Fakta-Fakta Menarik Seputar Paskah untuk Diceritakan kepada Anak

Apa hubungannya kelinci, telur, dan Paskah? Cari tahu jawabannya di sini, Ma!

20 April 2019

Fakta-Fakta Menarik Seputar Paskah Diceritakan kepada Anak
Pexels.com/Giftpundits.com

Tak terasa Hari Raya Paskah sudah datang kembali. Berbagai pernak-pernik seperti maskot kelinci Paskah, acara lomba mencari telur serta cokelat berbentuk telur Paskah selalu menarik bagi anak-anak. Baik itu mereka yang merayakannya maupun tidak.

Berbeda dengan Hari Natal yang dirayakan pasti setiap tanggal 25 Desember, peringatan Paskah jatuh di tanggal yang berbeda tiap tahunnya. Selain itu, di Indonesia peringatan Paskah tidak sepopuler Natal. Meskipun begitu, anak-anak pasti punya rasa penasaran terhadap peringatan ini. Hmmm, bagaimana ya cara menjelaskannya?

Berikut ini fakta-fakta yang dikumpulkan Popmama.com  agar Mama bisa menjelaskan tentang Paskah kepada anak.

Paskah adalah Perayaan Kebangkitan Yesus Kristus

Paskah adalah Perayaan Kebangkitan Yesus Kristus
Pexels.com

Bagi umat Kristiani, Paskah merupakan perayaan kebangkitan Yesus Kristus sekaligus merupakan tanggal terpenting dalam kalender Kristen. Paskah menandai peristiwa Yesus disalibkan, mati, dikuburkan lalu bangkit pada hari ketiga, yaitu di hari Minggu Paskah.

Mengapa Tanggal Perayaan Paskah Berubah Setiap Tahun?

Mengapa Tanggal Perayaan Paskah Berubah Setiap Tahun
Pixabay.com

Paskah selalu jatuh di tanggal yang berbeda setiap tahunnya. Ini karena Paskah jatuh pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama atau setelah titik balik musim semi yang umumnya selalu terjadi pada atau di antara tanggal 22 Maret dan 25 April.

Editors' Picks

Paskah Menandai Berakhirnya Masa Prapaskah

Paskah Menandai Berakhir Masa Prapaskah
Pexels.com

Masa Prapaskah berlangsung selama 40 hari yang diawali dengan tradisi Rabu Abu. Rabu Abu adalah sebuah tradisi untuk memulai masa beribadah dan berpuasa sebagai tanda pertobatan bagi umat Kristen. Jadi, ritual puasa dalam beribadah juga dikenal di agama lain selain Islam, lho.

Minggu Sebelum Paskah Dikenal sebagai Pekan Suci

Minggu Sebelum Paskah Dikenal sebagai Pekan Suci
Pexels.com/Marchello Chagas

Pekan Suci dimulai dengan hari Minggu Palma, yang mana perayaan ini mengenang masuknya Yesus ke kota Yerusalem. Dalam pekan suci ini ada tiga peristiwa penting lain yang dikenal Tri Hari Suci yang meliputi: Kamis Putih (hari Perjamuan Terakhir), Jumat Agung (hari penyaliban Kristus) dan Sabtu Suci (waktu antara penyaliban dan kebangkitan).

Di hari Sabtu malam, umat Kristiani merayakan ibadah malam Paskah dan menandai kebangkitan Yesus di hari Minggu Paskah.

Kenapa Paskah Identik dengan Kelinci?

Kenapa Paskah Identik Kelinci
Wikimedia Commons

Ide kelinci Paskah yang berasal dari kalangan Lutheran Jerman ini, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Sinterklas. Karakter ini dibuat untuk menilai apakah perbuatan anak-anak cukup pantas mendapatkan hadiah berupa telur Paskah untuk perbuatan baiknya. Penyebutan pertama kali karakter ini, muncul dalam sebuah cerita pada tahun 1682.

Selain itu, kelinci merupakan hewan yang sangat gampang berkembang biak. Baik kelinci maupun telur merupakan lambang kelahiran baru atau kehidupan baru bagi umat Kristiani.

Nah, bagaimana Ma, tidak terlalu susah bukan? Tentu saja saat Mama menjelaskan, gunakan bahasa sesederhana mungkin yang dapat dipahami anak. Atau Mama bisa menggunakan gambar-gambar menarik untuk menjelaskannya.

Saatnya berburu telur Paskah. Selamat Paskah untuk semua yang merayakannya! 

Baca Juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!