Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Kurang Tidur Dapat Memengaruhi Kecerdasan Anak?
Pexels/Ketut Subiyanto
  • Tidur berperan penting dalam perkembangan otak anak karena saat fase deep sleep, tubuh memproduksi hormon pertumbuhan yang mendukung pembentukan koneksi antarsel otak dan proses belajar.
  • Kurang tidur dapat menurunkan kecerdasan anak karena terganggunya produksi hormon pertumbuhan, sehingga konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan belajar menjadi tidak optimal.
  • Kebutuhan tidur anak berbeda sesuai usia: 1–3 tahun butuh 12 jam, 3–6 tahun 11–12 jam, 6–12 tahun 10–11 jam, dan remaja 13–18 tahun sekitar 7–9 jam per hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak Mama mengira tidur hanya berfungsi mengembalikan energi anak setelah seharian beraktivitas.

Padahal saat tidur, otak anak justru bekerja mengolah informasi, memperkuat ingatan, hingga mendukung tumbuh kembangnya.

Dokter Ryan Kasmani spesialis bedah saraf dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional dalam kanal YouTube Kata Dokter menjelaskan bahwa saat tidur tubuh melakukan banyak proses penting, seperti:

  • memperbaiki jaringan tubuh,

  • mendukung pemulihan fisik,

  • serta mengatur berbagai fungsi tubuh.

Lalu, benarkah kurang tidur bisa membuat kecerdasan anak menurun?

Nah, Popmama.com telah merangkum penjelasan apakah kurang tidur bisa memengaruhi kecerdasan anak? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Mengapa tidur penting untuk perkembangan otak anak?

Popmama.com/Syiva Amalia/AI

Saat tertidur otak anak tetap aktif. Dalam dunia kesehatan, fase deep sleep adalah waktu di mana tubuh memproduksi hormon pertumbuhan atau growth hormone yang berperan dalam perkembangan tulang, otot, dan organ tubuh.

Proses pembentukan ini menjadi penghubung atau koneksi antarsel otak. Di mana, salah satunya membantu proses penyimpanan memori dan proses belajar.

Jika anak sering tidur larut malam bahkan sampai begadang, peran hormon pertumbuhan yang dilepaskan saat tidur akan terganggu.

Akibatnya kadar hormon pertumbuhan yang diproduksi dalam tubuh anak akan sedikit. Alhasil, jumlah yang dibutuhkan tubuh untuk proses perkembangannya tidak akan berjalan secara optimal.

2. Tidur yang cukup memengaruhi tingkat kecerdasan anak

Popmama.com/Syiva Amalia/AI

Hal pertama yang harus Mama catat adalah hormon pertumbuhan, kunci kecerdasan anak. Hormon ini diproduksi oleh otak saat siklus tidur anak sampai pada fase deep sleep atau nyenyak. Fase di mana gelombang otak dalam frekuensi melambat disertai denyut jantung serta pernafasan si Kecil yang berada di titik terendah.

Pada proses ini otak mulai melakukan pembersihan masal menggunakan sistem glimfatik. Sistem yang hanya dimiliki oleh otak untuk membersihkan racun dan limbah. Istilah lainnya fase otak melakukan detoksifikasi. Jika waktu tidur anak cukup, permbersihan racun dan limbah akan lancar,. Tingkat konsentrasi dan fokus akan melonjak tajam.

Sebaliknya bila tidur lelap si Kecil terganggu, hormon yang diproduksi menjadi berkurang. Pembersihan tidak akan optimal mengusir racun dan limbah pada otak. Alhasil anak akan mengalami penurunan konsentrasi dan sulit fokus.

Untuk itu, cara agar kecerdasan anak meningkat diperlukan peran Mama dalam mengatur durasi tidur yang cukup bagi si Kecil.

3. Berapa lama waktu tidur anak sesuai usianya?

Pexels/Ron Lach

Perlu Mama ketahui, bahwa setiap anak bisa memiliki kebutuhan tidur yang berbeda. Berikut durasi tidur anak sesuai usianya, berdasarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia:

  • anak usia 1-3 Tahun durasi tidur idealnya adalah 12 jam (total)per hari,

  • anak usia 3-6 Tahun durasi tidur idealnya adalah 11-12 jam per hari,

  • anak usia 6-12 Tahun durasi tidur idealnya adalah 10-11 jam per hari,

  • anak usia 13−18 tahun, durasi tidur idealnya adalah 7-9 jam per hari.

Setelah memerhatikan durasi dan siklus tidur anak, Mama bisa memberikan asupan gizi lewat nutrisi dari makanan yang dikonsumsinya.

Untuk menambah kecerdasan si Kecil, Mama bisa memberikan lebih banyak asupan protein, vitamin, serat, dan antioksidan.

Melalui pengaturan durasi tidur, perkembangan otak anak akan terpenuhi dan stimulus dalam memproduksi hormon pertumbuhan lebih. Jika kebutuhan tidur si Kecil terpenuhi, kecerdasannya meningkatk.

Itulah penjelasan kenapa kurang tidur bisa memengaruhi kecerdasan anak. Yuk, ajak anak untuk tidur lebih awal dengan durasi tidur yang cukup. Jangan sampai kecerdasannya terganggu.

FAQ seputar tidur dan pengaruhnya untuk kecerdasan

Apa yang memengaruhi pola tidur anak?

Pola tidur anak  dipengaruhi oleh lingkungan sekitar seperti perubahan suhu dan lingkungan yang bising. Selain itu, bertambahnya usia anak dapat membuat durasi tidurnya mengalami perubahan. Kondisi kesehatan anak juga menjadi salah satu faktor pola tidurnya berubah.

Apa penyebab anak kurang tidur di malam hari?

Salah satu penyebab anak kurang tidur adalah regresi tidur atau sleep regression. Kondisi yang dialami anak karena terbangun tanpa alasan. Biasanya berhubungan dengan tumbuh kembang anak.

Apa yang terjadi jika anak kurang tidur?

Kurang tidur mengakibatkan pertumbuhan hormon berkurang. Hal ini dapat memicu pelemahan daya tahan tubuh, kecerdasan, emosi, dan kognisinya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article