7 Ciri-Ciri Hubungan Suami Istri yang Sehat dan Harmonis

Sudah menerapkan ini belum bersama pasangan?

16 Maret 2021

7 Ciri-Ciri Hubungan Suami Istri Sehat Harmonis
Pexels/GUIVERG

Memutuskan untuk menikah dan membina hubungan bersama memang membahagiakan bagi setiap pasangan suami istri. Apalagi jika bahtera rumah tangga mereka berdua bisa terbina dengan sangat harmonis. 

Hanya saja, sebagian orang merasa khawatir di dalam benaknya terkait apa yang dilakukan jika pernikahan tidak berjalan dengan baik atau bahkan suatu saat bisa mengecewakan pasangan.

Pertengkaran atau adu mulut di dalam sebuah pernikahan memang termasuk bumbu tersendiri yang selalu dirasakan oleh pasangan suami istri, namun asalkan tetap bisa dikompromikan bersama agar masalah tidak terlalu berlarut.

Jika ingin mengetahui dan memotivasi untuk menciptakan kehidupan pernikahan yang berkualitas, kali ini Popmama.com telah merangkum ciri-ciri hubungan keluarga yang sehat.

Seperti yang dilansir dari Marriage, demi terciptanya suasana yang lebih baik dan ketentraman dalam berumah tangga ada beberapa hal yang perlu dipahami. Yuk, disimak!

1. Saling menghormati itu penting

1. Saling menghormati itu penting
Freepik/gpointstudio

Saling menghormati itu penting termasuk salah satu ciri-ciri dari kehidupan rumah tangga yang harmonis. Mengingat, cara sederhana ini bisa dapat diterapkan bersama pasangan dalam kehidupan sehari-hari.  

Sebuah hubungan yang berkualitas memungkinkan untuk terbuka dan jujur dengan pasangan. Ini juga termasuk cara kita menghormati dan menghargai kebutuhannya.

Walau terkesan sepele, namun menghormati perasaan dan pendapatnya yang berbeda juga perlu dilakukan. Jika berbicara dan memiliki kesepakatan satu sama lain, maka pasangan juga akan menghormatinya serta mendukung hal yang sama untuk saling membangun serta menghargai batasan kita.

2. Jangan lupa untuk menghabiskan waktu bersama

2. Jangan lupa menghabiskan waktu bersama
Freepik/freepik

Jika memiliki waktu libur, tidak ada salahnya untuk menghabiskannya dengan keluarga atau bersama pasangan. Lakukan saja kegiatan-kegiatan sederhana berdua. 

Kencan dan sekadar jalan-jalan berdua bisa menjadi alternatif yang mudah dilakukan. Apalagi jika sudah menginjak usia pernikahan yang sudah lama dan memiliki banyak anak.

Cara sederhana ini dapat meningkatkan kepercayaan satu sama lain, sehingga membuat pasangan suami istri semakin dekat. Jika dilakukan secara rutin, maka hubungan pun menjadi lebih langgeng dan awet seumur hidup bersama seseorang yang kita cintai. 

Editors' Picks

3. Komunikasi yang terbuka antar pasangan

3. Komunikasi terbuka antar pasangan
Pexels/Gabby K

Bayangkan jika pasangan sedang menutup-nutupi masalah atau tidak berkata jujur, pasti kita merasa frustasi dan kesal.

Dalam membina hubungan pernikahan yang sehat, maka diperlukannya komunikasi yang sehat juga. Di mana pasangan suami istri perlu saling berbicara satu sama lain. Ini berlaku juga untuk pasangan yang sudah bersama selama bertahun-tahun.

Komunikasi yang baik memungkinkan untuk memperlancar hubungan sekaligus menciptakan kedekatan antar suami istri. Tak hanya itu, komunikasi mampu mencegah terjadinya konflik dan perselisihan. 

Jika komunikasi dalam rumah tangga dijalin dengan baik, maka masalah yang hadir dapat cepat teratasi dan bisa saling menghormati.

4. Saling dukung dengan berbagai cara

4. Saling dukung berbagai cara
Pexels/Elly Fairytale

Jangan salah, pasangan yang saling dukung satu sama lain bisa meningkatkan rasa percaya diri.

Belum lagi, kebiasaan ini mamou memberikan kebebasan pasangan untuk menjadi dirinya sendiri dan menggapai cita-citanya terdahulu. Sebuah dukungan pun dapat diutarakan, terutama ketika mendukungnya di saat-saat penting atau fase tersulitnya.

Contoh sederhananya, yakni memberikan bahu ke pasangan yang sedang menangis. Bisa juga dengan merayakan kemenangan kecil dalam hidup seperti reward rajin atau ketika pasangan mendapatkan prestasi karyawan terbaik di kantor.

5. Saling percaya menjadi kunci utama sebuah rumah tangga

5. Saling percaya menjadi kunci utama sebuah rumah tangga
Freepik/ansila

Ibaratkan kepercayaan itu seperti gelas yang pecah, ketika jatuh berkeping-keping akan sulit untuk memasangkannya kembali dengan utuh dan tidak akan pernah bisa kembali seperti semula.

Jangan sampai merusak kepercayaan yang dapat mengubah sikap dan kepribadian pasangan karena perilaku kita ya. Ketika berada di dalam hubungan, cobalah untuk saling percaya dengan tujuan ingin bersama dengan orang yang kita sayang dan cintai seumur hidup.

Selain itu, usahakan juga untuk menjaga rahasia pasangan, selalu jujur dengan pasangan, saling dukung tidak pernah mengkhianati.

Jika pasangan sudah saling percaya dan saling mengandalkan satu sama lain, maka keraguan yang muncul akan luntur di hati pasangan.

6. Kejujuran di atas segalanya

6. Kejujuran atas segalanya
Freepik

Untuk memiliki hubungan yang terbuka dan saling percaya seperti di atas tadi, maka suami dan istri perlu melatih kejujuran.

Bukan berarti mengatakan semua hal-hal yang tidak perlu juga kepada pasangan sebagai bentuk kejujuran, melainkan mampu melakukan diskusi terbuka dan jujur tentang segalanya. Ini termasuk kepuasan dalam berhubungan seks, tujuan hidup, potensi kebosanan dalam hubungan atau pemikiran untuk berselingkuh.

Hal ini bukanlah hal yang mudah untuk dibicarakan dengan seseorang yang dicintai, tetapi dengan kejujuran yang konsisten akan mengikat kamu bersama pasangan.

Belum lagi membuat pasangan nyaman dan aman karena mengetahui dengan baik apa yang diinginkan pasangan, sehingga tidak perlu khawatir kalau ia akan merusak kepercayaan.

7. Keinginan dan kepuasan dalam berhubungan seks

7. Keinginan kepuasan dalam berhubungan seks
Freepik/gpointstudio

Ada hal yang penting, yaitu kepuasan dalam berhubungan seks. Hal tersebut merupakan salah satu karakteristik mencapai hubungan yang sehat juga.

Kebanyakan suami istri enggan membicarakannya. Mereka tidak ingin masalah seksualitas atau kepuasan takut memicu pertengkaran dalam hubungan. Padahal pembicaran yang satu ini penting untuk mencapai kepuasan seksual bersama-sama. 

Tidak ada dua orang yang persis sama, seperti kebutuhan seks dalam seminggu harus berapa kali, keinginan melakukan seks saat kapan atau ekspektasi seksual di atas ranjang. 

Demi menciptakan sebuah kehidupan rumah tangga yang harmonis, cobalah untuk membuka obrolan yang intim terkait kehidupan seks ini. 

Itu tadi beberapa tips dan ciri-ciri hubungan yang sehat dalam keluarga. Peran suami istri bisa diselaraskan dengan kunci saling komunikasi, terbuka, jujur dan menghormati satu sama lain.

Demi terciptanya suasana yang romantis, harmonis serta jauh dari prasangka buruk yang menimpa pasangan kita. Bisa juga untuk mempebanyak waktu pillow talk bersama pasangan. 

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.