5 Penyakit Tulang yang Jarang Diketahui Ini Mengintai Anak-Anak

Kesehatan tulang anak harus diperhatikan selagi usianya masih kecil

6 November 2018

5 Penyakit Tulang Jarang Diketahui Ini Mengintai Anak-Anak
Freepik

Pertumbuhan tulang anak-anak memang harus diperhatikan sedari dini melalui berbagai asupan gizi terbaik. Apalagi tulang si Anak masih sangat produktif perkembangannya, sehingga harus dijaga.   

Penyakit pada tulang tidak hanya mengintai orang dewasa saja, melainkan juga dapat terjadi pada anak-anak. 

Perlu Mama sadari kalau fungsi tulang menjadi bagian yang dapat membantu anak-anak dalam beraktivitas. Bila tulang mengalami kelainan atau gangguan pada fungsinya, kondisi tentu akan membuat keceriaan anak mama berubah. Fisiknya menjadi rentan dan akan mengganggu masa pertumbuhan di masa depan.

Untuk semakin waspada terhadap penyakit tulang yang dapat mengintai anak-anak, berikut beberapa rangkuman dari Popmama.com

1. Osteogenesis Imperfecta

1. Osteogenesis Imperfecta
Freepik/Rawpixel.com

Osteogenesis imperfecta (OI) bisa dikenal dengan penyakit tulang rapuh yang berarti pembentukan tulang yang tidak sempurna. 

Penyakit tulang ini biasanya berkembang pada anak-anak yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa. Bilang osteogenesis imperfecta berkembang semakin parah, maka dapat menyebabkan komplikasi seperti terjadi gagal jantung, masalah pada sumsum tulang belakang, cacat fisik secara permanen hingga merasa hilang pendengaran. 

Kondisi si Anak yang terkena osteogenesis imperfecta dapat terlihat pada tulangnya karena mengalami kerapuhan dan mudah sekali retak. Hal ini bisa terjadi karena tubuh tidak memproduksi kolagen dengan baik. 

Padahal kolagen seharusnya dapat berfungsi sebagai penguat tulang, sehingga tulang dan otot anak-anak dapat terbentuk secara sempurna. 

Editors' Picks

2. Rakitis 

2. Rakitis 
Freepik/Pressfoto

Ketidakcukupan vitamin D pada anak-anak dapat membuatnya memiliki kemungknan untuk terkena penyakit rakitis. Rakitis merupakan kelainan pada pertumbuhan tulang yang umumnya terjadi karena kekurangan vitamin D dan kalsium, sehingga menghambat pembentukan bentuk tulang. 

Orangtua perlu menyadari betapa pentingnya asupan vitamin D dan kalsium pada tubuh anak-anak. Tanpa asupan yang cukup, tulang akan melemah dan tidak bisa membantu penyerapan kalsium serta fosfor. Untuk itu, pola makan dan gizi anak harus diperhatikan. 

Si Anak yang terkena penyakit rakitis biasanya akan menyebabkan nyeri pada bagian otot, gangguan pertumbuhan hingga kelainan bentuk tulang dan gigi. Jika terus dibiarkan, pertumbuhan tulangnya akan semakin terlambat dan rentan mengalami patah tulang. 

3. Skoliosis

3. Skoliosis
Freepik/Rawpixel.com

Skoliosis menjadi penyakit tulang lainnya yang bisa mengintai tulang anak-anak. Skoliolisis adalah kondisi tulang belakang yang melengkung ke samping secara tidak normal. 

Penyakit tulang ini biasanya lebih sering terjadi pada anak-anak sebelum masa pubertas. Jika si Anak mengalami skoliosis tentu aktivitas sehari-harinya menjadi kurang nyaman karena membuat tubuh antara bagian kanan dan kiri tidak seimbang. 

Umumnya penderita skoliosis akan mengalami rasa sakit di beberapa bagian mulai dari tulang belakang yang seolah menjalan ke bagian kaki, pinggul hingga tangan. Rasa sakit ini biasanya akan semakin terasa saat sedang berjalan atau berdiri. 

Saat rasa sakit muncul, Mama bisa menyarankan si Anak untuk berbaring dengan punggung lurus atau pada salah satu sisi tubuh setidaknya ini dapat meredakan. Bila kondisi skoliosis ini terdeteksi pada anak mama, ada baiknya langsung konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Baca disini: 3 hal yang menyebabkan tulang punggung anak bermasalah

4. Osteomielitis 

4. Osteomielitis 
Freepik/Pressfoto

Penyakit tulang yang bisa terjadi pada anak-anak ini disebabkan karena adanya infeksi tulang. Penyebab dari infeksi ini bisa dikarenakan jamur atau virus yang akan menyerang bagian tulang besar dan panjang seperti betis, tungkai atau lengan. 

Osteomielitis dapat dialami segala usia, bahkan bisa menyerang anak-anak. Penyebaran infeksi ini dapat menyebar dari aliran darah menuju ke tulang. 

Penanganan terhadap Osteomielitis perlu segera dilakukan, bila terlambat dapat dikhawatirkan akan memengaruhi perkembangan tulangnya. 

Baca juga: Buat Tulang Anak Sehat dengan Cukupi Kebutuhan Vitamin K

Baca juga: Bahaya Pakai High Heels pada Tumbuh Kembang Tulang Anak Remaja

5. Kanker tulang

5. Kanker tulang
Freeepik

Kanker juga bisa menyerang kondisi tulang anak-anak nih, Ma. Kanker atau tumor yang terjadi pada tulang tentu dapat membahayakan kesehatan si Anak. Selain sudah adanya sel kanker di dalam tulang, tak jarang kanker tulang ini disebabkan karena pernah mengalami benturan keras. 

Kanker tulang bisa saja menyerang seluruh bagian tulang yang ada di dalam tubuh, namun sebagian besar terjadi pada tulang kaki atau lengan. Untuk gejala utama, biasanya akan mengalami rasa nyeri, tulang terasa rapuh hingga pembengkakan yang terjadi pada persendian dan dapat menyebabkan kesulitan bergerak. 

Kerusakan tulang akibat kanker tulang bisa diketahui melalui X-Ray. Melalui tes ini, pertumbuhan tulang yang tidak wajar akibat kanke bisa terlihat dan terdeteksi melalui pemeriksaan X-Ray. 

Beberapa penyakit tulang ini bisa saja terjadi pada anak mama, sebelum semua ini terjadi perlu sekali menjaga asupan gizinya. Dimulai dari makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. 

Perhatikan kandungan kalsium, protein, magnesium, vitamin A, vitamin C, vitamin D hingga vitamin K karena sangat penting untuk kesehatan tulangnya.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.