Remaja Nonton Video Porno, Hati-Hati Merusak Saraf PFC

Apa itu kerusakan saraf PFC yang disebabkan remaja sering nonton video porno?

15 Januari 2022

Remaja Nonton Video Porno, Hati-Hati Merusak Saraf PFC
Freepik/Nitayuko

Menonton video porno keseringan akan menimbulkan kecanduan dan lebih parahnya lagi mampu menyebabkan kerusakan pada cara kerja otak.

Otak merupakan bagian tubuh manusia yang paling penting, tepat di bagian tengah atas otak ada bagian yang paling istimewa yang disebut Pre Frontal Cortex, atau disingkat PFC.

Sayang sekali jika ternyata anak remaja sudah memiliki kebiasaan nonton video porno. Kerusakan PFC akibat pornografi memiliki dampak buruk yang merugikan si Anak.

Pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai media komunikasi dan/pertunjukan di muka umum yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.

Berbagai konten pornografi yang muncul melalui iklan, media sosial, games, film, video klip, ataupun tontonan di atas awalnya akan membangkitkan rasa penasaran terlebih dahulu pada anak, bahkan saat tidak sengaja melihat sekalipun.

Kemudian rasa penasaran inilah yang menjadi dorongan anak-anak untuk melihat lebih banyak konten pornografi lainnya.

Semakin canggihnya dunia digital, anak dengan mudah bisa menemukan video porno melalu layar ponselnya.

Dilansir dari Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta, perkembangan otak memang mengalami masa golden period  pada masa balita. Namun pada masa remaja, fungsi beberapa bagian otak sedang mengalami perkembangan pesat sampai usia dewasa.

Bagian otak yang berkembang cepat mulai pada usia remaja ini antara lain cerebellum yang berfungsi koordinasi fisik, amygdala yang berfungsi kontrol emosi, nucleus acumbens yang berfungsi kontrol motivasi, serta prefrontal cortex.

Padahal Ma, perlu diketahui bahwa saraf prefrontal cortex mempunyai fungsi yang sangat penting sebagai pusat pemikiran, perencanaan, pengambilan keputusan, emosi dan tanggung jawab.

Bagaimana lebih jelasnya tentang saraf prefrontal cortex ini? 

Berikut Popmama.com akan merangkum mengenai apa itu saraf PFC dan cara kerjanya, serta tanda- tanda serta kerusakan saraf PFC akibat anak remaja menonton video porno. Yuk simak di bawah ini ya, Ma!

1. Apa itu Pre Frontal Cortex dan cara kerjanya

1. Apa itu Pre Frontal Cortex cara kerjanya
Freepik/Master1305

Menurut American Psychological Association (APA), pre-frontal cortex adalah bagian terdepan dari cerebral cortex di otak manusia. Pre-frontal cortex bertanggung jawab dalam hal-hal yang berkaitan dengan perilaku manusia seperti perhatian (attention), perencanaan (planning), memori kerja (working memory), pengekspresian emosi, dan perilaku sosial yang sesuai norma di masyarakat.

Prerontal Cortex terletak di bagian anterior otak, tepat di belakang mata dan dahi. Para peneliti biasanya membagi korteks prefrontal menjadi sub-wilayah yang berbeda yang termasuk:

  • Korteks dorsolateral
  • Korteks ventromedial
  • Korteks orbitofrontal

Area-area ini mengontrol banyak fungsi yang beragam seperti penalaran abstrak, pengambilan keputusan, dan perilaku yang berorientasi pada tujuan. Mereka juga berperan dalam ekspresi kepribadian dan kreativitas.

Keterampilan ini dikenal secara kolektif sebagai fungsi eksekutif. Fungsi eksekutif adalah proses kognitif yang lebih tinggi yang membantu kita untuk mengendalikan impuls dan bertindak dengan konsekuensi jangka panjang dalam pikiran. Saraf ini memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan orang lain dengan cara yang tepat dan menyesuaikan perilaku kita agar sesuai dengan keadaan.

Beberapa contoh fungsi eksekutif yang lebih spesifik termasuk antisipasi, inisiasi, pemantauan diri, dan koreksi diri. Sayangnya, cedera lobus frontal dapat menyebabkan penurunan sebagian besar fungsi ini.

Pengaksesan konten negatif di internet akan menimbulkan rasa senang. Perasaan senang berkaitan dengan neurotransmiter yaitu dopamin yang dikaitkan dengan erotisme manusia dan perasaan yang menyampaikan pesan kegembiraan dan kebahagiaan.

Secara teori, penambahan zat ini bisa membuat orang bersemangat, namun jika terlalu berlebih akan menyebabkan ketagihan. Menurut penelitian, penurunan dan penambahan dopamin secara berlebih akan menyebabkan kinerja terganggu (Yin, 2019).

Neurotransmiter berupa dopamin tersebut juga dapat memfasilitasi berbagai fungsi kognitif  dan eksekutif yang diatur oleh prefrontal cortex, termasuk perhatian, memori kerja, fleksibilitas, dan pengambilan keputusan (Jenni, Larkin, & Floressco, 2017).

Modulasi dopamin dari aktivitas prefrontal cortex terlibat dalam pengaturan proses kognitif utama, banyak diantaranya menjadi matang selama masa remaja seperti memori kerja, kontrol penghambatan, dan perhatian. Dopamin dapat memfasilitasi pematangan fungsi kognitif yang bergantung pada prefrontal cortex berdasarkan peningkatan D1 yang bergantung pada reseptor pada transimisi NMDA prefrontal.

Apabila terdapat indikasi kecanduan baik dalam hal shopping, game, maupun pengaksesan konten negatif (sex), akan terjadi peningkatan jumlah dopamin. Sinyal candu yang selalu dipenuhi dengan tindakan melakukannya lagi akan menjadikan terus bertambahnya jumlah dopamin sehingga jumlah dopamin yang menuju prefrontal cortex akan berlebih.

Hal tersebut menyebabkan neuron di prefrontal cortex akan rusak sehingga mengganggu fungsi prefrontal cortex. Prefrontal cortex merupakan salah satu bagian otak yang memiliki keunikan tersendiri karena hanya dimiliki oleh manusia. Prefrontal cortex yang dianggap sebagai pusat kebribadian karena memiliki fungsi eksekutif. Fungsi dari prefrontal cortex adalah sebagai berikut :

Editors' Picks

2. Tanda-tanda Pre Frontal Cortex anak mulai rusak

2. Tanda-tanda Pre Frontal Cortex anak mulai rusak
Freepik/Mikhailina

Anak yang mengalami kerusakan prefrontal cortex ini biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda klasik seperti cedera otak. Misalnya, mereka dapat memiliki gerakan dan kecerdasan yang normal, dan semua indra mereka biasanya tidak merasakan apa-apa.

Namun, anggota keluarga dan orang-orang yang dekat dengan si Anak yang mungkin akan lebih merasakan perubahannya. Anak yang telah mengalami kerusakan pada prefrontal cortex ini mungkin telah menumpulkan respons emosional, misalnya. Mereka bahkan bisa menjadi lebih agresif dan mudah tersinggung.

Tanda umum lainnya dari kerusakan korteks frontal meliputi:

  • Menurunnya empati
  • Kehilangan memori jangka pendek atau amnesia
  • Menjadi tidak fleksibel dan keras kepala
  • Ketekunan

Karena semua masalah ini bersifat kognitif, perawatan bisa menjadi sedikit lebih kompleks. Namun, dengan pendekatan yang tepat, masih dimungkinkan untuk meningkatkan fungsi kognitif seseorang.

3. Dampak menonton video porno merusak saraf PFC

3. Dampak menonton video porno merusak saraf PFC
kidspot.com.au

Seperti halnya narkoba, kecanduan pornografi juga mengakibatkan kerusakan otak yang cukup serius. Pornografi bukan hanya merusak otak dewasa tetapi juga otak anak. Kerusakan otak tersebut sama dengan kerusakan otak pada orang yang mengalami kecelakaan mobil dengan kecepatan sangat tinggi.

Kerusakan otak yang diserang oleh pornografi adalah Pre Frontal Korteks (PFC)bagi manusia bagian otak ini merupakan salah satu bagian yang paling penting karena bagian otak ini hanya dimiliki oleh manusia sehingga manusia memiliki etika bila dibandingkan binatang.

Dilansir dari RSUP Dr. Sardjito, bagian otak ini berfungsi untuk menata emosi, memusatkan konsentrasi, memahami dan membedakan benar dan salah, mengendalikan diri, berfikir kritis, berfikir dan berencana masa depan, membentuk kepribadian, dan berperilaku sosial.

Awalnya saat melihat pornografi, reaksi yang ditimbulkan adalah perasaan jijik, hal ini terjadi karena manusia mempunyai sistem limbik, sistem ini pula yang mengeluarkan hormon dopamin untuk menenangkan otak, tetapi dopamin juga akan memberi rasa senang, bahagia sekaligus ketagihan.

Dopamin mengalir ke arah PFC, PFC menjadi tidak aktif karena terendam dopamin. Apabila dopamin semakin banyak maka seseorang akan timbul rasa penasaran dan semakin kecanduan melihat pornografi, namun untuk memenuhi kepuasan dan kesenangannya, seseorang akan melihat yang lebih porno / vulgar lagi untuk memicu dopamin yang lebih banyak. Karena terus dibanjiri dopamin, PFC akan semakin mengkerut dan mengecil dan lama-lama menjadi tidak aktif akibanya fungsi dari bagian otak ini semakin tidak aktif.

4. Bahayanya jika saraf PFC rusak dalam kehidupan sehari-hari

4. Bahaya jika saraf PFC rusak dalam kehidupan sehari-hari
Freepik/Goodphoto

Di mana yang kita ketahui bahwa, PFC berfungsi sebagai pemimpin, ia bertanggung jawab untuk berkonsentrasi, memahami benar dan salah, mengendalikan diri, menunda kepuasan, berpikir kritis, dan merencanakan masa depan.

Nah, jika PFC anak mengalami kerusakan, akan berdampak juga dalam kehidupan sehari-hari. Karena PFC adalah pusat pertimbangan dan pengambilan keputusan. Jika PFC rusak maka nantinya anak akan mengalami perubahan kepribadian dan perilaku sosial di lingkungan sekitarnya. 

Rusaknya PFC bisa disebabkan oleh benturan fisik atau juga zat kimia seperti narkotika, psikotropika, zat adiktif atau napza. Tapi ada penyebab lain yang paling merusak, yaitu pornografi.

Nah, itulah tadi beberapa hal mengenai dampak menonton video porno yang dapat merusak Saraf PFC. Yuk, Ma mulai sekarang lebih perhatikan si Anak, berikan kasih sayang yang lebih,selalu ajak anak berkomunikasi agar anak tidak merasakan sendirian dan akhirnya malah menjerumuskan pada hal-hal yang negatif.

Hal-hal negatif seperti menonton video porno yang akhirnya berdampak pada kerusakan saraf PFC anak. 

Baca Juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.