7 Masalah yang Sering Bikin Bingung Remaja, Bantu Mereka dengan Ini!

Salah satunya adalah ketidakpercayaan diri pada penampilan dan ssst.... cinta pada lawan jenisnya!

29 April 2020

7 Masalah Sering Bikin Bingung Remaja, Bantu Mereka Ini
Unsplash/anthony ginsbrook

Masa remaja adalah fase terbaik dalam hidup seseorang. Pada fase ini, anak akan lebih sering membawa banyak keceriaan, antusiasme, kesenangan dan kegembiraan. 

Seperti koin dengan dua sisi, fase indah ini juga memiliki banyak tantangan. 

Bukan hanya antusiasmenya saja yang dapat terlihat dengan jelas, saat anak tumbuh menjadi seorang gadis maka bersiaplah untuk melihat dirinya menghadapi banyak masalah.

Remaja adalah waktu yang penuh dengan kebingungan, bahkan hal-hal kecil akan tampak sangat besar bagi mereka. 

Sebagai orangtua, Mama perlu membantu anak untuk menghadapi masalah yang sedang ia hadapi pada masa remajanya. 

Mengetahui ada begitu banyak permasalahan dalam kehidupan remaja, berikut Popmama.comtelah merangkum 7 masalah yang sering mereka hadapi serta cara mengatasinya.

1. Penampilan

1. Penampilan
Unsplash/brooke cagle

Penampilan merupakan masalah nomor satu pada hampir setiap kehidupan remaja. 

Hal tersebut dikarenakan oleh beberapa bagian tubuhnya yang terus berubah dan mereka harus mengatasi perubahan tersebut.

Terlebih lagi, mereka akan terus melihat dan mendengar sosok-sosok yang sempurna di media sosial.

Media dan tekanan teman sebaya juga akan membuat mereka semakin memperhatikan penampilannya secara berlebihan.

Untuk mengatasi masalah yang satu ini, Mama dapat mendiskusikan pada mereka mengenai penampilan yang benar-benar mereka inginkan, bukan hanya sekadar mengikuti mode.

Pastikan juga agar gadis remaja mama tidak mengkonsumsi makan yang tidak sehat atau junk food.

2. Pendidikan

2. Pendidikan
Unsplash/sharon mccutcheon

Masa remaja juga merupakan masa dimana gadis remaja mama harus terus membuktikan keberaniannya dengan mencetak nilai setinggi mungkin serta meraih prestasi yang membanggakan. 

Meskipun baik bagi masa depannya nanti, namun jika dipaksakan maka hal ini akan menciptakan tekanan besar pada anak remaja mama, bahkan ia dapat stres jika tidak dapat mengatasi itu semua.

Untuk mengatasi hal tersebut, tetaplah berikan pengertian padanya bahwa ia harus belajar dengan baik dan mendapat nilai yang bagus.

Namun jelaskan juga padanya bahwa nilai bukanlah satu-satunya cara untuk mengukur kemampuan seseorang. 

Mendapatkan nilai rendah bukan berarti orang tersebut tidak berpendidikan atau kurang berbakat, karena akan ada hal lain yang bisa membuktikan kemampuan dari setiap orang.

Selain itu, doronglah mereka untuk melakukan kegiatan ekstra kurikuler yang disukai. 

Hal tersebut akan membantunya untuk lebih santai sekaligus dapat membangun lebih banyak fokus dan konsentrasi.

Editors' Picks

3. Cinta

3. Cinta
Unsplash/yolanda leyva

Aliran hormon yang meningkat secara tiba-tiba di dalam tubuh membuatnya semakin memiliki banyak masalah, salah satunya mengenai percintaan.

Mungkin Mama saat ini telah menyadari bahwa anak remaja mama sudah mulai menyukai lawan jenisnya. Meskipun hal tersebut wajar dirasakan, namun pastikan juga bahwa ia tidak melakukan hal di luar norma.

Selama hanya cinta monyet, maka biarkanlah mereka merasakan indahnya jatuh cinta.

Untuk mengatasi hal yang tidak diinginkan, Mama dapat mengatakan padanya bahwa cinta itu merupakan hal yang normal dirasakan oleh semua orang.

Namun ingatkan dan berikan edukasi padanya mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, apalagi saat ia sudah mulai berpacaran.

4. Bullying

4. Bullying
Unsplash/daniel silva gaxiola

Penindasan atau yang biasa dikenal dengan bullying adalah salah satu masalah remaja lainnya yang sangat mengganggu kehidupan mereka. 

Hal tersebut bahkan dapat mempengaruhi kepribadian dan perilaku mereka. 

Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya hal tersebut maka Mama perlu memastikan bahwa gadis remaja mama selalu mendiskusikan semuanya dengan Mama.

Jika Mama merasa ia sedang ditindas, berikanlah saran padanya tentang cara menghadapi dan melawan itu semua.

Ajari mereka untuk bisa keluar dari situasi seperti itu dan ceritakan juga padanya bagaimana Mama juga dulu pernah mengalami hal tersebut.

Anak-anak harus tahu bahwa mereka bukanlah satu-satunya yang menghadapi masalah seperti itu.

5. Persahabatan

5. Persahabatan
Unsplash/bruce dixon

Remaja membuat setiap hubungan tampak rumit. Bahkan ikatan pertemanan yang indah sering dibumbui dengan masalah-masalah sepele. 

Pasalnya sebagai remaja, anak mama saat ini sedang mengembangkan keterampilan sosialnya.

Oleh karena itu, cara mengatasinya adalah dengan menjelaskan pada mereka bahwa boleh saja untuk memiliki pendapat yang berbeda dengan teman-teman. 

Cara terbaik untuk menyelesaikannya adalah dengan mendiskusikan masalah tersebut dan kemudian melupakannya.

Jangan lupa juga untuk tetap memantau pertemanan mereka. Pastikan anak berada di lingkungan yang tepat.

6. Harga diri

6. Harga diri
Unsplash/matheus ferrero

Anak remaja, khususnya perempuan memiliki kebiasaan membanding-bandingkan diri mereka. 

Baik dari tubuh hingga penampilan mereka dengan gadis-gadis sebayanya. Hal ini tanpa disadar akan menciptakan tekanan pada diri mereka sendiri. 

Perubahan tubuh gadis remaja mungkin akan semakin membuatnya ragu pada dirinya sendiri, dan hal tersebut dapat mempengaruhi harga dirinya.

Maka dari itu, untuk mengatasinya, Mama perlu memastikan bahwa ia tidak mengidolakan model dan aktris secara berlebihan.

Dengan sabar jelaskanlah padanya bahwa setiap orang berbeda satu sama lain. Kita semua unik dan kita semua memiliki sisi positif dan negatif kita sendiri.

Dorong mereka untuk menikmati kegiatan favoritnya dan mengasah keterampilannya agar tidak terlalu fokus pada apa yang mereka dambakan.

7. Tekanan dari teman sebaya

7. Tekanan dari teman sebaya
Unsplash/elijah o donell

Tekanan teman sebaya memaksa anak remaja untuk berperilaku sesuai dengan peraturan yang sudah mereka sepakati sebelumnya.

Dengan menerapkan peraturan tersebut, maka bukan tidak mungkin jika mereka merasa solid dengan rekan-rekan mereka. 

Hal ini bahkan membuat mereka melakukan kebiasaan yang seharusnya tidak dilakukan atau tidak mereka minati.

Mama dapat mengatasinya dengan cara menjelaskan pada anak bahwa ia unik dengan caranya sendiri.

Ia dapat memilih untuk menyukai band tertentu yang mungkin tidak disukai oleh teman-teman sebayanya.

Ia juga dapat memilih untuk memiliki pendapat, pandangan, pilihan, hobi, selera mode, bahkan makan favorit agar membuatnya benar-benar seperti dirinya sendiri. 

Nah, itulah ketujuh permasalahan yang biasa dihadapi oleh anak remaja. 

Dengan segala ketidakstabilan hormon dan sikap, maka diharapkan Mama dapat membantunya menemukan jati dirinya sendiri tanpa terpengaruh dari teman-temannya.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.