Bagaimana Hukum Berkumur saat Anak Sedang Menjalani Puasa?

Beri pengetahuan tentang hukum berkumur saat puasa kepada si Anak yuk, Ma!

7 Mei 2020

Bagaimana Hukum Berkumur saat Anak Sedang Menjalani Puasa
lifehack.org

Kegiatan sehari-hari cukup banyak yang melibatkan air ya, Ma. Beberapa kegiatan yang menggunakan air, diantaranya ketika sedang berkumur untuk membersihkan gigi atau mengambil wudhu.

Perlu disadari bahwa tidak ada perbedaan cara berwudhu saat bulan Ramadan maupun di luar bulan Ramahan. Anak mama tetap disarankan untuk berwudu sebagaimana mestinya ketika ingin salat. 

Ingatkan pada anak mama untuk lebih berhati-hati saat sedang berkumur karena dirinya bisa saja menelan air. Namun, tak jarang banyak juga anak-anak yang tidak sengaja menelan air saat sedang berkumur. 

Untuk Mama yang ingin mengetahui beberapa penjelasan mengenai hukum berkumur saat sedang menjalani ibadah puasa, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. 

Editors' Picks

1. Saat wudu, berkumur sulit ditinggalkan karena masuk rukun membasuh wajah 

1. Saat wudu, berkumur sulit ditinggalkan karena masuk rukun membasuh wajah 
kapha.ru

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam selama wudhu tidak pernah aktivitas berkumur karena sudah masuk ke dalam rukun. 

Aktivitas berkumur dipandang sebagai bagian dari isbagh (penyempurnaan) wudhu. Dalam sabdanya, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memerintahkan. 

“Sempurnakan wudhu dan sela-sela di antara jari-jemari serta bersungguh-sungguhlah dalam memasukkan air ke hidung (istinsyaq) kecuali saat engkau sedang berpuasa.” - (HR. Ashabus Sunan dan dishahihkan Syaikh Al-Albani)

Serius berkumur-kumur saat sedang wudhu merupakan bagian dari kesempurnaan wudhu ya, Ma. Hal ini sudah diisyaratkan dalam hadits Laqith bin Shabirah radhiyallahu ‘anhu. 

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam katakan pada Laqith bin Shabirah, “Bersungguh-sungguhlah dalam beristinsyaq (menghirup air dalam hidung) kecuali jika engkau berpuasa.”[1] Yang dilarang saat puasa di sini adalah dari berlebih-lebihan ketika istinsyaq.” - (Majmu’ah Al Fatawa, 25: 266)

Baca juga: 3 Cara Jitu Mengajarkan Anak Berpuasa Menurut Psikolog

2. Puasa akan tetap jalan selama tidak ada yang masuk ke tenggorokan

2. Puasa akan tetap jalan selama tidak ada masuk ke tenggorokan
carefreedental.com

Dikutip dari laman NU Online, membersihkan gigi dan mulut pada saat puasa dianjurkan diatur waktunya. Ini karena membersihkan gigi dan mulut di siang hari dapat menyalahi keutamaan. 

Perlu diketahui bahwa kegiatan berkumur dan istinsyaq alias memasukkan air ke dalam hidung serta mengeluarkan kembali saat berwudhu, janganlah terlalu dalam atau berlebihan. Cara seperti ini bertujuan agar air tidak masuk ke dalam tenggorokan, sehingga ibadah puasa anak mama menjadi batal. 

Asy-Syarbini rahimahullah mengatakan, “Menurut madzhab Syafi’i, jika seseorang berlebihan dalam berkumur-kumur dan menghirup air dalam hidung (istinsyaq) lantas air tadi masuk ke dalam tubuh, maka puasanya batal. Karena orang yang berpuasa dilarang dari berlebih-lebihan saat berkumur dan menghirup air dalam hidung sebagaimana telah dijelaskan dalam pembahasan wudhu. Namun jika tidak berlebih-lebihan lantas masuk air, maka tidak membatalkan puasa karena bukan kesengajaan.” - (Mughnil Muhtaj, 1: 629)

Baca juga: 7 Aktivitas Seru yang Bisa Mama Lakukan Bersama Anak di Bulan Puasa

3. Cara orangtua memperkenalkan hukum berkumur saat puasa ke anak

3. Cara orangtua memperkenalkan hukum berkumur saat puasa ke anak
Freepik/prostooleh

Walau usianya masih kecil, anak-anak yang sudah diajarkan untuk berpuasa secara tidak langsung membantunya untuk latihan menahan lapar dan haus.

Tak jarang banyak anak yang masih berniat membatalkan puasanya dengan berbagai cara, seperti makan sembunyi-sembunyi atau meminum air ketika sedang berkumur untuk wudhu. 

Jika mendapati si Anak diam-diam minum atau makan sewaktu puasa, ada baiknya tidak perlu langsung dimarahi. Sebagai orangtua, Mama perlu memaklumi bahwa dirinya sedang berada dalam fase perkembangan.

Tanamkan juga sebuah kesan bahwa puasa ibadah yang menyenangkan untuk dijalani selama satu bulan penuh. 

Pola pikirnya pun belum sempurna seperti orang dewasa, sehingga butuh waktu untuk membantu perkembangan proses berpikirnya. Untuk memberitahu anak mama ketika dirinya menelan air saat berkumur-kumur walau sedikit, berikut tipsnya:

  • Tetap melatihnya untuk berkata jujur. Katakan kepada si Anak bahwa kejujuran itu penting apalagi saat sedang latihan berpuasa. 
  • Berdiskusilah dengan cara yang baik sekaligus memberikan penjelasan mengenai hukum berkumur selama bulan puasa. 
  • Berusaha memberikan contoh yang baik agar membuat anak lebih mudah menirunya, termasuk tata cara saat berkumur ketika sedang menjalani ibadah puasa.

Begitulah informasi mengenai hukum saat berkumur selama menjalani ibadah puasa. Mama pun bisa menerapkan beberapa cara di atas ketika ingin mengajarkan kejujuran sekaligus anak mengetahui hukum berkumur saat puasa. 

Semoga bisa anak mama bisa semakin pintar ketika berpuasa ya, Ma! 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.