Bukan Hanya Basket, Ini 5 Pilihan Olahraga yang Meninggikan Badan Anak

Rajin berolahraga dapat membantu pertumbuhan tulang anak

4 Juli 2021

Bukan Ha Basket, Ini 5 Pilihan Olahraga Meninggikan Badan Anak
Pexels/Gabby K

Memiliki badan yang ideal mungkin menjadi impian banyak anak. Tubuh tinggi akan membuat postur tubuh terlihat lebih ideal. Oleh karena itu, banyak anak yang berusaha dengan giat untuk meninggikan badannya.

Banyak hal yang memengaruhi pertumbuhan tinggi badan, diantaranya faktor genetik, nutrisi, dan aktivitas fisik. Ketiga faktor tersebut sangat memengaruhi pertumbuhan tulang seseorang.

Banyak orangtua yang menyuruh anaknya untuk mengonsumsi susu dan daging agar tinggi. Padahal, tidak hanya itu yang bisa membuat seseorang menjadi lebih tinggi. Aktivitas fisik seperti olahraga juga sangat berpengaruh.

Ada beberapa jenis olahraga yang dapat meninggikan badan. Terbukti dengan orang-orang yang menjadikan olahraga ini ke tahapan profesional memiliki postur tubuh yang tinggi. 

Untuk mengetahui apa saja pilihan olahraga yang meninggikan badan, maka simak informasi Popmama.com berikut ini ya.

1. Bola basket dapat membantu pelepasan hormon pertumbuhan

1. Bola basket dapat membantu pelepasan hormon pertumbuhan
Pexels/Bk Aguilar

Basket sering dijadikan pilihan sebagai jenis olahraga yang meninggikan badan. Olahraga ini dinilai efektif dalam proses pertumbuhan badan seseorang. Sehingga banyak orangtua yang menyarankan anaknya untuk mengikuti kelompok basket di sekolahnya

Gerakan lari dan melompat membantu peregangan otot dan tulang punggung. Dalam beberapa penelitian juga dikatakan bahwa gerakan melompat saat bermain basket dapat melepaskan hormon pertumbuhan.

Editors' Picks

2. Berenang membuat otot dan tulang punggung meregang saat di dalam air

2. Berenang membuat otot tulang punggung meregang saat dalam air
Pixabay/freddebackman

Selain basket, berenang juga cukup populer menjadi pilihan sebagai olahraga yang meninggikan badan. Banyak orang yang rutin melakukan olahraga berenang untuk menambah tinggi badannya.

Gerakan berenang sendiri banyak menggunakan otot punggung dan kaki. Saat melakukan gerakan di dalam air, otot dan sendi mengalami peregangan. 

3. Lompat tali juga dapat membantu pertumbuhan tulang

3. Lompat tali juga dapat membantu pertumbuhan tulang
Pexels/Gabby K

Olahraga yang satu ini juga menggunakan banyak gerakan melompat seperti halnya basket. Namun, olahraga lompat tali menggunakan tali sebagai alat yang diperlukan saat melakukan olahraga ini.

Ternyata, banyak juga yang merekomendasikan lompat tali sebagai olahraga yang meninggikan badan. Memang banyak yang mengatakan bahwa gerakan melompat dapat membantu seseorang untuk menambah tinggi badannya.

4. Yoga memiliki gerakan yang melatih otot dan tulang untuk pertumbuhan

4. Yoga memiliki gerakan melatih otot tulang pertumbuhan
Freepik/senifpetro

Banyak orang yang menganggap olahraga yang satu ini sebagai aktivitas meditasi. Mereka mengira bahwa olahraga ini hanya duduk diam sambil menyilangkan kaki dan memejamkan mata.

Padahal, olahraga yoga juga mampu menjadi salah satu olahraga yang meninggikan badan. Beberapa gerakan pada olahraga ini akan membuat tubuh meregang dan menguatkan otot-otot yang ada di tubuh.

5. Voli dapat memicu peningkatan hormon khusus bernama IGF-1

5. Voli dapat memicu peningkatan hormon khusus bernama IGF-1
Unsplash/@sxxd

Olahraga voli juga merupakan olahraga yang banyak melakukan gerakan berlari dan melompat. Penggunaan otot dan sendi yang cukup intens ini mampu menjadikan voli sebagai olahraga yang meninggikan badan.

Berlatih olahraga voli secara teratur akan memberikan beban pada tulang yang kemudian memicu peningkatan produksi hormon khusus bernama IGF-1 yang berperan penting dalam pertumbuhan tulang.

Melakukan olahraga yang meninggikan badan tidak hanya dilakukan sekali atau dua kali untuk betul-betul meninggikan badan. Perlu latihan secara rutin dan didukung dengan asupan nutrisi yang cukup agar pertumbuhan tulang dapat terjadi. Yuk, dukung anak agar tubuh tinggi.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.