Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Cara Atasi Lelah di Sore Hari agar Kembali Berenergi
Pexels/Ron Lach
  • Fenomena titik lesu di sore hari umum terjadi, namun bisa diatasi lewat kebiasaan sederhana seperti menjaga pola makan dan istirahat yang cukup.
  • Sarapan bergizi, konsumsi karbohidrat kompleks, serta camilan sehat membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari tanpa efek lemas mendadak.
  • Cukup tidur, minum air putih teratur, dan konsumsi kafein secukupnya menjadi langkah penting agar tubuh tetap segar hingga malam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kadang sore-sore orang suka ngantuk dan capek. Katanya biar nggak lelah, harus sarapan pagi, makan makanan sehat, minum air putih, dan tidur cukup. Jangan makan terlalu banyak gula atau gorengan ya. Kalau masih ngantuk boleh minum kopi sedikit saja. Sekarang banyak orang coba cara ini biar tetap semangat sore hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Baru jam tiga sore, tapi rasanya mata sudah berat dan badan lemas tak bertenaga. Kalau Mama pernah mengalami hal ini hampir setiap hari, tenang saja, kamu tidak sendirian. 

Fenomena ini dikenal dengan istilah midafternoon energy slump atau titik lesu di sore hari, dan ternyata banyak orang mengalaminya.

Kabar baiknya, rasa lelah di sore hari ini sebenarnya bisa dicegah dan diatasi dengan kebiasaan sehari-hari yang sederhana. 

Penasaran bagaimana caranya? Berikut Popmama.com merangkum cara atasi lelah di sore hari. Yuk, simak sampai habis!

1. Jangan lewatkan sarapan pagi

Pexels/Burst

Terburu-buru mengurus anak di pagi hari sering membuat Mama lupa sarapan. Padahal, sarapan adalah kunci utama untuk menjaga energi sepanjang hari. 

Melewatkan waktu makan, termasuk sarapan, bisa memengaruhi kemampuan fokus dan membuat tubuh kehilangan asupan nutrisi penting sejak awal hari. 

Menurut Johns Hopkins Medicine, orang yang sering melewatkan waktu makan justru cenderung makan berlebihan di waktu berikutnya. Jadi, sesibuk apa pun paginya, luangkan waktu barang sepuluh menit untuk sarapan, ya.

2. Konsumsi karbohidrat kompleks

Pexels/RDNE Stock project

Setelah sarapan terpenuhi, perhatikan juga jenis karbohidrat yang dikonsumsi. Karbohidrat kompleks seperti roti gandum utuh, nasi merah, oatmeal, buah, dan sayuran dicerna lebih perlahan sehingga energi yang dihasilkan lebih stabil dan tahan lama. 

Dilansir Johns Hopkins Medicine, makanan berbasis karbohidrat kompleks memang menjadi sumber energi cepat yang sehat untuk tubuh. 

Kalau ingin rasa kenyang lebih lama, kamu bisa menambahkan sumber protein seperti kacang-kacangan, selai kacang, atau keju karena jenis makanan ini butuh waktu lebih lama untuk dicerna.

3. Pilih camilan sehat

Pexels/Viktoria Slowikowska

Siapa bilang ngemil itu dilarang? Camilan justru bisa menjadi mini meal alias makanan kecil yang menambah asupan gizi harian, asalkan pintar memilih. 

Buah-buahan segar, potongan sayur, atau yoghurt rendah lemak adalah beberapa pilihan camilan yang bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat tanpa membuat perut begah. 

Kuncinya ada pada variasi, porsi yang wajar, dan keseimbangan gizi. Daripada mengambil keripik atau biskuit manis dari lemari camilan, coba sediakan potongan buah di kulkas agar lebih mudah dijangkau saat lapar mendadak.

4. Utamakan makanan rendah lemak

Pexels/MART PRODUCTION

Makanan tinggi lemak memang menggugah selera, tapi sayangnya proses pencernaannya lebih lama dan bisa membuat tubuh terasa berat serta lesu. Kebanyakan camilan kemasan atau makanan cepat saji mengandung lemak dan gula dalam jumlah tinggi sekaligus, kombinasi yang kurang bersahabat dengan energi tubuh. 

Coba mulai mengurangi kebiasaan jajan gorengan atau makanan berminyak di sore hari, dan gantikan dengan menu rumahan yang lebih ringan supaya badan tidak gampang mengantuk.

5. Jangan mengonsumsi gula berlebihan

Pexels/Myriams Fotos

Sepintas, makanan atau minuman manis memang terasa memberi energi instan. Tapi efeknya tidak bertahan lama. Saat gula darah naik cepat, tubuh melepaskan insulin untuk menurunkannya kembali, dan proses ini kadang berlebihan sehingga gula darah malah turun drastis. 

Inilah yang membuat rasa lemas justru muncul sekitar 30 menit setelah menyantap camilan manis, seperti dikutip Johns Hopkins Medicine. Kalau ingin rasa manis, pilih buah segar atau jus buah asli tanpa tambahan gula agar energi tetap stabil tanpa efek drop setelahnya.

6. Tidur yang cukup di malam hari

Pexels/Ivan Oboleninov

Kebiasaan makan memang berperan besar, tapi jangan lupakan faktor istirahat. Kurang tidur, meski hanya satu jam saja, bisa membuat kerja otak melambat keesokan harinya, memengaruhi daya ingat, dan memperlambat reaksi tubuh. 

Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar tujuh sampai sembilan jam tidur setiap malam, meski pada kenyataannya banyak yang tidak memenuhi angka tersebut. Untuk Mama yang harus mengurus si Kecil di malam hari, coba cari celah waktu tidur tambahan di siang hari atau atur jadwal tidur lebih awal agar kebutuhan istirahat tetap tercukupi.

7. Jangan lupa minum air putih

Pexels/Pixabay

Rasa lelah di sore hari kadang bukan soal makanan atau tidur, melainkan tanda tubuh kekurangan cairan. Ketika asupan air tidak mencukupi, seluruh fungsi tubuh bekerja lebih lambat dan kurang efisien, termasuk konsentrasi dan energi. 

Air putih tetap menjadi pilihan terbaik, meski cairan lain seperti susu, jus, atau makanan berkuah juga turut membantu memenuhi kebutuhan cairan harian. Biasakan menaruh botol minum di dekat meja kerja atau dapur supaya lebih mudah teringat untuk minum secara teratur.

8. Konsumsi kafein

Pexels/HAROLD PRODUCTIONS

Kalau semua cara di atas sudah dicoba tapi rasa kantuk masih menyerang, secangkir kopi bisa jadi solusi tambahan. Kafein bekerja sebagai stimulan yang memberi dorongan energi dalam waktu singkat. 

Menurut FDA sebagaimana dikutip Johns Hopkins Medicine, konsumsi kafein hingga sekitar 400 mg per hari atau setara empat cangkir kopi umumnya masih aman bagi orang dewasa yang sehat. Namun, setiap orang punya tingkat sensitivitas berbeda terhadap kafein, dan efeknya bisa bertahan 12 hingga 24 jam dalam tubuh. 

Kalau dikonsumsi berlebihan, kopi berisiko menimbulkan efek samping seperti susah tidur, jantung berdebar, gelisah, hingga sakit kepala. Jadi, nikmati kopi secukupnya saja, ya, Ma, jangan sampai malah mengganggu waktu tidur malam.

Nah, itulah pembahasan mengenai 8 cara atasi lelah di sore hari. Semoga bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article