Hati Ayam untuk MPASI: Manfaat dan Cara Pengolahannya

Baru pertama kali menyajikan hati ayam untuk MPASI si Kecil, simak caranya berikut ini

18 Mei 2019

Hati Ayam MPASI Manfaat Cara Pengolahannya
flickr.com/Marco Verch

Hati ayam seringkali dijadikan bahan untuk MPASI. Selain murah dan mudah didapatkan, hati ayam juga teksturnya lembut sehingga mudah dikonsumsi bayi. Meski demikian, masih banyak Mama yang ragu apakah sebenarnya hati ayam aman untuk dikonsumsi si Kecil? Simak pembahasan Popmama.com berikut ini.

Amankah Memberikan Hati Ayam untuk MPASI?

Amankah Memberikan Hati Ayam MPASI
unsplash.com/life is fantastic
Memulai MPASI bayi

Banyak orangtua yang ragu, apakah hati ayam aman dikonsumsi bayi sebagai Makanan Pendamping ASI (MPASI) atau tidak. Secara umum, hati ayam memang aman dikonsumsi dan merupakan sumber makanan bergizi yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan bayi. 

Namun, yang menjadi catatan, terlalu banyak mengonsumsi hati ayam tidak baik bagi bayi. Ini karena organ hati mengandung performed vitamin A yang apabila dikonsumsi secara berlebihan atau dikenal dengan hypervitaminosis A dapat menyebabkan peningkatan risiko patah tulang. Selain itu, hati merupakan organ penyaring racun dalam sistem pencernaan ayam yang sangat rentan tercemar berbagai racun, zat kimia, ataupun pestisida. 
 

Manfaat Hati Ayam Bagi Si Kecil

Manfaat Hati Ayam Bagi Si Kecil
flickr.com/Marco Verch

Dilansir dari homemade-baby-food-recipes.com, hati ayam cocok untuk dijadikan bahan MPASI karena mengandung berbagai macam manfaat yang diperlukan tubuh seperti vitamin A, B12, C, asam folat, fosfor, dan besi. Hati ayam juga berperan mendukung perkembangan organ tubuh serta berkontribusi pada proses pembentukkan sistem kekebalan tubuh dan juga organ penglihatan.

Namun, pemberian hati ayam untuk bayi sebaiknya dimulai sejak ia berusia 6 bulan. Itupun hanya sekali seminggu dan dalam porsi yang kecil, misalnya hanya 1-2 sendok teh sekali makan.

Editors' Picks

Cara Pengolahan Hati Ayam untuk MPASI

Cara Pengolahan Hati Ayam MPASI
flickr.com/Marco Verch

Mengolah hati ayam untuk MPASI sebetulnya tidak sulit kok, Ma. Hanya saja tantangannya adalah memilih hati ayam yang bagus dan mengurangi aroma amisnya. Berikut tips mudah memilih dan mengolah hati ayam untuk MPASI:

  • Pilih hati ayam yang masih berwarna merah segar dan bentuknya utuh.
  • Cuci bersih hati ayam dan buang bagian lemaknya.
  • Hati ayam bisa dikucuri jeruk nipis atau jeruk lemon untuk menghilangkan aroma amisnya.
  • Rebus hingga matang. Tandanya adalah hati berwarna abu-abu dengan sedikit gradasi warna kemerahan pada bagian tengahnya.

Resep Mudah Mengolah Hati Ayam untuk MPASI

Resep Mudah Mengolah Hati Ayam MPASI
freepik.com

Seringkali para Mama kebingungan bagaimana cara mengolah hati ayam agar tidak amis dan disukai oleh si Kecil. Nah, untuk itu simak dua resep cara pengolahan hati ayam berikut ini. 

Hati Ayam dan Ubi

Bahan:
1 sdm potong kecil hati ayam 
1/2 ubi kecil, kupas dan potong dadu
1/2 cangkir kaldu ayam buatan sendiri

Cara membuat:

  1. Tempatkan hati dan dadu ubi jalar ke dalam panci kecil dan tuangkan kaldu.
  2. Rebus lalu kecilkan api dan biarkan mendidih selama 8 menit, hingga potongan ubi empuk dan lunak dan hati matang.
  3. Angkat dari kompor, biarkan dingin, lalu haluskan dengan garpu atau food proccesor sebelum disajikan untuk bayi. 

Hati Ayam dan Kuning Telur

Bahan:
1 telur ayam, rebus, pisahkan kuningnya
1 sdm hati ayam
½ cangkir susu (ASI atau susu formula)

Cara membuat:

  1. Masukkan hati ke dalam panci kecil dan tuangkan susu.
  2. Rebus, lalu segera kecilkan api dan didihkan perlahan selama sekitar 5 hingga 8 menit, sampai hati matang.
  3. Campur hati yang dimasak dan sisa susu dengan kuning telur yang telah direbus, lalu haluskan. Tambahkan lebih banyak susu jika perlu, untuk mencapai tekstur yang diinginkan dan sajikan saat kondisinya hangat.

Nah, itulah dua resep pilihan cara mengolah hati ayam yang lezat dan bakal disukai si Kecil. Tunggu apalagi, Ma. Segera praktekkan, yuk.

Baca Juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!