Viral video memperlihatkan dua anak berseragam SD tengah berjoget di media sosial. Video itu tampaknya beredar luas awalnya di TikTok hingga sampai ke X dan Instagram. Mirisnya, video itu dipenuhi oleh beragam komentar yang bernuansa dewasa dan tidak pantas terhadap anak.
Unggahan ini banyak di-repost oleh beberapa akun di X dan Instagram, dua diantaranta adalah akun @dekezone dan @viral.sekalii. Tentunya kejadian ini memicu keprihatinan soal keamanan anak di ruang digital. Anak memang perlu belajar menggunakan teknologi, tetapi orangtua juga perlu memastikan penggunaan gawai dan media sosial tetap sesuai usia serta berada dalam pendampingan.
American Psychological Association (APA) bahkan merekomendasikan pengawasan orang dewasa terhadap penggunaan media sosial, khususnya pada usia awal remaja sekitar 10-14 tahun.
Pengawasan ini bukan sekadar memeriksa gawai, tetapi juga mencakup diskusi, pendampingan, dan mengajarkan anak memahami konten yang mereka lihat.
Berikut Popmama.com rangkum hal yang bisa dipelajari orangtua dari viralnya video tersebut.
