6 Jenis Investasi Dana Pendidikan Anak

Cari tahu yuk bentuk investasi yang dapat digunakan sebagai tabungan pendidikan anak

23 Oktober 2018

6 Jenis Investasi Dana Pendidikan Anak
Pexels/Pixabay

Ma, apakah kamu termasuk yang sudah mempersiapkan biaya pendidikan si Kecil?

Kalau sudah, biasanya Mama menginvestasikannya dalam bentuk apa?

Biaya pendidikan banyak mengalami kenaikan setiao tahunnya dimana inflasi dana pendidikan rata-rata 15% sampai dengan 25% per tahun.

Wah, tidak terbayang ya saat anak masuk usia kuliah nanti dana yang diperlukan pasti sangat besar bahkan sampai ratusan juta rupiah.

Oleh karena itu jangan tunda menabung dan memilih investasi dana pendidikan anak.

Segera dimulai dan pastikan Mama memilih produk investasi yang tepat.

Popmama.com akan membagikan 6 jenis investasi dana pendidikan anak yang dapat Mama pilih berikut ini:

1. Tabungan pendidikan

1. Tabungan pendidikan
Pexels/rawpixel.com

Tabungan pendidikan adalah produk tabungan yang tujuannya untuk dipergunakan sebagai dana pendidikan.

Keuntungan menggunakan produk ini Mama tidak perlu khawatir dana tabungan pendidikan tercampur dengan dengan uang lainnya.

Persyaratan membuka tabungan ini cukup mudah, Mama hanya perlu memiliki rekening di bank yang dikehendaki.

Jangan lupa membawa identitas diri seperti KTP, buku tabungan dan akta kelahiran anak.

Sistemnya pun sangat mudah dengan menggunakan sistem auto-debet dimana setiap bulannya akan ada sejumlah uang yang diambil dari rekening utama Mama.

Jumlah uang yang di debet perbulan sesuai dengan permintaan Mama pada pihak bank yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan.

Setiap bulan akan ada uang yang disalurkan ke tabungan pendidikan yang bersumber dari rekening utama selama jangka waktu tertentu seperti yang telah disepakati dengan pihak bank.

Apabila selama 3 bulan berturut-turut Mama tidak memiliki saldo yang memadai di rekening utama, maka seluruh uang yang telah terkumpul di dalam tabungan pendidikan akan disalurkan ke rekening utama setelah dipotong biaya administrasi dan lain-lain.

Salah satu keunggulan dari tabungan pendidikan adalah fasilitas asuransi jiwa, sehingga anak akan mendapat tunjangan sesuai ketentuan dalam polis asuransi apabila Mama meninggal dunia.

2. Deposito

2. Deposito
Pexels/rawpixel.com

Mama mau dana yang di investasikan lebih berkembang? Tidak ada salahnya membuka deposito di bank.

Deposito merupakan salah produk simpanan yang menawarkan bunga lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa sehingga dana yang Mama investasikan akan jauh lebih berkembang.

Akan tetapi pastikan dana yang Mama sisihkan setiap bulannya tidak akan dipergunakan sama sekali, karena bila menyimpan uang dalam bentuk deposito maka Mama tidak dapat mengambilnya sebelum waktu jatuh tempo.

Jangka waktu simpan deposito pun beragam, mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan.

Di mana apabila Mama memilih jangka waktu yang paling panjang maka bunga yang diberikan pun akan semakin tinggi.

Meskipun bunga yang ditawarkan deposito lebih tinggi dari tabungan biasa, namun perkembangan investasinya tidak begitu signifikan.

Untuk Mama yang lebih menyukai profil resiko rendah maka deposito merupakan pilihan tepat.

Jangka waktu yang fleksibel pun menjadi keunggulan yang dapat Mama pertimbangkan.

Saat ini pun Mama dapat membuka deposito secara mandiri melalui e-banking lho!

Editors' Picks

3. Emas

3. Emas
Pexels/Michael Steinberg

Logam mulia yang satu ini merupakan favorit kaum perempuan di seluruh dunia ya. Apakah Mama salah satunya?

Emas bisa dijadikan sebagai media investasi dalam menabung biaya pendidikan untuk si Kecil.

Sifatnya yang likuid, mudah didapat serta kebal terhadap inflasi merupakan beberapa kelebihannya.

Bila Mama ingin menabung jangka pendek hingga menengah, maka pilihan berinvestasi dalam bentuk emas merupakan salah satu pilihan yang tepat.

Dalam 3 hingga 5 tahun ke depan Mama sudah dapat melihat kenaikan nilai investasi Mama.

Apabila berniat untuk investasi maka pilihan membeli emas batangan lebih baik dibandingkan perhiasan.

Saat ini banyak beredar emas batangan dari 0.5 gram lho!

Tetapi ingat ya Ma harus aman dalam penyimpanan. Mama dapat mempergunakan jasa Safe Deposit Box (SDB) yang disediakan oleh industri perbankan.

4. Reksa dana

4. Reksa dana
Pexels/rawpixel.com

Reksa dana merupakan salah satu pilihan berinvestasi dimana dana dari para investor akan dikelola oleh Manajer Investasi (MI) dan dana yang terhimpun diinvestasikan ke dalam portofolio efek.

Ada beberapa jenis reksa dana yang dapat Mama pilih tergantung pada jangka waktu investasinya.

Bila Mama ingin investasi jangka pendek maka reksa dana pasar uang merupakan pilihan yang bijaksana.

Manajer Investasi akan mengelola dana tersebut dan ditempatkan pada instrumen pasar uang seperti deposito, obligasi jangka pendek dan surat berharga komersil.

Berinvestasi pada reksa dana jauh lebih menguntungkan dibandingkan menabung di tabungan biasa.

Bila Mama mau nilai investasi lebih optimal maka dapat memilih reksa dana campuran dengan profil resiko yang lebih tinggi tetapi menawarkan keuntungan yang tinggi pula. Reksa dana campuran menginvestasikan dana investor ke instrumen saham, obligasi serta pasar uang. Pilihan ini dapat Mama ambil apabila ingin berinvestasi sekitar 3 hingga 5 tahun. Apabila kurang dari itu dikhawatirkan malah merugi dan tidak berkembang baik dana yang telah diinvestasikan.

Untuk investasi jangka panjang diatas 5 tahun Mama dapat mempertimbangkan reksa dana saham dengan profil resiko paling tinggi diantara yang lain.

5. Asuransi pendidikan

5. Asuransi pendidikan
Pexels/rawpixel.com

Mama sudah pernah dengar mengenai asuransi pendidikan? Apa bedanya dengan tabungan pendidikan?

Tujuan keduanya sama yaitu sarana berinvestasi.

Hanya saja jika tabungan pendidikan dikeluarkan oleh perbankan, asuransi pendidikan diterbitkan oleh perusahaan asuransi.

Berbeda dengan tabungan pendidikan yang akan cair setelah masa menabung selesai, asuransi pendidikan hanya dapat dicairkan apabila jatuh tempo atau ketika Mama meninggal.

Sekalipun Mama telah tiada dan tidak dapat membayar lagi iuran asuransi, namun dana pendidikan anak tetap terjamin karena yang akan meneruskan pembayarannya adalah pihak perusahaan asuransi.

Apabila Mama tertarik dengan asuransi pendidikan, cari tahu sistem kerjanya dan pilih perusahaan asuransi yang memiliki reputasi baik ya!

6. Properti dan tanah

6. Properti tanah
Pexels/Pixabay

Meskipun tidak liquid tetapi Mama juga bisa berinvestasi melalui tanah dan properti. Seperti yang kita tahu bahwa harga tanah dan properti selalu meningkat setiap tahunnya.

Sebelum si Kecil menginjak usia kuliah, Mama dapat menyewakan rumah tersebut dan uangnya dapat dipergunakan untuk menabung dana pendidikan anak.

Kemudian saat anak sudah hendak masuk kuliah, Mama dapat mulai memasarkan rumah atau tanah yang Mama miliki.

Nah itulah 6 pilihan investasi dana pendidikan anak yang dapat Mama pilih untuk berjaga-jaga dan memastikan si Kecil kelak dapat melanjutkan studi tanpa kendala biaya. 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.