Punya Segudang Manfaat, Susu Kambing Bisa Jadi Alternatif Nutrisi Bayi

Selain susu sapi, susu kambing juga bisa menjadi pilihan pelengkap nutrisi bayi mama

7 Februari 2020

Pu Segudang Manfaat, Susu Kambing Bisa Jadi Alternatif Nutrisi Bayi
Freepik

Ada banyak sumber untuk memenuhi gizi dan nutrisi bayi mama selama masa tumbuh-kembangnya. Untuk bayi yang sudah bisa mengonsumsi selain ASI, biasanya para ibu memilih alternatif pendukungnya seperti susu sapi atau susu berbahan nabati. Susu almond dan susu kedelai, misalnya. 

Selain susu sapi, jenis susu hewani lain yang cukup umum dikonsumsi anak-anak adalah susu kambing. Lantas, bolehkah bayi mengonsumsi susu kambing? Apa saja kandungan nutrisi dalam susu kambing dan kapankah saat yang tepat mengonsumsinya? Berikut Popmama.com merangkum informasinya, dilansir dari momjunction.com:

Kandungan Nutrisi dalam Susu Kambing

Kandungan Nutrisi dalam Susu Kambing
Freepik

Tak ubahnya susu sapi, susu kambing mengandung serangkaian nutrisi yang baik untuk tumbuh-kembang kesehatan bayi dan anak-anak. Dilansir dari United States Department of Agriculture, dalam 100 gram susu kambing mengandung:

  • Karbohidrat 4,45 gram,
  • Protein 3,56 gram,
  • Lemak 4,14 gram,
  • Kalsium 134 mg,
  • Energi 69 kcal,
  • Zat besi 0,05 mg,
  • Magnesium 14 mg,
  • Fosfor 111 mg,
  • Potassium 204 mg,
  • dan vitamin C, vitamin A, folat, vitamin B6, B1, B2, B3 serta B9.

Manfaat Susu Kambing untuk Bayi

Manfaat Susu Kambing Bayi
Pexels/Pixabay

Susu kambing memiliki manfaat untuk mendukung tumbuh-kembang bayi, antara lain:

  • pH susu kambing mirip dengan ph ASI sehingga meminimalisir potensi bayi mengalami infeksi gastrointestinal,
  • lebih dari 50 persen komponen zat besi pada susu kambing lebih mudah diserap tubuh, jika dibandingkan dengan susu sapi yang hanya 13 persen saja,
  • baik untuk mendukung kesehatan tulang dan gigi bayi yang mengalami anemia,
  • susu kambing memiliki komponen yang mampu mencegah peradangan,
  • protein susu kambing lebih mudah dicerna karena lemaknya lebih mudah hancur.

Baca juga:

6 Manfaat Susu Kambing untuk si Kecil, Sudah Pernah Coba?

Editors' Picks

Kapankah Bayi Boleh Mengonsumsi Susu Kambing?

Kapankah Bayi Boleh Mengonsumsi Susu Kambing
Freepik/Wavebreakmedia

Susu kambing sebetulnya bisa diberikan dengan mengombinasikannya bersama ASI. Tetapi, meskipun kaya gizi dan nutrisi, sebaiknya susu kambing dikonsumsi setelah bayi berusia 12 bulan. 

Pastikan berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter untuk memantau jika ada risiko alergi akibat konsumsi susu kambing tersebut. Terutama pada bayi yang punya alergi terhadap susu sapi karena susu kambing punya tipe protein yang serupa.

Bagaimana Memilih Susu kambing yang Baik untuk Bayi dan Anak-anak?

Bagaimana Memilih Susu kambing Baik Bayi Anak-anak
Freepik/Supaleka

Kini Mama bisa menemui berbagai bentuk ketersediaan susu kambing, baik itu dalam bentuk susu bubuk, susu segar maupun dalam kemasan. Berikut tips memilih susu kambing yang baik untuk konsumsi bayi dan anak-anak:

  • Pasteurisasi: Pilih susu kambing pasteurisasi yang telah melalui proses pemanasan dan pendinginan untuk mematikan patogen.
  • Fortifikasi: Pliih susu kambing fortifikasi yang telah diperkaya nutrisi, terutama vitamin D yang penting untuk membangun kekuatan tulang, serta vitamin B9 (folat) yang tidak terlalu signfikan jumlahnya dalam susu kambing segar alami. 

Para ahli menyarankan agar memilih kedua bentuk susu kambing di atas ketimbang susu kambing segar karena telah melalui proses penyempurnaan gizi. Selain itu, lebih aman dan sehat dikonsumsi karena lebih bersih dari bakteri serta patogen yang berbahaya bagi kesehatan bayi.

Bagaimana, Ma, tertarik mencoba memberikan susu kambing untuk si Kecil?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.