6 Fakta Unik Cara Ular Bernapas

Ular memiliki banyak sistem pernapasan

26 Oktober 2021

6 Fakta Unik Cara Ular Bernapas
pexels/Pixabay

Bagaimana cara ular bernapas sepertinya belum banyak yang tahu. Hewan berbahaya jenis reptil yang tidak memiliki kaki dan bertubuh panjang ini ternyata seperti manusia memiliki paru-untuk bernapas. Ular memangsa dengan cara menggigit, mengeluarkan bisa dan melilit. 

Ular bisa mendeteksi mangsanya dengan penciumannya yang sangat tajam. Bahkan ia dapat melakukannya dari jarak jauh. Berbicara tentang hewan berbahaya ini, Popmama.com ingin mengulas mengenai fakta unik dari cara ular bernapas, yuk simak penjelasannya. 

1. Bernapas menggunakan satu paru-paru

1. Bernapas menggunakan satu paru-paru
Pexels/Pixabay

Ular juga ternyata memiliki paru-paru sama seperti manusia, yang membedakan adalah hewan ini hanya menggunakan satu paru-paru saja untuk bernapas.

Meskipun faktanya mereka mempunya dua paru-paru, namun satunya lagi tidak digunakan untuk bernapas karena tidak berfungsi. Lain hal dengan ular laut,  satu paru-parunya berfungsi sebagai organ vestigial di mana diisi dengan udara agara mereka tetap bisa mengambang di air yang merupakan habitat dari ular laut. 

Sedangkan jenis ular piton juga masih menggunakan dua paru-parunya untuk bernapas. . 

2. Lidah sebagai organ penciuman terbaik

2. Lidah sebagai organ penciuman terbaik
Pexels/Pixabay

Seperti hewan pada umumnya, ular juga memiliki dua lubang hidung dan bernapas melalui dua lubang tersebut serta mencium. Namun uniknya, walaupun memiliki dua hidung, ternyata ular menggunakan lidah sebagai indra penciuman terbaik. 

Tidak hanya itu saja, cara bernapas mereka juga bisa melalui mulut. Seperti layaknya manusia yang bisa bernapas melalui hidung dan mulut, jika ular menggunakan glotis mereka. 

Editors' Pick

3. Memiliki glotis untuk membantu pernapasan

3. Memiliki glotis membantu pernapasan
Pexels/Mark broadhurst

Glotis merupakan bagian tubuh dari ular yang terhubung ke trakea, tenggorokan yang memungkinkan udara yang dihirup dapat mengisi paru-parunya. Glotis berada di bagian bawah mulut ular dan hanya terbuka ketika ular melakukan kegiatan menghirup. 

Glotis bisa tetap membantu ular bernapas meskipun sedang memakan mangsa berukuran besar. Ibaratnya tetap bisa mengunyah dengan mulut terbuka. Wow luar biasa. 

4. Mengandalkan otot tubuh dan tulang rusuk untuk keluar masuk oksigen

4. Mengandalkan otot tubuh tulang rusuk keluar masuk oksigen
Pexels/Donald Tong

Tahukah kamu bahwa ular tidak mempunyai diafragma. Hal ini menyebabkan ketika ular sedang bernapas menggunakan oksigen itu akan langsung masuk ke dalam paru-paru, namun ular memilki otot tubuh yang cukup kuat serta mengandalkan tulung rusuk yang dimilikinya untuk bertanggung jawab sebagai jalan keluar masuknya oksigen yang didapat. 

Intinya ular tetap memiliki alat pernapasan yang sama dengan hewan lainnya, dan setiap hewan memiliki keunikan tersendiri. salah satu contohnya ular yang memiliki banyak alat pernapasan. Ular memilki organ penting yaitu brokus, trakea, kantung udara dan paru-paru. 

5. Kantung udara berfungsi meneruskan proses hidrostatik

5. Kantung udara berfungsi meneruskan proses hidrostatik
Pexels/Stephen Joel

Ular memiliki alat pernapasan yang baik, bahkan jika mereka memangsa hewan besar sekalipun, mereka bisa tetap bernapas menggunakan sistem pernafasan lainnya. 

Kantung udara yang dimiliki ular bisa berfungsi sebagai organ yang meneruskan proses hidrostastik, yaitu yang akan mengatur tekanan udara did alam tubuh hewan bertubuh memanjang ini. 

6. Oksigen yang didapat disaring oleh paru-paru

6. Oksigen didapat disaring oleh paru-paru
Pexels/Zdenek Rosenthaler

Semua ular memiliki paru-paru kanan yang bentuknya memanjang, dan paru-paru kiri yang ukurannya lebih kecil untuk bisa mengelola oksigen yang idapat. Ada beberapa ular juga yang memiliki paru-paru ketiga di sepanjang trakea.

Oksigen akan disaring oleh paru-paru dan diedarkan oleh darah. Karena darah yang berperan membawa oksigen dan darah juga yang berperan membawa karbondioksida, maka keduanya bercampur. Ini mengakibatkan ular tidak dapat mengendalikan suhu tubuhnya.

Itulah beberapa cara ular bernapas. Memiliki banyak organ atau sistem pernafasan yang bisa membantu hewan ini tetap bisa mendapatkan oksigen walau sedang memangsa hewan besar.

Baca juga:

The Latest