Kaya Nutrisi, Lebih Baik Makan Tomat Mentah atau Dimasak?

Tomat yang katanya memiliki banyak kandungan nutrisi ternyata harus tahu cara mengonsumsinya

6 April 2021

Kaya Nutrisi, Lebih Baik Makan Tomat Mentah atau Dimasak
Pixabay/Anelka

Tomat adalah salah satu buah yang tergolong ke dalam kelompok sayur-sayuran. Tomat sendiri adalah salah satu jenis sayur yang umum dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Cara mengonsumsinya pun bisa beraga. Ada yang mengonsumsi langsung mentah, dijadikan salad, dibuat jus, dicampur dengan gula pasir, dibuat sop, dan sebagainya.

Dalam kasus tertentu, tomat juga dijadikan salah satu asupan dianjurkan untuk dikonsumsi saat menjalani proses pengobatan, salah satunya pembengkakan prostat pada pria. Sebab tomat ternyata terbukti mampu menjaga kesehatan organ prostat pada laki-laki.

Tidak hanya mampu menjaga kesehatan prostat, tomat juga baik untuk kesehatan tubuh secara umum. Bahkan ada juga yang menyarankan untuk memperbanyak konsumsi tomat untuk menjaga daya tahan tubuh.

Tetapi, ada perbedaan pendapat terkait cara mengonsumsi tomat yang benar. Ada yang mengatakan bahwa tomat baik dikonsumsi saat mentah. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa tomat lebih baik dimasak terlebih dahulu.

Kedua hal tersebut memiliki alasannya tersendiri mengapa pada akhirnya perbedaan pendapat ini terjadi. Untuk lebih memahami apakah makan tomat mentah atau dimasak, sebaiknya ikuti penjelasan Popmama.com berikut ini.

Editors' Picks

Kandungan Nutrisi di Dalam Tomat

Kandungan Nutrisi Dalam Tomat
Freepik

Tomat memiliki kandungan nutrisi yang sangat banyak. Salah satu kandungan nutrisi yang cukup tinggi dimiliki oleh tomat adalah kandungan vitamin C. Vitamin C yang terkandung di dalam buah tomat bisa memenuhi 28% kebutuhan vitamin C harian. Kandungan ini dianggap sebagai nutrisi esensial dan sumber antioksidan.

Selain itu, tomat juga mengandung likopen yang sangat tinggi. Dimana kandungan likopen ini yang membuat warna merah pada tomat. Likopen sendiri berfungsi sebagai sumber antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan kanker di dalam tubuh.

Kandungan lain yang terdapat pada tomat antara lain serat, kalium, asam folat, beta karoten, kalsium, naringenin, dan asam klorogenat. Melihat kandungan yang sangat banyak pada tomat, tentu sayur atau buah ini tidak bisa dianggap sepele. Tomat bisa menjadi salah satu makanan kaya nutrisi yang perlu dikonsumsi secara rutin.

Apakah Benar Nutrisi Tomat Hilang saat Proses Pemanasan?

Apakah Benar Nutrisi Tomat Hilang saat Proses Pemanasan
freepik/stockking

Beberapa ahli kesehatan banyak yang menyarankan untuk memasak tomat terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Sebab, saat proses pemanasan terjadi, kandungan likopen yang terdapat di dalam tomat meningkat. Hanya melalui proses pemanasan selama 15 menit, kandungan likopen meningkat hingga 171%. Kadar air di dalam tomat pun juga akan menurun sehingga likopen akan semakin mudah diserap oleh tubuh.

Sayangnya, proses pemanasan akan membuat kandungan vitamin C menjadi berkurang. Pemanasan tomat selama 15 menit akan menyebabkan kandungan vitamin C berkurang sebanyak 15%.

Apalagi vitamin C merupakan senyawa yang mudah larut terhadap air. Oleh karena itu, jika ingin memasak tomat maka pilih cara pemasakan yang kering seperti dipanggang atau dikukus.

Terkait lebih baik makan tomat mentah atau dimasak, ada baiknya Mama melihat kebutuhan terbesar dari tubuh apa.

Jika tubuh Mama lebih membutuhkan vitamin C maka konsumsilah tomat saat masih mentah. Namun, jika yang dibutuhkan adalah senyawa antioksidannya maka masak tomat dengan cara yang tidak terlalu lama.

Fakta Menarik bahwa Tomat Bisa Digunakan sebagai Penyedap Alami

Fakta Menarik bahwa Tomat Bisa Digunakan sebagai Penyedap Alami
Freepik/valeria_aksa...

Hal yang menarik lainnya dari tomat adalah kandungan monosodium glutamat yang juga cukup tinggi. Monosodium glutamat adalah senyawa garam natrium dari asam amino glutamat. Kandungan monosodium glutamat ini mampu memberikan rasa umami atau gurih di dalam masakan. Di dalam 100 gram tomat mengandung glutamat sebanyak 140 mg.

Maka jangan heran kalau masakan Eropa dan Timur Tengah banyak yang menggunakan tomat sebagai salah satu bahan masakannya karena kemampuannya untuk meningkatkan rasa pada masakan.

Jadi, saat Mama bingung dengan pendapat makan tomat mentah atau dimasak, jangan ragu menambahkan tomat ke dalam masakan karena akan membuat masakan Mama menjadi lebih lezat.  Mama bisa melengkapi sumber nutrisi dari bahan makanan yang lainnya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.