TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

8 Cara Melebatkan Bulu Kucing, Patut Dicoba agar Semakin Menggemaskan

Kucing termasuk hewan yang sensitif, sehingga bulunya lebih mudah rontok

19 Oktober 2022

8 Cara Melebatkan Bulu Kucing, Patut Dicoba agar Semakin Menggemaskan
Unsplash/Brindo_

Ada banyak jenis kucing yang kerap dipelihara mulai dari anggora, persia, hingga kucing domestik. Masing-masing kucing memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri, misalnya ada yang berbulu pendek dan berbulu panjang. 

Terlepas dari jenis kucing dan jenis bulunya, kucing yang memiliki bulu lebat biasanya terlihat lebih cantik dan menggemaskan. Namun, kucing juga termasuk hewan yang sensitif, sehingga bulunya lebih cepat rontok. Oleh sebab itu, diperlukan perawatan yang tepat agar bulu kucing tetap lebat dan cantik. 

Berikut Popmama.com merangkum ulasan soal delapan cara melebatkan bulu kucing yang dilansir dari berbagai sumber. Cara melebatkan bulu kucing di bawah ini mencakup menjaga asupan makan hingga menjaga kebersihan tempat tinggalnya, lho. 

1. Memberi kuning telur matang

1. Memberi kuning telur matang
Unsplash/Kabofoods

Kucing memang memiliki makanan tersendiri yang berbeda dibanding manusia. Namun, Mama bisa memberikan kuning telur kepada kucing untuk merangsang pertumbuhan dan pemeliharaan bulunya. Mama bisa memberikan kuning telur matang maksimal tiga kali dalam seminggu. 

Kuning telur mengandung enzim avidin yang dapat mengoptimalkan penyerapan vitamin B yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bulu, kesehatan bulu, serta kesehatan kulit kucing. Pastikan kuning telur yang diberikan kepada kucing telah dimasak hingga matang. 

2. Memberikan minyak ikan

2. Memberikan minyak ikan
Unsplash/Miklevasilyev

Selain kuning telur, Mama bisa memberikan minyak ikan seminggu sekali untuk mencegah kerontokan bulu kucing. Minyak ikan mengandung asam omega 3 yang bisa membantu pertumbuhan bulu sekaligus melebatkan bulu kucing. 

Mama juga bisa mencampur minyak ikan dengan asam lemak omega 6 yang terkandung dalam kulit ayam atau minyak sayur. Kandungan nutrisi tersebut dapat menjaga daya tahan kulit kucing dari peradangan. 

3. Perhatikan makanan kucing

3. Perhatikan makanan kucing
Unsplash/Theshuttervision

Seberapa lebat bulu kucing tergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Bulu kucing bisa tumbuh lebat apabila ia mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi protein, karbohidrat, dan lemak. 

Mama dapat memberikan makanan basah dan kering atau mengombinasikannya agar bulu kucing bisa tumbuh lebat dan mencegah kerontokan. 

Cara lainnya, yakni memberikan asupan vitamin untuk membantu bulu tumbuh lebat. Mama bisa mendapatkan suplemen vitamin dan mineral tambahan untuk kucing di pet shop atau dokter hewan. 

Editors' Picks

4. Rutin memandikan kucing

4. Rutin memandikan kucing
Unsplash/Madeyes

Cara lainnya untuk melebatkan bulu kucing, yakni perhatikan kebersihan kulit dan bulunya.

Mama perlu memandikan kucing secara rutin untuk menghilangkan sisa-sisa bulu rontok dan serpihan kulit mati. Mama perlu memandikan kucing setidaknya sekali dalam sebulan. 

Namun, jangan terlalu sering memandikan kucing. Sebab, hal itu bisa menghilangkan kandungan minyak esensial alami pada bulunya. Gunakan sampo khusus kucing untuk menghindari iritasi pada kulit dan bulu kucing. 

5. Rutin menyisir bulu kucing

5. Rutin menyisir bulu kucing
Unsplash/Allexx54

Selain rutin memandikan, Mama juga perlu menyisir bulu kucing secara rutin agar bulu-bulu yang rontok bisa terlepas dari badannya. Sebab, bulu yang rontok dan tetap menempel di tubuh kucing dapat menghambat pertumbuhan bulu lainnya. 

Bulu-bulu rontok itu menutupi permukaan kulit di mana bulu baru akan tumbuh. Bulu rontok yang tidak segera disisir atau dihilangkan juga bisa menggumpal bersama kotoran. 

6. Hindari kucing merasa stres

6. Hindari kucing merasa stres
Unsplash/Yerlinmatu

Kondisi mental kucing juga perlu diperhatikan dengan baik agar bulunya tumbuh lebat. Hindari kucing merasa stres dan cemas. Sebab, kondisi stres bisa memicu kenaikan tekanan darah, sehingga nutrisi tidak bisa disalurkan ke seluruh tubuh kucing secara maksimal. 

Untuk menjaga kestabilan mental kucing, Mama perlu memperhatikannya dan sering mengajaknya bermain. Berikan perawatan yang cukup dan makanan bergizi seimbang agar kucing tumbuh sehat. 

7. Mendapat cukup sinar matahari

7. Mendapat cukup sinar matahari
Unsplash/Timothymeinberg

Sama seperti manusia, kucing juga perlu menyerap vitamin D dari sinar matahari. Kucing sangat suka kehangatan, sehingga vitamin D yang terserap akan digunakan untuk menguatkan dan melebatkan bulunya. 

Sinar matahari juga dapat membunuh parasit, kuman, dan bakteri yang menempel di bulu kucing. Mama bisa mengajak kucing berjemur maksimal 10 menit setiap pagi agar bulunya semakin lebat. 

8. Perhatikan kebersihan dan suhu tempat tinggalnya

8. Perhatikan kebersihan suhu tempat tinggalnya
Unsplash/Plhnk

Terakhir, perhatikan kebersihan dan suhu tempat tinggal kucing. Kandang yang bersih akan mencegah parasit atau kuman menempel di kulit dan bulu kucing. Oleh karena itu, pastikan Mama membersihkan kandangnya secara rutin minimal satu kali dalam seminggu. 

Selain itu, perhatikan juga suhu kandang kucing. Kucing sangat suka kehangatan, pastikan suhu normal kandang kucing mencapai 37 sampai 38 derajat Celcius. Suhu di atas itu dapat membuat bulu kucing rontok dan kucing tidak nyaman berada di kandang. 

Nah Ma, itulah cara melebatkan bulu kucing yang dicoba. Kucing yang terawat dan memiliki bulu lebat akan terlihat lebih menggemaskan. Selamat mencoba, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk