9 Jenis dan Contoh Kerajinan Bahan Lunak Alami, Yuk Lihat

Ide baru nih, Ma! Buat kerajinan bahan lunak bareng anak, lihat yuk beberapa jenis dan contohnya!

13 Januari 2022

9 Jenis Contoh Kerajinan Bahan Lunak Alami, Yuk Lihat
Freepik/senivpetro

Kerajinan bahan lunak adalah suatu produk kerajinan yang bahan baku utamanya memiliki sifat lunak, lentur, lembut dan mudah dibentuk. Kerajinan berbahan lunak ini memiliki dua bentuk yakni bentuk dua dimensi dan bentuk tiga dimensi.

Biasanya perlu keahlian khusus untuk membuat perabot atau barang dari bahan-bahan ini.

Jenis kerajinan bahan lunak ini pun dibedakan menjadi dua yang dapat digunakan untuk membuat kerajinan tangan, yaitu: bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.

Tetapi untuk kali ini yang akan kita bahas adalah kerajinan bahan lunak alami.

Berikut Popmama.com akan merangkumnya beberapa jenis dan contoh dari kerajinan bahan lunak alami. Mama penasaran? Yuk, simak di bawah ini.

Kerajinan Bahan Lunak Alami

Kerajinan Bahan Lunak Alami
Freepik.com/pressfoto

Bahan lunak alam adalah bahan jenis lunak untuk karya kerajinan yang diperoleh dari alam sekitar. Cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan.

Berikut ada beberapa contoh hasil kerajinan bahan lunak alam. Coba buat yuk!

1. Lukisan kapal dari pelepah pisang

1. Lukisan kapal dari pelepah pisang
pinhome.id

Contoh kerajinan pertama ini adalah kerajinan serat alam. Di mana karya ini memanfaatkan bahan baku dari serat pelepah pisang, serat yang dihasilkan melalui pohon pisang yang dijemur dan diambil seratnya.

Biasanya, tanaman pisang akan mati setelah pisang dipanen. Tentu saja, pohon yang mati jika tidak dimanfaatkan akan jadi sia-sia kan ya, Ma? 

Inilah yang kemudian menggerakkan kreativitas para pengrajin serat pohon pisang untuk membentuk suatu karya seni seperti salah satunya lukisan kapal ini. 

Jika Mama dan anak ingin mencobanya di rumah caranya sangat mudah, lho. Cukup sediakan bahan baku serat pelepah pisang yang sudah kering, triplek yang akan digunakan sebagai alas, frame, cat bening, gunting, dan lem.

Cara membuatnya adalah dengan terlebih dahulu pola gambar yang akan dibuat, setelah itu gunting dan tempelkan serat pelepah pisang sesuai pola yang dibentuk pada media.

Setelah itu oles dengan cat bening dan keringkan. Langkah terakhir adalah dengan memasang frame untuk mempercantik tampilan. Jadi ingin membuatnya, Ma?

2. Vas bunga dari tanah liat

2. Vas bunga dari tanah liat
Pinterest.com/dekoruma

Kerajinan yang kedua adalah kerajinan dari bahan baku tanah liat. Sifat tanah liat yang mudah dibentuk serta tahan lama menjadikannya sebagai salah satu bentuk kerajinan yang cukup diandalkan. 

Tanah liat merupakan jenis tanah yang sering digunakan untuk membuat gerabah. Gerabah dari tanah liat bermacam-macam. Salah satu contohnya yaitu, vas bunga. 

Biasanya vas bunga yang kita lihat terbuat dari bahan kaca atau keramik ya? Tetapi jangan salah, vas bunga pun bisa dibuat dari tanah liat lho, Ma. 

Mama bisa coba di rumah dengan cara mudah, pertama yang perlu Mama persiapkan adalah alat dan bahannya seperti, tanah liat dan air. Lalu baru mulai untuk langkah-langkahnya, sebagai berikut: 

  • Ambil tanah liat sebesar bola pingpong 
  • Pijat-pijat membentuk oval 
  • Tepuk-tepuk bagian sisi luarnya supaya sisi mulut gepeng 
  • Iris untuk merapikan isi mulutnya 
  • Selanjutnya kita satukan dan akan menjadi sebuah telur
  • Bentuklah seperti sebuah telur
  • Lubangi salah satu bagian 
  • Beri tanah liat pada bagian mulut vas bunga. Bentuklah sesuai keinginan Mama, jangan lupa gunakan air untuk mempermudah pembentukannya.
  • Terakhir, beri sentuhan tanah liat pada sisi kanan dan kiri untuk dibentuk menjadi genggannggan.
  • Selesai deh, jangan lupa setelah itu keringkan di bawah sinar matahari ya. 

Ketika sudah jadi, nantinya vas ini bisa digunakan untuk memperindah tampilan ruang tamu atau teras rumah.

Selain vas yang menarik, bunga yang ditaruh di dalamnya juga harus cantik. Pilih bunga-bunga hidup dan segar dengan aroma yang semerbak agar ruangan juga ikut berbau harum wangi. 

3. Piring dari tanah liat

3. Piring dari tanah liat
Freepik

Selain bisa dibentuk menjadi vas bunga, bisa juga lho kita buat piring dari tanah liat ini. Selain beralaskan daun, masyarakat Indonesia zaman dahulu juga menggunakan piring dari tanah liat sebagai alas makan. 

Umumnya, piring saat ini terbuat dari bahan keramik, tetapi tidak ada salahnya jika kamu ingin membuat piring dari tanah liat sendiri. Piring tersebut tidak hanya bisa menjadi alas makan, tetapi juga dapat menjadi dekorasi rumah yang unik dan artistik. 

Sebagai kerajinan tanah liat, pastinya kamu harus menyediakan lempung sebagai bahan utama untuk pembuatan piring ini.

Jangan lupa untuk mencampur tanah liat dengan air terlebih dahulu agar dapat dibentuk dengan mudah. Setelah bahan siap, taruh di atas meja putar dan mulai bentuk menjadi piring. 

Editors' Picks

4. Sepatu dan Sandal Etnik

4. Sepatu Sandal Etnik
Pinterest.com/sevtapcoker

Contoh kerajinan yang keempat adalah kerajinan rotan, kerajinan dengan berbahan dasar rotan. Kehebatan rotan bukan hanya terletak dari sifat-sifatnya yang lentur, kuat, dan mudah dibentuk, salah satunya kita bisa bentuk menjadi sepatu dan sandal. 

Karena rotan yang diproses menjadi sandal dan sepatu akan menimbulkan kesan etik dan tradisional. Yang nantinya, kesan tersebut turut mengangkat budaya lokal khas Indonesia.

Seperti yang Mama ketahui bahwa rotan termasuk salah satu sumber daya alam yang cukup melimpah di Kalimantan, sehingga dipilih sebagai material utama berbagai produk kerajinan tangan seperti sepatu dan sandal ini. 

5. Lampit atau tikar dari rotan

5. Lampit atau tikar dari rotan
Pinterest.com/ballarddesigns

Adapun kerajinan yang bisa dibuat lagi menggunakan bahan baku rotan, yaitu membuat lampit atau tikar. 

Memang bagi kita sudah tidak asing lagi Indonesia memiliki budaya untuk duduk-duduk santai di lantai. Alas duduk pun mutlak diperlukan supaya acara lesehan semua tidak berakibat ke masalah masuk angin dan sebagainya.

Lampit atau tikar dari anyaman rotan bisa menjadi opsi untuk Mama yang mencari alas duduk lantai dengan nyaman. Selain tikar karpet menjadi alas duduk yang tidak kalah tenarnya.

Namun melihat iklim tropis Indonesia sebenarnya lampir dan tikar dari anyaman rotan menjadi pilihan paling tepat karena bahan anyaman rotan mampu menahan dingin maupun panas.

6. Tatakan gelas dan piring

6. Tatakan gelas piring
Pinterest.com/petalplum

Masih sama dengan sebelumnya, kerajinan membuat tatakan gelas dan piring masih menggunakan bahan baku rotan. 

Memang terlihat dari bahannya yang tergolong lentur membuat anyaman rotan mudah dikreasikan menjadi berbagai kerajinan mulai dari yang simple sampai rumit. Salah satu kerajinan anyaman rotan yang simple hadir dalam bentuk tatakan gelas atau piring.

Secara visual tatakan dari rotan ini bisa dibilang lampit dalam versi kecil dan kegunaan yang berbeda. Tatakan dari anyaman rotan ini ternyata cukup populer dikarenakan dua alasan yang membuat banyak memilih tatakan gelas maupun piring dari anyaman rotan.

Yaitu pertama tatakan rotan itu anti licin sehingga Mama tidak perlu khawatir piring maupun gelas  mudah bergeser dan tiba-tiba terjatuh ke lantai. Kedua tatakan rotan lentur sehingga sangat mudah dalam penyimpanan nya.

Selain itu, tatakan gelas dan piring dari rotan ini dari bahan alami dan juga mampu mempercantik suasana meja makan. 

7. Boneka dari kulit jagung

7. Boneka dari kulit jagung
Pinterest.com/ARTTAMcrafts

Contoh kerajinan selanjutnya adalah kerajinan yang terbuat dari bahan baku serat alam yaitu serat alam kulit jagung. 

Hasil dari kerajinan membuat boneka bukan hanya bisa dari bambu saja yang dapat dijadikan hiasan untuk ruang tamu lho, Ma. Ternyata boneka dari kulit jagung juga tidak kalah menariknya dengan miniatur dari bambu.

Selain itu, kulit jagung jauh lebih murah dan mudah didapat daripada bambu. Ini bahkan dapat ditemukan di dapur.

Apabila Mama tertarik untuk membuat boneka kecil dari kulit jagung dan menjadikannya sebagai pajangan di rumah, simak cara membuatnya yang dikutip dari pinhome.id berikut ini: 

  • Hal pertama yang perlu Mama lakukan adalah merendam kulit jagung dengan air hangat selama 10 menit. Setelah itu, keringkan kulit jagung secukupnya dengan menggunakan handuk atau kain.
  • Ambil 4 helai kulit jagung, lalu satukan dengan cara mengikat salah satu ujungnya. Jangan terlalu ke ujung ketika mengikatnya, karena bagian ini akan dijadikan sebagai kepala boneka.

  • Pegang dua helai kulit jagung tersebut, lalu tekuk ke arah berlawanan dengan ikatan tadi sebagai porosnya. Ikat sekitar 1 atau 1,5 cm dari bagian atas untuk membuat kepalanya.

  • Ambil selembar kulit jagung, lalu gulung untuk membentuk lengannya. Ikat kedua ujung gulungan tersebut. Selipkan lengan tersebut tepat di bawah ikatan kepala tadi. Pastikan kedua ujung gulungan menyembul dari sisi kanan dan kiri boneka.

  • Ikat bagian tengah boneka, yaitu sekitar 3 cm dari ikatan kepala untuk membentuk badannya. Kemudian, rapikan bagian bawah boneka sesuai selera Mama. 

8. Kap lampu dari rotan

8. Kap lampu dari rotan
Pinterest.com/rockettstgeorge

Contoh kerajinan bahan lunak selanjutnya adalah kerajinan dari bahan baku rotan, yaitu kap lampu. 

Kerajinan bahan rotan ini akan membuat tampilan dekorasi rumah semakin hangat dan aesthetic. Ya, karena dengan kap lampu rotan tampilan ruangan di rumah akan terasa lebih hangat.

Selain itu, warna kayu pada kap lampu juga dapat memunculkan kesan natural dan fresh  pada ruangan-ruangan di rumah. 

Jadi dengan menggunakan kap lampu ini, Mama bisa menambah estetika pada ruangan-ruangan di rumah. Umumnya kap lampu ini bisa kamu gunakan pada ruang makan yang bisa menambah suasana hangat saat berkumpul dengan keluarga. 

9. Gantungan kunci dari kulit sapi

9. Gantungan kunci dari kulit sapi
Pinterest.com/manboro

Contoh kerajinan yang terakhir adalah kerajinan yang terbuat dari bahan baku kulit sapi. Salah satu hasil karya kerajinan yang bisa kamu buat menggunakan bahan dasar dari kulit hewan sapi ini adalah gantungan kunci. 

Seperti yang Mama ketahui, bahwa tubuh hewan ternak memiliki fungsi dalam kehidupan, salah satunya adalah bagian kulitnya. 

Bagian kulit ini biasanya digunakan untuk bahan pembuatan kerajinan tangan. Tetapi, tidak semua kulit hewan dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan ya. 

Apakah Mama ingin mencobanya membuat suatu kerajinan gantungan kunci ini? Jika iya simak di bawah ini caranya: 

  • Siapkan kulit sapi, busa secukupnya, jarum dan benang, alat gantungan, dan gunting/pisau.
  • Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat pola ukuran untuk gantungan yang akan kamu buat. Bentuk gantungan ini bisa menyesuaikan dengan selera kamu. Kamu bisa membuat pola kotak, bulat, atau bentuk lainnya.
  • Setelah pola tergambar dengan baik, selanjutnya, potong kulit sapi sesuai dengan pola yang sudah dibuat. Pastikan kamu melebihkan ukuran untuk space jahitannya. Dalam hal ini kamu harus menggunakan dua lapis kulit yang disatukan dengan alat jahit.
  • Perhatikan penjahitannya, jangan jahit secara keseluruhan. Sisakan sedikit lubang untuk memasukkan busa yang sudah disiapkan di awal sebagai isi gantungan.
  • Pastikan kamu juga melebihkan kulit di bagian atas gantungan. Sisa ini akan digunakan untuk menempelkan alat gantungan.
  • Masukkan busa sesuai dengan kadar yang pas. Jangan terlalu banyak dan jangan pula terlalu sedikit. Kamu bisa sesuaikan dengan ukuran pola yang kamu buat. Setelah busa masuk, jahit lubang tersebut hingga menutup dengan sempurna.
  • Selanjutnya, lubangi kulit sisa pada bagian atas gantungan. Gunakan pisau untuk melubanginya. Lantas kaitkan lubang tersebut dengan alat gantungan. Setelah alat gantungan terkait, gantungan kunci siap digunakan.

Nah, itulah tadi ada beberapa jenis dan contoh kerajinan bahan lunak dari alam yang bisa coba dibuat di rumah. Semoga bermanfaat ya!

Baca Juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.