Google Beri Tips Bermain Internet dengan Aman untuk Anak

Lakukan cara ini supaya anak terhindar dari kejahatan di internet seperti penipuan dan pelecehan

22 Februari 2022

Google Beri Tips Bermain Internet Aman Anak
Freepik/DCStudio
joker with card

Di tengah masa pandemi ini, alat digital semakin diandalkan semua orang termasuk anak-anak. Mulai dari untuk berkomunikasi, bermain, hingga belajar.

Namun perlu diingat, menjaga keamanan online sangatlah penting. Kadang kala anak-anak masih melupakan hal ini. Untuk itu penting sekali bagi para orangtua untuk membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan untuk menjelajahi internet dengan aman.

Pasalnya, kejahatan seperti pelecehan, penipuan, bahkan penculikan bisa saja terjadi secara tiba-tiba pada anak mama. 

Nah, kali ini Popmama.com akan membagikan informasi dari Google tentang cara melindungi diri serta orang-orang tercinta dari kejahatan saat sedang bermain internet. Penting banget untuk disimak nih, Ma! 

1. Mengajarkan anak dalam membuat serta menggunakan sandi yang aman

1. Mengajarkan anak dalam membuat serta menggunakan sandi aman
Freepik/ArthurHidden

Hampir semua platform yang digunakan oleh anak-anak mengharuskan mereka untuk registrasi, mulai dari akun Google Class, media sosial, hingga game online.

Dalam hal ini, Mama perlu memberitahunya untuk membuat kata sandi akun yang kuat dan aman agar tidak mudah dibobol masuk oleh orang tak dikenal.

Caranya, dengan membuat kata sandi menggunakan kalimat yang mudah diingat agar tidak lupa. Kemudian ambil huruf pertama dari setiap kata dengan huruf kecil atau besar yang sesuai. Jika mungkin, ganti huruf dengan angka atau simbol.

Hal lain yang perlu diperhatikan yakni jangan menggunakan sandi yang sama untuk banyak platform. 

Mama juga bisa mengajarkan anak untuk menggunakan alat pengelola sandi seperti passwords.google.com untuk membuat dan menyimpan sandi yang kuat

Editors' Pick

2. Jangan sembarangan percaya terhadap segala hal yang ada di internet

2. Jangan sembarangan percaya terhadap segala hal ada internet
Freepik/our-team

Mama juga perlu mengingatkan anak-anak agar tidak mempercayai segala hal yang ada di internet. Beri dorongan untuk anak agar selalu kritis dan mengecek lagi kebenaran informasi yang mereka temui dengan bertanya kepada orang lain yang mereka percaya. 

Hal ini berkaitan dengan berita-berita hoaks yang berkeliaran di internet yang bisa menipu dan merugikan anak mama. 

Berikut ini beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh anak mama saat sedang menggunakan internet: 

1. Jangan unggah informasi pribadi 

Ingatkan anak mama agar jangan sekali-sekali anak mengunggah informasi pribadi seperti nama lengkap dan alamat email di forum publik atau ruang online. Kemudian, beritahu juga mereka untuk tidak membagikan informasi rekening bank, PIN, atau sandi pribadi jika ada orang lain yang memintanya. 

Kecuali, jika mereka harus mengisi data diri di Google form yang diberikan oleh gurunya. Namun, biasanya dalam form tersebut anak-anak hanya diminta mengisi nama dan menjawab soal terkait pelajaran.

2. Jangan klik link dari orang tak dikenal 

Seperti yang kita ketahui, banyak sekali kirim link ke bank atau situs web lain melalui email, pesan chat, atau SMS. Beberapa dari pengirim link biasanya meminta kita untuk klik link tersebut agar bisa mendapat hadiah.

Ingatkan anak mama untuk tidak langsung percaya dengan informasi tersebut. Sebab, kemungkinan besar link tersebut adalah penipuan yang akan mengambil informasi pribadi. 

Agar tetap aman, bukalah situs web dari link tersebut dengan mengetikkan alamatnya di kolom URL browser atau lakukan penelusuran untuk situs web itu.

3. Periksa setelan setiap platform yang dimiliki 

Periksa setelan berbagai akun media sosial anak mama untuk memastikan mereka tidak membagikan sesuatu secara publik, kepada orang tertentu, atau secara pribadi.

3. Mengenali dan menghindari penipuan

3. Mengenali menghindari penipuan
Freepik/ArthurHidden

Terkait hal penipuan dalam berbagai platform, Google memiliki empat aturan yang wajib banget Mama dan anak-anak patuhi. 

  1. Jangan gegabah. Penipu sering menciptakan situasi darurat agar dapat melumpuhkan instingmu. Jangan tergesa-gesa dan mintalah penjelasan untuk menghindari jebakan mereka.
  2. Periksa dahulu. Pelajari sendiri dan cek ulang informasi yang didapatkan. Jika Mama dan anak-anak menerima panggilan telepon yang tidak dikenal, tutuplah. Lalu cari informasi tentang bank, agen, atau organisasi yang mungkin menelepon Anda itu dan hubungi mereka secara langsung.
  3. Stop! Jangan kirim/bagikan. Orang atau agen yang punya reputasi baik tidak akan pernah meminta pembayaran tiba-tiba. Biasanya, penipu meminta Mama dan anak-anak membelikan gift  card (yang seharusnya diberikan sebagai hadiah, bukan pembayaran dengan ancaman). Jadi, jika Anda curiga dengan suatu permintaan pembayaran, firasat Anda itu mungkin benar.

4. Beritahu anak bahwa berhenti sejenak itu baik

4. Beritahu anak bahwa berhenti sejenak itu baik
Freepik/User18858285

Melek teknologi dengan menggunakan berbagai macam platform digital memang sangat bagus untuk anak. Namun, Mama harus tetap mengawasinya dan memintanya berhenti jika bermain secara berlebihan. Sebab, jika telah berlebihan akan membawa dampak buruk untuknya. 

Berikut ini beberapa tanda anak mama harus berhenti sejenak dalam bermain media sosial atau platform digital lainnya:

  • Selalu scrolling hingga lupa mengerjakan kewajibannya 
  • Terlihat stres seperti mendapat tuntutan untuk selalu update hal baru yang bagus di media sosial
  • Merasa tertinggal jika tidak membuka media sosial hingga menyebabkan rasa gelisah
  • Sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain 
  • Mudah ragu dan takut salah dalam mengambil keputusan 
  • Tidak melakukan hobi, olahraga, dan aktivitas menyenangkan lain yang berdampak baik untuknya
  • Mudah marah dan sering berdebat dengan orang lain di dunia nyata, seperti dengan Mama, Papa, dan lainnya.

Jika Mama melihat tanda-tanda tersebut pada anak-anak, maka mintalah mereka untuk berhenti bermain platform digital yang tak diperlukan. Ajak ia memulai melakukan aktivitas menyenangkan di dunia nyata, seperti memasak, berkebun, mewarnai, menggambar, olahraga, dan lain sebagainya. 

Kemudian, sebagai gantinya bersosialisasi secara online, Mama bisa menjadi temannya bercerita dan berbagi. Hal-hal ini bisa menjadi bonding yang baik untuk Mama dan anak-anak. Dengan demikian hidup berjalan dengan tentram dan damai. 

Nah itulah beberapa tips yang dapat Mama lakukan agar anak-anak selalu aman saat bermain platform digital. Semoga Mama dan anak-anak selalu aman dan terlindungi dalam bermain internet.

Baca juga:

The Latest