5 Hal yang Harus Dilakukan Saat Anak Baru Pulang Sekolah

Dengan tidur siang membantu anak mengistirahatkan tubuhnya, lho!

28 Februari 2019

5 Hal Harus Dilakukan Saat Anak Baru Pulang Sekolah
Freepik

Pekerjaan anak-anak ya sekolah. Sekolah itu menyenangkan sekaligus lelah untuk mereka. Nah, biasanya, anak-anak akan menyambut waktu pulang sekolah dengan semangat. Mungkin karena ia akan segera bertemu Mama yang menjemputnya, atau karena mereka akan merasa lega setelah lelah belajar dan bisa segera makan siang!

Sayangnya tidak semua orangtua tahu bagaimana menyikapi anak-anaknya ketika mereka pulang sekolah.

Dalam kesempatan ini, Popmama.com mengajak Mama untuk menjadi sahabat untuk anak. Berikut 5 hal yang harus Mama dan anak lakukan sepulang sekolah. Langsung cek ulasannya, yuk!

1. Mama, sambutlah anak dengan wajah gembira dan penuh kasih sayang

1. Mama, sambutlah anak wajah gembira penuh kasih sayang
Freepik

Ma, dulu kita pernah merasakan bagaimana lelahnya sepulang sekolah. Begitu pun anak mama. Setelah lelah belajar, ia pasti mengharapkan orangtua akan menyambut kedatangannya saat sampai di rumah.

Oleh karena itu, luangkan waktu Mama sejenak saat mereka tiba di rumah sepulang sekolah. Sambutlah mereka dengan wajah yang gembira dan kasih sayang Mama. Beri senyuman dan pelukan untuk mereka. 

Sambutan gembira dari mama membuat lelah sedikit berkurang. Anak mama pun bisa menjadi percaya diri, bahagia, dan merasa diterima. Coba, betapa kesal hati mama kan, jika setelah lelah beraktivitas mendapat bentakan, wajah cemberut, dan omelan-omelan. Begitu pun yang akan dirasakan si Anak. 

2. Biasakan anak tertib mengganti baju, cuci tangan, dan meletakan tas di tempatnya

2. Biasakan anak tertib mengganti baju, cuci tangan, meletakan tas tempatnya
Freepik

Tentunya siapa yang tidak menginginkan anak dengan karakter yang bertanggung jawab dan punya ketertiban?

Nah, setelah anak pulang sekolah, Mama bisa mengajarkan hal-hal kecil untuk kerapihan rumah seperti menempatkan sepatu, tas, hingga baju kotor. Lalu dilanjutkan dengan kebiasaan mencuci tangan dan kaki sebelum memulai aktivitas di rumah.

Sedini mungkin ajari mereka untuk memiliki sifat positif ini, kelak ia pun akan punya rasa tanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan dapat mengajarkan mereka untuk selalu tertib dalam bertindak. 

Editors' Picks

3. Sajikan makanan bernutrisi dan bergizi untuk makan siang anak

3. Sajikan makanan bernutrisi bergizi makan siang anak
Freepik

Otomatis sepulang sekolah, sang Anak ingin lekas mengatasi rasa laparnya. Setelah memberinya waktu untuk mengganti baju, selanjutnya yang harus Mama lakukan ialah menyiapkan makanan untuknya. Jangan biarkan ia telat makan, karena hal itu akan membuatnya ia terkena penyakit lambung.

Mama bisa menyajikan makanan bernutrisi dan bergizi dengan menu yang disukai si Anak. Pasti bahagia kan, kalau anak mama lahap makan makanan yang disajikan. 

4. Ajak anak bercerita tentang kegiatan di sekolahnya

4. Ajak anak bercerita tentang kegiatan sekolahnya
Freepik

Saat anak tiba di rumah, tentunya mereka memiliki banyak pengalaman yang bisa diceritakan ke orangtua. Nah, hal ini kesempatan emas untuk mengakrabkan antara orangtua dengan anak.

Bangunlah sebuah percakapan yang menyenangkan untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak. Lakukanlah dengan suasana santai dan suara yang lemah lembut. Melalui cara ini maka akan melatih anak untuk mengutarakan perasaannya dan menjadikan ia terbuka pada orangtua. Mama dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan positif dan mendengarkan ceritanya.

5. Berikan anak waktu untuk beristirahat

5. Berikan anak waktu beristirahat
Freepik

Sudah barang tentu sepulang sekolah anak merasa lelah, sebaiknya Mama tidak menyuruhnya melakukan kegiatan lain. Tapi biarkan anak istirahat ya, Ma. Dengan tidur siang atau istirahat sejenak, tubuh si Anak akan kembali fit setelah lelah hilang. Tubuh fit akan menambah imunitas dan mencegahnya dari berbagai macam penyakit.

Di sisi lain, jika anak mempunyai kualitas tidur yang baik maka ia akan lebih bahagia dibandingkan dengan anak yang tidak memiliki cukup tidur. 

Tahukah Ma? Anak akan merasa didengar ketika orangtuanya memerhatikan perasaannya. Dimana orangtua bisa menghargai setiap kegiatan maupun potensi yang dimiliki anak.

Baca juga: