Macam-Macam Budaya Daerah Jakarta, Kenalkan pada Anak Yuk!

Ondel-ondel merupakan salah satu kesenian khas budaya Jakarta

9 Oktober 2021

Macam-Macam Budaya Daerah Jakarta, Kenalkan Anak Yuk
Instagram.com/foodntravelling.id/gourmetconviction

Indonesia memiliki keberagaman budaya yang sangat menarik, salah satunya ibu kota Indonesia yaitu DKI Jakarta. Kebudayaan yang ada di Jakarta disebut juga dengan budaya mestizo atau dikenal dengan budaya campuran dari beberapa etnis.

Mempelajari budaya daerah tentu memberikan kesenangan dan pengetahuan tambahan bagi anak-anak. Dengan memperkenalkan budaya pada anak, maka hal tersebut juga dapat membuat anak menjadi lebih mencintai daerah dan negaranya sendiri.

Berbagai kebudayaan di Jakarta yang dapat dipelajari oleh anak dapat dimulai dari rumah adat, pakaian adat, kesenian, alat musik, tarian hingga makanan khas daerah itu sendiri.

Walaupun memiliki berbagai budaya campuran karena banyaknya pendatang yang masuk ke Jakarta, namun Jakarta merupakan tempat dan rumah bagi para etnis betawi. 

Etnis betawi ini sudah ada di Jakarta semenjak Jakarta masih bernama Batavia pada abad ke-17.

Lantas, apa saja kebudayaan yang terdapat di daerah Jakarta?

Berikut Popmama.com sudah merangkum informasi mengenai budaya Jakarta mulai dari tarian, pakaian adat, rumah adat, alat musik, kesenian dan kebudayaan lainnya yang dapat dikenalkan pada anak.

1. Rumah adat betawi

1. Rumah adat betawi
perpustakaan.id

Rumah adat betawi memiliki struktur dari kerangka kayu yang beralaskan tanah dan diberi lantai tegel atau semen dan biasanya dikenal dengan sebutan rumah depok. 

Berdasarkan dari struktur atapnya, maka rumah adat betawi dibagi menjadi tiga jenis, yaitu potongan joglo atau limasan, potongan gudang dan potongan bapang atau kebaya.

Walaupun memiliki tiga jenis rumah adat, namun yang tercatat secara resmi hanyalah rumah kebaya. 

Rumah adat ini disebut dengan rumah kebaya karena memiliki atap yang menyerupai pelana terlipat. Apabila dilihat dari arah samping maka lipatan tersebut nantinya akan terlihat seperti lipatan kebaya. 

Menurut adat istiadat Jakarta, terdapat ciri khas dari rumah kebaya, yaitu memiliki teras yang besar dan digunakan untuk menyambut para tamu serta menjadi tempat bersantainya para keluarga saat berkumpul.

Selain itu, terdapat pula beberapa hiasan yang biasanya digunakan pada rumah adat betawi. Berbagai hiasan tersebut memiliki motif pucuk rembung, cempaka, swastika, matahari, kipas, jambu mede, delima flora dan juga gigi balang.

2. Pakaian adat betawi

2. Pakaian adat betawi
rimbakita.com

Masyarakat betawi memiliki beberapa pakaian khas yang digunakan sesuai dengan kegiatannya. Pakaian tersebut dibagi dengan pakaian sehari-hari, pakaian setengah resmi dan juga pakaian resmi.

Untuk pakaian sehari-hari biasanya laki-laki betawi menggunakan baju koko, celana batik, kait pelekat dan juga peci. Pakaian ini disebut dengan ujung serong karena biasanya digunakan oleh bapak-bapak.

Sementara pada pakaian resmi biasanya menggunakan setelan jas tutup berwarna gelap dengan celana pantalon dan dilengkapi dengan kain batik yang biasanya digunakan dibagian pinggang.

Untuk perempuan biasanya menggunakan kebaya panjang di bagian depannya dan berenda. Kemudian pada bagian bawahnya tinggal menggunakan kain batik khas dari betawi. Pakaian yang digunakan untuk perempuan ini disebut juga dengan baju encim.

Kebaya yang biasanya digunakan oleh perempuan betawi biasanya berwarna cukup cerah dan dipadukan dengan selendang yang digunakan sebagai penutup kepala.

Pakaian ini juga merupakan pakaian tradisional dari betawi, dan biasanya digunakan dalam acara formal. Pakaian tradisional betawi ini disebut dengan baju demang.

3. Tarian tradisional Jakarta

3. Tarian tradisional Jakarta
museumnusantara.com

Tari Yapong merupakan tarian tradisional daerah Jakarta. Tarian ini memiliki gerakan yang dinamis dan juga erotis. Tarian ini menceritakan tentang perjuangan dari Pangeran Jayakarta. 

Tarian ini pertama kali dipentaskan di Balai Sidang Senayan pada tanggal 20 dan 21 Juni 1977 dengan terdiri dari 300 orang penari dan juga musikus. 

Istilah nama Yapong muncul dari bunyi “ya ya ya ya ya ya” yang dinyanyikan dengan pengiring serta musiknya yang terdengar seperti suara “pong pong pong”. Tari Yapong ini pun berkembang dari yang sebelumnya sendratari menjadi tari lepas.

Para penari menggunakan pakaian dengan motif mirip dengan tari Kembang Topeng Betawi. Tari Yapong yang akhirnya lahir dan menjadi tarian tradisional betawi ini mendapat pengaruh besar dari kesenian Tionghoa. 

Hal ini terlihat pada kain para penari yang terdapat sebuah motif bergambar naga dengan warna yang merah menyala. Selain itu, musik yang mengiringinya juga tidak hanya dari Betawi melainkan juga terdapat campuran antara Jawa Tengah dan juga Jawa Barat. 

Setelah menjadi tarian lepas, musik yang mengiri tari ini juga berubah menjadi sebuah instrumen rebana biang, rebana hadroh, dan rebana ketimpring. 

Editors' Pick

4. Adat pernikahan pada suku betawi

4. Adat pernikahan suku betawi
Instagram.com/bekasiweddingphoto

Pada proses pernikahan di suku betawi memiliki adat yang berbeda. Beberapa proses adat tersebut terdiri dari:

Lamaran

Kegiatan ini merupakan proses permintaan resmi dari pihak laki-laki untuk menikah dengan pihak perempuan. Biasanya terdapat utusan yang diminta tolong untuk dapat membawa seserahan seperti sirih embun, pisang raja dua sisir, roti tawa warna-warni, pakain perempuan serta uang lamaran.

Pada adat betawi, lamaran merupakan hal yang penting. Hal ini karena akan membahas acara dan biaya yang dipersiapkan hingga udangan yang akan dijamu.

Tande Putus

Proses ini dimana menandakan bahwa perempuan atau calon none mantu sudah terikat dan tidak dapat diganggu lagi oleh pihak lain. Hal ini berlaku bagi calon pengantin perempuan dan laki-laki.

Acara ini biasanya dimulai dari merawat calon mempelai perempuan  dengan memelihara kesehatan serta kecantikannya. Biasanya hal ini juga diselingi oleh minum jamu godok dan jamu air akar secang.

Siraman

Proses ini merupakan pembersih dari calon mempelai secara batin. Siraman yang dilakukan pada calon mempelai wanita ini biasanya juga diiringi oleh bacaan shalawat badar dan juga zikir. 

Potong Centung

Proses ini merupakan ritual mencukur rambut dan dilakukan di kamar calon mempelai perempuan. Proses ini bertujuan untuk membersihkan bulu-bulu kalong calon pengantin yang terdapat di kening.

Selain itu, proses ini juga dimaksudkan agar pengantin perempuan nantinya dapat diberi keberkahan dan keselamatan. 

Malam pacar

Proses ini merupakan ritual yang dipandu oleh tukang rias dan dihadiri oleh keluarga dan teman dekat calon pengantin perempuan. 

Terdapat beberapa perlengkapan yang perlu dipersiapkan yaitu daun pacar, bakul dengan isi beras, bumbu dapur, pisang raja, garam kapur sirih, bumbu sirih, kue beras khas Betawi dan alas daun pisang.

Proses ini dipandu oleh tukang rias dan dilanjutkan oleh sesepuh serta kerabat dekat dengan memakaikan riasan tipis dan busana kebaya encim pada calon mempelai

Ngerudat

Proses ini merupakan ritual iring-iring rombongan calon mempelai laki-laki yang menuju kediaman calon pengantin perempuan pada saat sebelum akad nikah. 

Buka Palang Pintu

Proses ini merupakan bentuk perjuangan calon mempelai laki-laki yang menghadapi utusan dari mempelai wanita. Proses simbolik ini biasanya juga diiringi dengan atraksi silat dan pantun serta pembacaan shalawat.

5. Hiburan budaya Jakarta

5. Hiburan budaya Jakarta
setubabakanbetawi.com

Hiburan kebudayan khas daerah Jakarta adalah Lenong. Lenong merupakan lantunan Gambang Kromong yang penampilannya disertai dengan sebuah lawakan tanpa ada plot cerita.

Budaya lenong ini masih terus berkembang hingga sekarang. Lenong juga memiliki ciri khas yakni banyolan yang rangkaian ceritanya tidak saling keterkaitan satu sama lain.

Dalam pertunjukannya lenong menggunakan panggung yang ditata dan juga dihiasi oleh sejumlah dekorasi pendukung.

Pada pertunjukkan lenong dibagi menjadi tiga bagian. Bagian-bagian tersebut terdiri dari alunan lagu pada pembukaan dan memiliki irama cepat yang ditujukan untuk mengundang para penonton agar datang ke pertunjukkan. 

Selain itu juga dimainkan berbagai lagu untuk hiburan para penonton. Dulunya, lenong memainkan rangkaian cerita tentang kerajaan. Barulah kemudian memainkan cerita mengenai kehidupan sehari-hari.

6. Kesenian khas budaya Jakarta

6. Kesenian khas budaya Jakarta
Instagram.com/foodntravelling.id

Kesenian dari khas budaya Jakarta yang sangat terkenal adalah ondel-ondel. Ondel-ondel merupakan sebuah patung raksasa yang dijadikan sebagai ikon kota Jakarta. Biasanya ondel-ondel ini ditampilkan dengan berpasangan.

Cara membedakan ondel-ondel perempuan dengan laki-laki tidak terlalu sulit. Ondel-ondel laki-laki menggunakan topeng yang berwarna merah serta kumis yang bercabang dan disertai pakaian yang berwarna gelap.

Sementara untuk ondel-ondel wanita menggunakan topeng warna putih dengan gincu merah serta pakaian yang berwarna terang.

Ondel-ondel dibuat menggunakan rangka bambu yang kemudian dapat dibawa oleh orang yang menggunakannya dari dalam.

7. Makanan khas Jakarta

7. Makanan khas Jakarta
Instagram.com/kuatjajan/gourmetconviction

Tidak hanya kebudayaan, Jakarta juga memiliki berbagai macam tradisional khas daerah Jakarta. Beberapa makanan tersebut terdiri dari:

  • Kerak telor
  • Semur jengkol
  • Soto betawi
  • Asinan betawi
  • Roti buaya
  • Ketoprak
  • Laksa betawi
  • Soto tangkar
  • Sayur babanci
  • Ayam sampyok

Beberapa jenis makanan ini dapat Mama temui saat menjelajahi kuliner Jakarta. Tidak hanya unik, namun makanan ini juga memiliki rasa yang enak sehingga dapat dinikmati bersama keluarga.

8. Seni musik tradisional Jakarta

8. Seni musik tradisional Jakarta
indonesiakaya.com

Salah satu seni musik tradisional daerah Betawi adalah Gambang Kromong. Gambang kromong ini merupakan musik tradisional yang menggunakan perpaduan antara alat musik gamelan dan juga alat musik Tionghoa.

Gambang kromong diambil dari nama kedua alat musik tersebut, yaitu gambang dan kromong. Jakarta identik dengan adat istiadatnya yang menggunakan alat musik dari kayu khusus dan memiliki bunyi yang khas pula saat dimainkan.

Gambang biasanya mempunyai 18 buah ukuran yang berbeda-beda. Hal ini juga digunakan untuk menghasilkan nada yang berbeda-beda pula. Sementara kromong merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul.

Kromong terbuat dari perunggu. Setiap dimainkan kromong juga mengeluarkan nada yang berbeda-beda.

Nah, itulah informasi lengkap mengenai kebudayaan daerah Jakarta yang dapat Mama beritahu pada anak mama.

Ternyata kebudayaan yang terdapat di Jakarta sangat unik-unik ya, Ma!

Baca juga:

The Latest