Bikin Suasana Sahur Bareng Si Kecil Jadi Seru dengan Lakukan 5 Hal Ini

Cocok untuk hadapi anak yang baru belajar puasa

21 Mei 2020

Bikin Suasana Sahur Bareng Si Kecil Jadi Seru Lakukan 5 Hal Ini
Shutterstock/Nattakorn_maneerat

Jangankan si Kecil, seusia orang dewasa pun kadang masih merasakan bahwa sahur adalah aktivitas yang cukup berat untuk dilakukan, karena harus bangun dan sarapan pada dini hari. Jika salah memperlakukan si Kecil, bisa-bisa ia akan rewel nih Ma, sepanjang sahur. Makanya, kali ini Popmama mau bahas beberapa hal yang bisa Mama lakukan nih buat bikin suasana sahur jadi lebih menyenangkan. Simak ulasannya berikut ini ya!

1. Sebelumnya atur jam tidurnya

1. Sebelum atur jam tidurnya
Shutterstock/DONOT6_STUDIO

Kekurangan jam tidur bisa bikin anak lesu dan cranky saat sahur. Bagaimana bisa sahur seru kalau mereka makan dan minum sambil menutup mata? Makanya, pastikan anak tetap memiliki jam tidur yang cukup sebelum sahur tiba. Artinya, jangan biarkan anak beraktivitas lagi setelah ibadah salat tarawih ya Ma, supaya bisa cepat-cepat tidur. 

Editors' Picks

2. Ajak si Kecil menentukan menu sahur

2. Ajak si Kecil menentukan menu sahur
Shutterstock/Hananeko_studio

Kalau si Kecil sudah mulai bosan dengan menu sahur, pasti deh kelihatan. Tadinya ia makan dengan lahap, kini habis pun syukur. Kalau sudah seperti itu, artinya Mama perlu membuat menu sahur yang baru nih. Coba deh tanyakan pada anak, kira-kira menu sahur apa yang mereka inginkan. Tapi, kalau permintaannya mulai aneh-aneh seperti es krim dan lain sebagainya, coba diarahkan ke makanan lain ya Ma.

3. Siapkan makanan favorit si Kecil untuk menggugah seleranya

3. Siapkan makanan favorit si Kecil menggugah seleranya
Shutterstock/oY0o

Setiap anak pasti punya makanan favoritnya. Makanan yang kalau ia santap bisa sampai girang bukan main. Tentunya Mama juga seperti itu ‘kan waktu kecil dulu? Makanya, supaya anak lebih semangat saat sahur, Mama bisa berikan makanan favoritnya. Tapi, pastikan makanan favoritnya ini memiliki kandungan gizi yang cukup untuk puasanya ya Ma. Contohnya seperti sereal Koko Krunch yang kini hadir dengan advance formula yang baru.

Betul sekali Ma, kini Koko Krunch hadir dengan resep baru yang terdiri dari kandungan gandum utuh yang ditingkatkan menjadi 34% dan jumlah sukrosa (gula) yang dikurangi dari formula Koko Krunch sebelumnya. Gandum utuh ini bisa bantu anak kenyang lebih lama untuk dukung ia puasa penuh. Selain itu, Koko Krunch juga mengandung serat pangan, vitamin, zat besi tinggi, dan kalsium. Makanya, Koko Krunch ini cocok untuk jadi menu sahur anak. 

Supaya sahur si Kecil jadi kaya gizi, Mama bisa berikan ia semangkuk sereal Koko Krunch, susu, dan juga buah-buahan. Dengan demikian, kebutuhan protein dan serat bisa tercukupi deh Ma. Jadi, yuk tambahkan semangkuk sereal Koko Krunch pada menu sahur anak Ma!

Untuk informasi lebih lanjut soal kandungan gizi, Mama bisa klik di sini ya!

4. Agar semangat sahur, putar tayangan animasi untuk anak seusianya

4. Agar semangat sahur, putar tayangan animasi anak seusianya
Shutterstock/Pond Saksit

Supaya si Kecil bisa benar-benar ‘melek’ saat sahur, sepertinya butuh insentif nih Ma. Cara paling mudahnya adalah dengan memutarkan kartun favoritnya. Wah, pasti langsung semangat deh! Tapi, supaya nggak keasikan nonton sampai lupa sahur, jangan lupa dampingi si Kecil ya Ma.

5. Nggak hanya saat buka puasa, berikan juga reward saat sahur

5. Nggak ha saat buka puasa, berikan juga reward saat sahur
Shutterstock/FrameAngels

Pemberian reward atau hadiah saat sahur bisa bikin si Kecil jadi lebih semangat lho. Misalnya, Mama memberikan hadiah karena si Kecil bisa sahur tanpa perlu Mama bangunkan setiap harinya. Ini adalah sebuah pencapaian yang patut diapresiasi lho Ma, karena itu artinya si Kecil punya semangat dan disiplin yang tinggi. 

Itu dia 5 hal yang bisa Mama lakukan untuk buat waktu sahur jadi lebih seru. Nah, kalau Mama sendiri, sudah lakukan apa saja nih supaya si Kecil makin semangat puasanya? Yuk share di kolom komentar Ma!

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.