"Ini adalah tahap penunjukan sebagai penerus. Telah terdeteksi keadaan di mana (putrinya) memberikan pendapat tentang beberapa kebijakan," tulis NIS.
Jun Ae Putri Kim Jong Un Diangkat Jadi Dirjen Rudal Korea Utara

- Kim Jong Un resmi menunjuk putrinya yang berusia 13 tahun, Kim Ju Ae, sebagai Direktur Jenderal Rudal Korea Utara, memicu reaksi publik karena usianya yang masih sangat muda.
- Laporan intelijen Korea Selatan menyebut Ju Ae mulai berperan dominan dalam urusan militer dan kebijakan strategis, menandakan dirinya disiapkan sebagai penerus kepemimpinan ayahnya.
- Muncul dugaan nama aslinya adalah Kim Ju Hae, dan kemunculannya bersama Kim Jong Un di berbagai acara militer memperkuat spekulasi bahwa ia tengah dipersiapkan menjadi pewaris politik.
Kabar mengejutkan datang dari Korea Utara sesaat setelah presiden tertinggi yaitu Kim Jong Un menunjuk putrinya untuk yang baru saja berusia 13 tahun untuk menjadi Direktur Jenderal Rudal.
Berita ini sontak mendapat berbagai reaksi dari warganet yang menilai bahwa keputusan ini dinilai sakit berisiko mengingat usia putrinya yang masih terlalu belia.
Untuk memahami informasi ini secara lebih lanjut. Berikut ini Popmama.com telah rangkum detail berita Jung Ae ditunjuk sebagai Jendral Jendral. Disimak, ya!
Table of Content
1. Jung Ae dipilih sebagai penerus

Meskipun saat ini posisi Direktur Jenderal Rudal secara resmi masih dipimpin oleh Jang Chang-ha, melalui laporan intilijen yang disampaikan kepada Komite Intelijen Majelis Nasional Korea Selatan, menunjukkan peran Ju Ae yang jauh lebih dominan.
Hal ini diketahui sesaat setelah Kim Ju Ae dilaporkan telah menerima laporan langsung dari para jenderal militer dan mengeluarkan arahan yang strategis.
Hal ini menegaskan bahwa putri kandung dari Kim Jong Un tersebut telah disiapkan sebagai pengganti untuk mengisi peran penting di pemerintahan.
2. Dugaan nama asli Kim Ju Ae

Selain mendapatkan jabatan penting di pemerintahan, laporan tersebut juga mengungkap fakta baru seputar identitas sang putri. Muncul dugaan kuat bahwa nama aslinya adalah Kim Ju Hae, bukan Kim Ju Ae seperti yang dikenal publik selama ini.
Pemerintah Korea Utara sendiri dinilai cukup tertutup mengenai identitas anak-anak Kim Jong Un.
Media Korea Utara pertama kali secara resmi mengonfirmasi keberadaan putri tersebut pada November 2022 dan menyebutnya sebagai anak kesayangan saat mendampingi Kim Jong Un pada peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) tipe "Hwasong-17".
“Saya menggendong putri Kim Jong Un, Ju Ae,” ujarnya
Nama Ju Ae pertama kali terungkap pada tahun 2013 oleh Dennis Rodman, mantan pemain NBA yang mengunjungi Korea Utara atas undangan Kim Jong Un.
3. Menunjuk putrinya setelah diumumkan sebagai penerus

Muncul dugaan kuat bahwa Kim Jong Un mengganti nama putrinya setelah ditunjuk sebagai penerus. Dugaan ini muncul bukan tanpa alasan, mengingat Kim Jong Un selalu mengikutsertakan putrinya dalam berbagai kegiatan militer.
Hal ini terlihat dalam unggahan foto terbaru dokumentasi yang baru saja dirilis baru-baru ini. Dalam gambar terlihat Kim Jong Un dan dan putrinya mengenakan jaket kulit yang memperlihatkan keduanya berdiri berdampingan menyaksikan barisan besar militer di Lapangan Kim Il Sung, Pyongyang, dalam rangka penutupan kongres Partai Buruh Korea (Workers’ Party of Korea).
Penampilan kompak ayah dan anak ini memicu spekulasi luas bahwa ia sedang dipersiapkan sebagai calon penerus kepemimpinan. Para analis menilai keputusan mengenakan busana identik dengan putrinya bukan kebetulan, melainkan pesan politik yang disengaja.
Itulah ma, informasi mengenai putri Kim Jong Un diangkat menjadi Dirjen Rudal. Jadi bagaimana menurut Mama?


















