Waspada Demam Berdarah! Ini Langkah Mudah Mencegah dan Atasinya

Demam berdarah dapat menjangkit siapa pun tanpa mengenal usia, yuk cegah dan atasi sebelum terlambat

21 Januari 2019

Waspada Demam Berdarah Ini Langkah Mudah Mencegah Atasinya
pixabay.com/mikadago

Musim hujan datang dan nyamuk merajalela. Salah satu hal yang perlu Mama waspadai adalah ancaman demam berdarah.

Demam berdarah atau demam berdarah dengue (DBD) sering kali ditemui selama dan setelah musim hujan. Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti ini paling banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis.

Di Indonesia penyakit DBD terjadi hampir 15 ribu kasus pertahunnya, dan termasuk tertinggi di asia tenggara. DBD dapat menjangkit siapa pun tanpa mengenal usia. Namun, yang paling berisiko terjangkit DBD adalah anak usia 5-14 tahun.

Sebelum DBD menjangkit si Kecil, sebaiknya Mama melakukan pencegahan dengan menerapkan 5 langkah mudah yang sudah Popmama.com rangkum kali ini.

5 Cara Mencegah Demam Berdarah

5 Cara Mencegah Demam Berdarah
pxhere.com

Lebih baik mencegah daripada mengobati kan? Ini caranya!

  • Kurangi kegiatan di luar rumah, terlebih pada dini hari dan malam hari. Sebab, di saat itulah nyamuk paling banyak berada di luar.
  • Pakaikan anak pakaian tertutup dan berwarna terang. Baju berlengan panjang dan celana panjang dapat meminimalisir gigitan nyamuk. Selain itu, karena nyamuk lebih tertarik dengan warna gelap.
  • Gunakan obat nyamuk di seluruh ruangan, terlebih ruangan yang memliki pencahayaan minim dan ruangan yang paling sering digunakan anak. Jangan lupa juga Ma, oleskan lotion antinyamuk pada bagian tubuh yang tidak tertutup sebelum tidur dan beraktivitas.
  • Pasang kelambu di sekeliling tempat tidur. Jika anak mama tidak terbiasa dengan pakaian tertutup atau bau obat nyamuk, paling tidak Mama bisa menerapkan cara yang satu ini. Agar ia tetap terhidar dari gigitan nyamuk.
  • Pastikan lingkungan sekitar bersih dan tidak ada genangan air, karena biasanya nyamuk demam berdarah berkembang biak di genangan air. Selain itu, terapkan juga Ma melalui 3M, yaitu menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas.

Editors' Picks

Cara Mengatasi Demam Berdarah

Cara Mengatasi Demam Berdarah
flickr.com/Sherry Kang

Ketika sudah menjangkit, DBD dapat  menimbulkan gejala demam tinggi, ruam pada kulit, perdarahan berat, dan penurunan tekanan darah yang cepat (syok). Jika hal ini tidak segera mendapat penanganan medis, DBD bisa membahayakan keselamatan jiwa.

Untuk mengatasi DBD Mama perlu menerapkan sejumlah perawatan khusus berikut ini:

  • Pastikan si Anak mendapat istirahat yang cukup di tempat tidur.
  • Berikan makanan bergizi, terutama makanan yang mudah ditelan dan dicerna serta mengandung banyak vitamin C.
  • Berikan banyak cairan untuk mencegah dehidrasi.
  • Berikan obat paracetamol untuk meredakan demam.

Baca juga:

Memang tidak ada pengobatan spesifik yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan DBD. Namun, jangan ragu untuk untuk mengkonsultasikan pada dokter apabila gejala DBD terjadi pada si Anak. Sebab, dibutuhkan uji laboratorium dan diagnosa dokter untuk menentukan terjangkitnya DBD.

Nah, itulah Ma langkah-langkah yang bisa Mama terapkan untuk mencegah dan mengatasi DBD. Semoga selalu sehat!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!