 Mei 2019

9 Trik Bisa Mama Lakukan Agar si Kecil Cepat Berjalan
Pixabay/Guillaume-d2

Menurut buku What to Expect, rata-rata anak akan melakukan langkah pertamanya pada usia 14 bulan. Namun, ada pula anak yang mulai melangkah pada usia 7 bulan dan paling lambat, 18 bulan atau satu setengah tahun.

Biasanya, Ma, begitu si Kecil sudah bisa menarik badannya untuk berdiri, ia akan semakin semangat untuk menjelajah dunia di sekelilingnya.

Sebisa mungkin, sebaiknya Mama tidak membatasi pergerakan si Kecil dengan meletakkannya di atas kereta dorong, apalagi di baby walker. Jauhkan peralatan tersebut, dan biarkan ia bereksplorasi mengikuti ke mana tubuh membawanya pergi, dengan kaki dan tangannya sendiri.

Berikut 9 trik yang bisa Mama lakukan, agar si Kecil cepat berjalan.

1. Genggam tangan si Kecil untuk menitahnya

1. Genggam tangan si Kecil menitahnya
Pixabay/Stocksnap

Ini merupakan trik paling umum untuk membantu kesayangan Mama berlatih membebani kakinya. Berjalanlah di belakang si Kecil sambil memegang kedua tangannya atau disebut menitah. Beri dia dukungan yang cukup agar dia tidak tersungkur. Pegang lengannya dalam posisi yang agak tinggi, agar tubuhnya tegak. Akan tetapi, jangan sampai Mama malah mengangkat tangan dan badannya, hingga kakinya tak menapak penuh di lantai ya Ma.

2. Biarkan ia bertelanjang kaki

2. Biarkan ia bertelanjang kaki
Pixabay/Esi Grünhagen

Sepatu terbaik untuk pejalan kaki pemula adalah tidak menggunakan sepatu sama sekali. Pastikan lantai atau rumput aman dari hal-hal yang membahayakan, lalu biarkan si Kecil berjalan tanpa alas kaki. Jika menurut Mama udara cukup dingin, beri ia kaus kaki yang alasnya kesat atau memiliki karet agar ia tak tergelincir. 

Bertelanjang kaki akan membantunya membentuk otot kaki dan menguatkan pergelangan kakinya. Si Kecil juga akan lebih cepat belajar keseimbangan dan koordinasi. 

Jika memang hendak berpergian, gunakan sepatu yang ringan dan fleksibel, ya Ma. Hindari sepatu berleher tinggi demi gaya. Hal tersebut justru akan membatasi gerakan di pergelangan kaki si Kecil.

3. Latihan bersama teman sebaya

3. Latihan bersama teman sebaya
Pixabay/briefkasten2

Bawa si Kecil untuk bertemu dan bermain bersama teman seusianya. Mama bisa mencontohkan bayi lain yang telah mulai melangkah, dan memujinya. Kemudian, beri si Kecil semangat agar ia juga melakukannya.

Kompetisi kecil seperti ini baik bagi anak. Ia akan ingin meniru apa yang dilakukan oleh temannya, dan akan memberinya motivasi yang kuat untuk ikut belajar berjalan.

4. Beri si Kecil mainan dorong

4. Beri si Kecil mainan dorong
Pixabay/coolunit

Jika Mama memang ingin menyisihkan uang untuk membelikannya mainan guna membantunya belajar berjalan, Mama bisa membeli mainan untuk ia dorong. Mainan ini sebaiknya kokoh, dengan batang atau pegangan yang bisa ia jadikan tumpuan. Selain itu, lebih baik cari mainan dengan roda besar, yang membuatnya lebih sulit dimiringkan. 

Jika ia mulai pandai melangkah, sebenarnya apapun bisa dijadikan mainan untuk didorong. Misalnya kotak yang agak besar, tempat penyimpanan mainannya, atau bahkan kursi. Akan tetapi, Mama harus bisa memastikan benda-benda itu memiliki bobot yang cukup dan alas yang kesat untuk didorong, sehingga si Anak tidak tergelincir.

Mainan seperti ini akan membantunya melatih keseimbangan, dan meningkatkan kepercayaan dirinya.

Editors' Picks

5. Ajak ia berenang, Ma

5. Ajak ia berenang, Ma
Pixabay/firstview_digital_signage

Berenang adalah salah satu kegiatan yang mengasyikkan bagi bayi. Dengan berenang, maka ia belajar menggunakan kakinya. Hal ini juga berguna untuk memperkuat dan melatih otot-ototnya. Ajari ia untuk melakukan gerakan menendang di dalam air. Jika kolam tersebut cukup dangkal hingga ia bisa berjalan, ajaklah si Kecil untuk berjalan-jalan berkeliling di dalam air agar ototnya semakin terlatih.

6. Cari satwa peliharaan yang aktif

6. Cari satwa peliharaan aktif
Pixabay/anialaurman

Anak-anak biasanya menyukai satwa. Memiliki satwa peliharaan yang aktif adalah salah satu cara yang baik untuk menginspirasi agar anak bisa berjalan. Jika Mama memiliki anjing dengan temperamen yang tenang, biarkan si Kecil mengajaknya berjalan di bawah pengasawan Mama. 

Selain itu, libatkan pula si Kecil dalam memberinya makan atau minum. Membawa mangkuk makanan bagi satwa peliharaan akan melatih anak untuk menjaga keseimbangan sembari berjalan.

7. Letakkan si Kecil di lantai

7. Letakkan si Kecil lantai
Pixabay/Rawpixel

Mama terbiasa menggendong si Kecil ke mana pun ia pergi? Misalnya saat memindahkannya dari kamar tidur ke ruang tempatnya bermain? Letakkan ia di lantai dan luangkan waktu Mama untuk mengawasinya. Dengan membiarkan si Kecil berdiri dengan kedua kakinya sendiri, ia akan menjadi lebih percaya diri. Lebih jauh lagi, ia akan percaya pada kemampuannya untuk bergerak sendiri dari satu tempat ke tempat lainnya.

8. Bermain "tarik tambang"

8. Bermain "tarik tambang"
Pixabay/Alexas_Fotos

Bermain tarik tambang dengan si Kecil adalah salah satu cara yang menyenangkan agar ia mau melangkah. Biarkan ia berusaha "menarik" Mama hingga bergerak, misalnya. Atau mama menariknya perlahan agar ia bisa maju melangkah. 

Permainan ini tak memerlukan tambang. Yang Mama butuhkan adalah boneka, tongkat, atau tali tebal agar ia bisa berpegangan. 

9. Tawari ia hadiah

9. Tawari ia hadiah
Pixabay/Serrano1004

Memberi jarak antara si Kecil dan Mama sambil memegang mainan kesayangannya, adalah salah satu cara yang jitu agar si Kecil mau berjalan ke arah Mama. Atau, ganti mainannya dengan makanan kegemarannya. Selain itu, bisa pula dengan merentangkan tangan Mama dari jauh. Tawari ia pelukan hangat serta pujian, jika ia berhasil sampai di hadapan Mama. Cara seperti ini tentu saja akan membuatnya belajar dengan cara yang amat menyenangkan dan penuh kasih sayang.

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!