Saga Anak Anji Alami Penyakit Langka, Sinusitis Preauricular

Hanya 5 persen populasi manusia yang mengalami ini. Anak penyanyi Anji salah satunya

21 Agustus 2018

Saga Anak Anji Alami Penyakit Langka, Sinusitis Preauricular
Instagram.com/sagaomarnagata

Saga Omar Nagata, putra dari Anji Drive sekaligus pelantun lagu Telur Dadar ini diketahui mengalami penyakit langka yang hanya terjadi pada 5 persen manusia di dunia.

Penyakit tersebut adalah sinusitis preauricular. Penyakit ini biasanya terjadi pada bagian luar daun telinga. Namun, berbeda dengan apa yang Saga alami saat ini.

Sinusitis preauricularada yang ia derita berada pada bagian dalam kedua daun telinganya.

Hal tersebut juga sebenarnya telah dipublikasikan oleh Anji dengan mengunggah foto telinga sang Anak pada akun Instagram pribadinya.

"SINUS PREAURICULAR adalah hal unik yang baru saja saya pelajari. Waktu infeksi pertama, saya pikir @sagaomarnagata hanya bisul saja. Ternyata lebih dalam lagi. Dalam banyak artikel yang saya baca, hanya 5% manusia di Bumi yang punya lubang kecil itu.Tapi biasanya di bagian luar daun telinga.
Kalau @sagaomarnagata ada di bagian dalam, DI KEDUA TELINGANYA. Foto ini adalah daun telinga kanannya, yang sedang tidak infeksi. Saya membaca komentar-komentar di akun @sagaomarnagata dari Teman-teman yang punya #SinusPreauricular juga. Ternyata berbeda-beda. Ada yang suka keluar cairan berbau tidak enak (Saga tidak mengalami ini), ada yang sering infeksi, ada yang sampai besar tidak pernah infeksi (lucky u), ada yang sebulan sekali infeksi (Saga 2 tahun lalu infeksi telinga kanan) dan lain-lainnya. Untuk operasi menutup saluran itu juga ternyata banyak yang perlu dipelajari. Ada resiko-resiko yang bisa terjadi jika prosesnya gagal. Jadi saat ini saya dan @winatalia sedang dalam tahap mengumpulkan banyak informasi tentang hal itu, supaya tidak salah mengambil keputusan. Manji, rambutnya @sagaomarnagata potong dooong. Kotorannya pasti masuk dari situ,” kata beberapa saran yang masuk. Hal unik, 2x infeksi terjadi pada @sagaomarnagata , beberapa hari setelah potong rambut dari panjang ke pendek. Unik ya... Orang tua yang anaknya memiliki Sinus Preauricular, coba Googling tentang hal itu supaya lebih siap jika terjadi infeksi pada telinga anaknya."
jelas Anji pada caption Instagramnya.

Mengetahui hal tersebut dapat sangat berbahaya jika terjadi pada anak, maka berikut Popmama.com telah merangkum 4 fakta mengenai sinusitis preauricular!

1. Kondisi Saga setelah terserang sinusitis preauricular

A post shared by . SON . (@sagaomarnagata) on

Setelah anaknya divonis mengidap sinusitis preauricularad, Anji tak lantas menyembunyikan apa yang sedang menimpa Saga.

Sebaliknya, justru Anji dengan senang hati berbagi informasi mengenai penyakit langka tersebut kepada publik agar masyarakat pun dapat lebih sadar mengenai penyakit yang satu ini serta dapat mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menyembuhkannya.

Pada akun Instagram anaknya, @sagaomarnagata, dengan detail Anji menjelaskan tahapan penyembuhan yang dilakukan oleh sang Anak.

Menjawab komentar netizen yang mengatakan bahwa sinusitis preauricularad adalah congean, maka Anji pun dengan sabar memberikan informasi kepada masyarakat bahwa sinusitis preauricular bukanlah apa yang mereka katakan, melainkan penyakit yang lebih serius dari itu.

Hingga saat ini, Anji pun menjelaskan bahwa pada tanggal 20 Agustus ini Saga akan menjalankan operasi untuk yang pertama kalinya.

"Sore ini aku operasi buat pertama kalinya. Terima kasih doa-doanya ya Om Tante." ungkap Anji pada akun Instagram Saga.

Meskipun sebelumnya Saga telah melewati beberapa perawatan dari dokter, namun akhirnya Saga pun diputuskan untuk menjalankan operasi.

Editors' Pick

2. Penyebab sinusitis preauricular

A post shared by . SON . (@sagaomarnagata) on

Sinus preaurikular atau disebut juga fistula preaurikular merupakan salah satu penyakit kongenital atau kelainan bawaan yang disebabkan oleh kegagalan bersatunya tuberkulum arkus pertama ke tuberkulum–tuberkulum lainnya.

Muara fistel ini sering mengeluarkan sekret atau cairan yang berasal dari kelenjar sebasea (kelenjar minyak).

Gangguan ini sebenarnya tidak berbahaya tetapi kadang bisa terjadi infeksi pada fistel yang mengakibatkan terjadinya bengkak dan nyeri di lubang tersebut.

Biasanya sinusitis preauricular ini ditandai dengan nodula (jerawat besar yang merah), penyok, atau lesung pipi yang letaknya berdekatan dengan telinga luar.

3. Cara mencegah sinusitis preauricular

3. Cara mencegah sinusitis preauricular
Instagram.com/sagaomarnagata

Tidak banyak orang yang terlahir dengan sinusitis preaurikular di dunia ini. Misalnya seperti di Eropa, angkanya 1-9 persen, di Amerika hanya 0,9 persen, di Taiwan sekitar 2,5 persen, dan 10 persen di beberapa daerah di Afrika.

Namun jika anak Mama mengidap penyakit langka yang satu ini, maka ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi tersebut antara lain dengan menghindari manipulasi pada area fistel serta membersihkan muara fistel dengan alkohol atau cairan antiseptik lainnya secara rutin. 

4. Penyembuhan sinusitis preauricular pada anak

4. Penyembuhan sinusitis preauricular anak
Instagram.com/sagaomarnagata

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi sinusitis preaurikular.

Pengobatan pada sinusitis preaurikular yang terinfeksi adalah dengan pemberian antibiotik dan juga memberikan kompres hangat pada area tersebut.

Pada kasus infeksi yang sering kali berulang maka pilihan terapi lainnya adalah dengan tindakan operasi atau pembedahan.

Hal inilah yang kini sedang dijalani oleh Saga, anak dari Anji. Dengan segala upaya yang sudah dilakukan oleh Anji dan keluarga, maka diharapkan Saga dapat segera sembuh dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Mohon doanya ya, Ma!

The Latest