Arti Bahasa Korea "Hwaiting", dan Contoh Penggunaannya

Meski sering disebut sebagai "Fighting", artinya bukan bertengkar ya!

23 Januari 2022

Arti Bahasa Korea "Hwaiting", Contoh Penggunaannya
Freepik/Beststudio

Industri hiburan Korea Selatan saat ini telah menunjukkan perkembangan yang pesat. Sehingga para penggemarnya tak hanya mengikuti musik KPop saja, namun juga mulai mengikuti drama, film, gaya berpakaian, makanan, hingga budaya dan Bahasa Korea itu sendiri.

Bila anak mama adalah salah satu penggemar K-Drama atau Drama Korea, ia pastinya sudah pernah atau bahkan sering mendengar kata "Hwaiting". Tak jarang para penggemar K-Drama menggunakan kata ini untuk berkomunikasi satu sama lain.

Hwaiting sendiri merupakan bentuk Konglish atau Korean-English. Kata ini merupakan kata serapan dari bahasa inggris 'fighting'. Meski begitu, hwaiting punya makna berbeda yang mungkin Mama salah artikan saat mendengarnya.

Sambil menambah pengetahuan anak remaja mama, berikut ini Popmama.com telah merangkum informasi seputar arti Bahasa Korea "Hwaiting", dan contoh penggunaannya. Yuk simak Ma!

Editors' Picks

1. Arti "Hwaiting" dalam Bahasa Indonesia

1. Arti "Hwaiting" dalam Bahasa Indonesia
Freepik

Hwaiting adalah bentuk ungkapan semangat dalam Bahasa Korea yang bisa ditulis hwaiting (화이팅) atau fighting (파이팅). Meski berbeda penulisan, keduanya punya arti yang sama.

Asal kata ini memang dari "Fighting" yang dalam bahasa Inggris artinya berkelahi. Tapi dalam bahasa Korea, hwaiting tidak berhubungan dengan perkelahian ya Ma!

Dalam bahasa Indonesia hwaiting bisa diartikan sebagai "semangat!". Kata ini memang digunakan untuk memberi semangat atau dukungan buat orang lain.

2. Situasi yang tepat untuk mengucapkan "Hwaiting"

2. Situasi tepat mengucapkan "Hwaiting"
Freepik/volurol

Lantas, situasi apa saja yang memungkinkan anak untuk mengucapkan hwaiting? Tentu saja saat ia ingin memberikan semangat kepada orang lain.

Tak hanya digunakan untuk menyemangati, kata ini juga bisa digunakan saat mendoakan seseorang untuk melakukan yang terbaik, misalnya pada saat akan mengikuti ujian, kompetisi, atau sebuah pertunjukan.

Istilah hwaiting juga sering disertai dengan kata "Aja Aja" yang memiliki kesamaan arti. Kebanyakan orang Korea akan berkata, "Aja Aja, Hwaiting!" Yang artinya "jangan menyerah" atau "jangan berhenti berjuang!"

3. Contoh penggunaan kata "hwaiting" dalam keseharian

3. Contoh penggunaan kata "hwaiting" dalam keseharian
Freepik

Saat anak mama atau orang terdekat anak akan melakukan sesuatu yang besar? Semangati mereka dengan mengucapkan kata hwaiting. Berikut contoh kalimat penggunaan kata hwaiting untuk memberi semangat.

내가 응원할게, 화이팅! (naega eungwonhalge, hwaiting!)

Aku mendukungmu, semangat!

잘해보자 화이팅 (jalhaeboja hwaiting)

Ayo lakukan yang terbaik, fighting!

Seperti yang disebutkan sebelumnya, hwaiting juga bisa jadi ungkapan untuk menghibur atau mendoakan yang terbaik untuk seseorang misalnya saat akan melaksanakan ujian, presentasi, dan sebagainya. Berikut adalah beberapa contoh ungkapannya:

Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut.

넌 할 수 있어 화이팅 (noen hal su isseo hwaiting!

Kamu pasti bisa, ayo semangat!

화이팅 포기하지마! (hwaiting pogihajima!)

Semangat jangan menyerah!

Hwaiting juga bisa diucapkan ketika anak berada dalam sebuah tim untuk mengikuti kompetisi atau sebuah pertunjukkan. Contoh kalimat yang bisa diucapkan adalah:

Contoh penggunaan hwaiting dalam pertandingan.

다들 화이팅하세요! (dadeul hwaitinghaseyo!)

Ayo semangat semuanya!

친구들, 회이팅! (chingudeul, hwaiting!)

Teman-teman semangat!

Nah itulah informasi seputar arti Bahasa Korea "Hwaiting", dan contoh penggunaannya. Belajar sedikit demi sedikit bahasa asing akan menambah wawasan anak. Tak hanya itu, menggunakannya dalam situasi yang tepat juga bisa meningkatkan kepercayaan diri remaja. Selamat mencoba!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk