5 Contoh Hewan yang Tidak Mengalami Metamorfosis dan Ciri-Cirinya

Ada beberapa hewan yang tidak mengalami metamorfosis, misalnya ayam, kucing, hingga penguin

22 Desember 2021

5 Contoh Hewan Tidak Mengalami Metamorfosis Ciri-Cirinya
Pexels/rohan001

Sebagaimana yang telah diketahui, daur hidup hewan terbagi menjadi dua bagian, yakni mengalami metamorfosis dan tidak mengalami metamorfosis.

Hewan yang mengalami metamorfosis umumnya terjadi perubahan bentuk dan fungsi tubuh sejak lahir hingga dewasa, sedangkan hewan yang tidak mengalami metamorfosis merupakan hewan yang tumbuh tanpa mengubah bentuk tubuhnya.

Meski demikian, hewan yang tidak mengalami metamorfosis tetap mengalami siklus hidup. Siklus hidup merupakan fase dari makhluk hidup lahir, tumbuh dewasa, sampai akhirnya menghasilkan keturunan.

Dalam siklus hidup hewan yang tidak mengalami metamorfosis, hewan tidak melalui tahapan menjadi larva atau pupa.

Agar kamu lebih memahaminya, yuk simak 5 contoh hewan yang tidak mengalami metamorfosis yang telah Popmama.com rangkum.

1. Ayam

1. Ayam
Pexels/roman-odintsov

Ayam merupakan salah satu hewan yang siklus hidupnya tidak mengalami metamorfosis. Karena, ayam tidak mengalami perubahan bentuk menjadi sesuatu yang lain sejak menetas. Ayam hanya mengalami perkembangan dan tumbuh menjadi besar saja.

Ayam tergolong hewan ovipar. Artinya ayam berkembang biak dengan cara bertelur.

Ayam betina menghasilkan telur yang nantinya menetas dan tumbuh menjadi ayam kecil atau itik. Sebelum menetas, biasanya ayam betina akan mengerami telurnya selama 21 hari.

Setelah itu, anak ayam atau itik membutuhkan suhu yang hangat agar tubuhnya tidak kedinginan. Sebab, anak ayam yang baru menetas tidak memiliki banyak bulu untuk melindunginya.

Kemudian, setelah tiga hari, bulu dan fungsi tubuh ayam sudah mulai bisa digunakan. Anak ayam akan tumbuh menjadi ayam dewasa.

Apabila berkelamin betina, ayam akan berkembang biak dengan menghasilkan telur.

2. Kucing

2. Kucing
Pexels/mochamadwildan

Kucing merupakan hewan yang berkembang biak dengan cara beranak atau melahirkan (vivipar), sehingga siklus hidupnya tidak mengalami metamorfosis.

Setelah terjadi perkawinan dan pembuahan pada kucing betina, kucing betina akan mengandung anaknya selama kurang lebih 3 bulan atau 63-67 hari. Namun, ada pula kucing yang hamil lebih dari 67 hari dan paling lama 72 hari.

Setelah itu, anak kucing akan lahir. Anak kucing yang baru lahir tersebut biasanya tidak bisa bergerak dengan lincah dan belum dapat mencari makanannya sendiri, sehingga masih bergantung pada induknya.

Selain itu, anak kucing juga masih membutuhkan kehangatan dan menyusu dari induknya. Namun lama kelamaan, anak kucing akan mengalami pertumbuhan dan gerakannya semakin lincah.

Dalam hal ini, tubuh kucing tidak akan mengalami banyak perubahan bentuk hingga dewasa. Hanya ukuran tubuhnya saja yang berubah dari kecil menjadi lebih besar.

Editors' Pick

3. Lumba-lumba

3. Lumba-lumba
Pexels/jonasvonwerne

Hewan lainnya yang tidak mengalami metamorfosis adalah lumba-lumba. Lumba-lumba merupakan hewan mamalia laut yang cerdas dan memiliki sistem alamiah yang melengkapi tubuhnya sangat kompleks.

Sama seperti halnya ayam dan kucing, bentuk lumba-lumba juga tidak mengalami perubahan sejak baru lahir hingga dewasa.

Setelah proses perkawinan dan pembuahan, lumba-lumba akan mengandung sekitar 11-12 bulan. Kemudian, barulah anak lumba-lumba lahir.

Anak lumba-lumba tersebut akan selalu berada di dekat induknya mengingat mereka membutuhkan susu sebagai energi dan juga sebagai upaya melindungi dari bahaya.

Saat berumur 3-6 tahun, anak lumba-lumba remaja mulai bisa hidup sendiri hingga dewasa. Tidak ada perubahan bentuk yang signifikan terhadap lumba-lumba dari lahir hingga dewasa. Ukurannya saja yang menjadi lebih besar ketimbang saat baru lahir dan remaja.

4. Penguin

4. Penguin
Pexels/vladimir-blyufer-1991484

Penguin adalah hewan akuatik jenis burung yang tidak bisa terbang. Dalam siklus hidupnya, penguin tidak mengalami metamorfosis. Biasanya, pasangan penguin akan bersama-sama dalam kurung waktu lama dan bertelur sebanyak satu hingga dua telur.

Nantinya, penguin betina dan penguin jantan akan saling bergantian untuk menjaga telur tersebut agar tetap hangat sampai menetas. Saat menetas, anak penguin memiliki bentuk yang sama dengan penguin dewasa.

Akan tetapi, ukurannya lebih kecil dan berwarna abu-abu. Seiring bertambahnya umur, anak penguin akan mengalami perubahan pada bulunya, dari berwarna abu-abu menjadi berwarna hitam putih.

5. Kambing

5. Kambing
Pexels/reijo-telaranta-1359383

Kambing merupakan ternak yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Biasanya, kambing dibudidayakan dalam peternakan untuk dijadikan peliharaan maupun dimanfaatkan menjadi berbagai macam hal, baik dikonsumsi atau dijadikan bahan baku.

Dalam siklus hidupnya, kambing dewasa akan mengalami fase perkawinan. Setelah terjadi proses perkawinan dan pembuahan, kambing betina akan masuk pada fase kehamilan. Usia kehamilan kambing terjadi sekitar 150-155 hari. Paling lama, usia kehamilan kambing sekitar 170 hari dan hanya terjadi pada kambing liar.

Kemudian, kambing akan melahirkan anaknya sebanyak 1 hingga 2 ekor dalam 15 menit. Setelah melahirkan, induk kambing biasanya akan memakan air-ari yang keluar bersama anak kambing.

Ukuran anak kambing yang baru lahir bergantung pada nutrisi dari induknya, sehingga ukurannya beragam. Anak kambing tersebut nantinya menyusui dari induknya.

Pada fase dewasa, anak kambing akan tumbuh dengan ukuran lebih besar dan tidak akan menyusu lagi. Kambing dewasa akan mulai bergabung dengan kambing lainnya, tetapi untuk kambing liar biasanya cenderung hidup secara soliter dan menyendiri.

6. Ciri-ciri hewan yang tidak mengalami metamorfosis

6. Ciri-ciri hewan tidak mengalami metamorfosis
Freepik/freepic.diller

Dalam siklus hidup hewan yang mengalami metamorfosis sempurna atau metamorfosis tidak sempurna ditandai dengan adanya perubahan bentuk tubuh. Metamorfosis sempurna akan mengalami empat fase hidup dan perubahan bentuk menjadi sesuatu yang berbeda, sedangkan metamorfosis tidak sempurna hanya mengalami tiga fase hidup saja.

Meski demikian, metamorfosis tidak sempurna tidak mengalami perubahan bentuk menjadi sesuatu yang berbeda melainkan hanya ukurannya yang menjadi lebih besar.

Sementara itu, ciri hewan yang tidak mengalami metamorfosis adalah tidak mengalami perubahan bentuk apa pun dari lahir atau menetas hingga dewasa. Selain itu, hewan yang tidak mengalami metamorfosis juga tidak mengalami fase hidup layaknya hewan yang mengalami metamorfosis.

Itulah 5 contoh hewan yang tidak mengalami metamorfosis yang perlu kamu ketahui. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan kamu ya!

The Latest